Sunday, 20 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Manfaatkan Lahan Tidur, Masyarakat di Aia Putiah Produksi Cabai Keriting Kwalitas Baik

Senin, 09 September 2019 - 20:01:41 WIB - 948
Manfaatkan Lahan Tidur, Masyarakat di Aia Putiah Produksi Cabai Keriting Kwalitas Baik
Hasil panen cabai keriting kelompok masyarakat jorong Aia Putiah, Kenagarian Sarilamak, kecamatan Harau, kabupaten Limapuluh Kota.


LIMAPULUH KOTA - Dalam mencukupi kebutuhan pangan, pemanfaatan lahan tidur tadah hujan sudah lama dilakukan masyarakat Jorong Aia Putiah, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau,Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (sumbar). Lahan pertanian yang sudah tidak digunakan selama bertahun tahun terbukti mampu memproduksi cabai keriting cukup baik di wilayah tersebut.

Andri Yasmen mengatakan, untuk mendongkrak peningkatan produksi pangan di kecamatan Harau, proporsi lahan serta tanaman yang cocok pada beberapa luas lahan produktif yang tidak termanfaatkan, bertahap sudah terdata.

"Untuk saat ini kita terfokus kepada cabai keriting dan bawang merah. Kedepan kita akan lakukan perluasan ke wilayah lain yang ada di kecamatan harau," kata Camat Harau itu ketika dihubungi minangkabaunews.com, Senin (9/9).

Ditambahkannya, untuk pemanfaatan lahan tidur hingga menjadi produktif, ketersediaan infrastruktur memadai juga ditingkatkan sehingga memberikan pengaruh baik kepada produksi pertanian.

"Selain lahan tanam bawang merah yang kita siapakan, seperti panen cabai kita hari ini, dengan luas lahan sekitas 1.500 meter persegi, mampu memproduksi ratusan kilo gram cabai kwalitas baik. Ini panen ke sembilan kali masyarakat. Dan, mendapatkan harga baik Rp. 40.000 per kilogramnya," ambahnya.

Senada dengan Camat, Kepala Jorong Aia Putiah, Afrizal Datuak Karaiang menyebutkan dengan keberhasilan produksi cabai saat ini, dirinya bersama kelompok sudah menyiapkan lahan sekitar 500 meter persegi untuk tanaman cabai dan bawang merah.

"Lahannya sudah selesai kami garap untuk siap ditanam. Tumpang sari bawang dan cabai," katanya.

Dengan bantuan pompanisasi dari pemerintah daerah dirinya mengaku tidak kesulitan air untuk tanaman. Selain itu sebagai kepala jorong harapannya dengan pemanfaatan lahan tidur dapat menampung tenaga kerja lebih banyak.

"Saat ini tidak ada kendala lagi, sudah ada bantuan pemerintah, semoga dengan semakin luasnya lahan tidur yang dapat kita manfaatkan mampu memperkejakan banyak orang, khususnya di jorong Aia putiah," tutup kepala jorong. (Rino)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: limapuluh-kota,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Baru Siap Dibangun Tahun 2018, TPI di Desa Muara Siberut Mentawai Sudah Ditumbuhi Rumput

Baru Siap Dibangun Tahun 2018, TPI di Desa Muara Siberut Mentawai Sudah Ditumbuhi Rumput

MENTAWAI - Bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Dusun Puro satu Desa Muara Siberut Kecamatan Siberut Selatan tak...

Solusi Cegah Stunting, Empat Nagari di Pasaman Barat Ikuti Safari Gemarikan

Solusi Cegah Stunting, Empat Nagari di Pasaman Barat Ikuti Safari Gemarikan

PASAMAN BARAT - Sebanyak 200 orang peserta yang berasal dari Empat Nagari prioritas penanganan stunting yang ada di...

Melalui Kursus Keterampilan Menjahit, Yakesma Sumbar Bantu Masyarakat Ekonomi Lemah di Agam

Melalui Kursus Keterampilan Menjahit, Yakesma Sumbar Bantu Masyarakat Ekonomi Lemah di Agam

BUKITTINGGI -- Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Provinsi Sumatera Barat yang beralamat di jalan Lolong Karan...

Prihatin, Bupati Hendrajoni Besuk Korban Kerusuhan Wamena Putri di RSUP M. Jamil Padang

Prihatin, Bupati Hendrajoni Besuk Korban Kerusuhan Wamena Putri di RSUP M. Jamil Padang

PADANG -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni membesuk Putri (28), warga Lakitan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir...

Pencurian di Asrama Lanal Km 09 Tuapejat Mentawai Terungkap, Pelakunya Anak di Bawah Umur

Pencurian di Asrama Lanal Km 09 Tuapejat Mentawai Terungkap, Pelakunya Anak di Bawah Umur

MENTAWAI - Tiga orang anak di bawah umur diduga melakukan tindakan pencurian di asrama Lanal Km 09 Tuapejat Kecamatan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media