Saturday, 06 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Manfaatkan Lahan Tidur, Masyarakat di Aia Putiah Produksi Cabai Keriting Kwalitas Baik

Senin, 09 September 2019 - 20:01:41 WIB - 1063
Manfaatkan Lahan Tidur, Masyarakat di Aia Putiah Produksi Cabai Keriting Kwalitas Baik
Hasil panen cabai keriting kelompok masyarakat jorong Aia Putiah, Kenagarian Sarilamak, kecamatan Harau, kabupaten Limapuluh Kota.


LIMAPULUH KOTA - Dalam mencukupi kebutuhan pangan, pemanfaatan lahan tidur tadah hujan sudah lama dilakukan masyarakat Jorong Aia Putiah, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau,Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (sumbar). Lahan pertanian yang sudah tidak digunakan selama bertahun tahun terbukti mampu memproduksi cabai keriting cukup baik di wilayah tersebut.

Andri Yasmen mengatakan, untuk mendongkrak peningkatan produksi pangan di kecamatan Harau, proporsi lahan serta tanaman yang cocok pada beberapa luas lahan produktif yang tidak termanfaatkan, bertahap sudah terdata.

"Untuk saat ini kita terfokus kepada cabai keriting dan bawang merah. Kedepan kita akan lakukan perluasan ke wilayah lain yang ada di kecamatan harau," kata Camat Harau itu ketika dihubungi minangkabaunews.com, Senin (9/9).

Ditambahkannya, untuk pemanfaatan lahan tidur hingga menjadi produktif, ketersediaan infrastruktur memadai juga ditingkatkan sehingga memberikan pengaruh baik kepada produksi pertanian.

"Selain lahan tanam bawang merah yang kita siapakan, seperti panen cabai kita hari ini, dengan luas lahan sekitas 1.500 meter persegi, mampu memproduksi ratusan kilo gram cabai kwalitas baik. Ini panen ke sembilan kali masyarakat. Dan, mendapatkan harga baik Rp. 40.000 per kilogramnya," ambahnya.

Senada dengan Camat, Kepala Jorong Aia Putiah, Afrizal Datuak Karaiang menyebutkan dengan keberhasilan produksi cabai saat ini, dirinya bersama kelompok sudah menyiapkan lahan sekitar 500 meter persegi untuk tanaman cabai dan bawang merah.

"Lahannya sudah selesai kami garap untuk siap ditanam. Tumpang sari bawang dan cabai," katanya.

Dengan bantuan pompanisasi dari pemerintah daerah dirinya mengaku tidak kesulitan air untuk tanaman. Selain itu sebagai kepala jorong harapannya dengan pemanfaatan lahan tidur dapat menampung tenaga kerja lebih banyak.

"Saat ini tidak ada kendala lagi, sudah ada bantuan pemerintah, semoga dengan semakin luasnya lahan tidur yang dapat kita manfaatkan mampu memperkejakan banyak orang, khususnya di jorong Aia putiah," tutup kepala jorong. (Rino)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: limapuluh-kota,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gempa 7.1 Magnitudo Hantam Maluku Utara

Gempa 7.1 Magnitudo Hantam Maluku Utara

JAKARTA -- Gempa berkekuatan 7,1 terjadi di provinsi Maluku, Indonesia, Kamis (4/6/2020) Badan Meteorologi, Iklim,...

Anggota DPR RI Guspardi Gaus: Jangan Paksakan Seluruh Daerah Terapkan New Normal

Anggota DPR RI Guspardi Gaus: Jangan Paksakan Seluruh Daerah Terapkan New Normal

JAKARTA -- Pemerintah mencanangkan kebijakan new normal (tatanan kehidupan baru) di tengah pandemi virus Corona....

Orang Minangkabau Meradang Gegara Aplikasi Injil Bahasa Minang, Eks Menag Ini Justru Menyarankan

Orang Minangkabau Meradang Gegara Aplikasi Injil Bahasa Minang, Eks Menag Ini Justru Menyarankan

NASIONAL - Mantan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menilai kitab Injil berbahasa Minang seharusnya tidak jadi...

UPDATE 3 Juni: Tambah 11 Orang, Positif Corona di Sumbar Capai 585 Kasus

UPDATE 3 Juni: Tambah 11 Orang, Positif Corona di Sumbar Capai 585 Kasus

PADANG -- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Barat trennya masih terus mengalami lonjakan. Data terbaru...

UPDATE 2 Juni: Tambah 7, Kini Ada 574 Kasus Covid-19 di Sumbar

UPDATE 2 Juni: Tambah 7, Kini Ada 574 Kasus Covid-19 di Sumbar

PADANG -- Pemerintah Sumbar memperlihatkan bahwa masih terjadi penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu