Sunday, 20 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Peristiwa

Asap Pekat Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang 100-150 Meter

Rabu, 11 September 2019 - 07:09:57 WIB - 355
Asap Pekat Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang 100-150 Meter
Kabut asap di Pekanbaru, Riau (Foto: Dok. Istimewa)


PEKANBARU -- Kota Pekanbaru, Riau masih diselimuti asap pekat akibat kebakaran hutan di sejumlah wilayah di Provinsi itu, Rabu (11/9/2019) pagi. Kabut asap membuat jarak pandang menjadi 100 hingga 150 meter.

Masyarakat mengeluhkan kondisi tersebut dan khawatir jika kondisi tersebut berlarut akan berdampak pada kesehatan.

"Ketika menuju ke masjid untuk salat Subuh, sangat terasa bau asap yang dihirup," kata warga yang tinggal di Jalan Rambutan, Kecamatan Dumai Kota, Anton.

Anton mengaku khawatir dengan kesehatan para anggota keluarganya. Hal ini lantaran sejumlah warga menurut Anton sudah ada yang mengalami radang tenggorokan.

"Kabut asap pagi ini sangat pekat dan sudah masuk kedalam rumah, jadinya kita yang ada kegiatan di luar sedikit terhambat karena membuat mata perih dan sesak nafas kalau tidak memakai masker," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia mempertanyakan kebijakan pemerintah yang sampai saat ini masih dianggap belum berhasil dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah sehingga kabut asap masih bermunculan.

Anton mengakui, dampak kepungan kabut asap di daerah ini sangat mencemari udara dan tidak baik untuk kesehatan manusia dan lingkungan serta membuat aktivitas warga menjadi tidak nyaman.

"Asap masih saja menyelimuti Dumai, dan kondisi ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan, terutama sekali bagi orangtua yang mempunyai bayi dan anak di bawah lima tahun serta ibu hamil dan menyusui," tutupnya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: indonesia,peristiwa,riau

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Politik Jelang Pilkada di Pasbar Mulai Memanas, Siapakah yang Dapat Merangkul Kelompok Milenial?

Politik Jelang Pilkada di Pasbar Mulai Memanas, Siapakah yang Dapat Merangkul Kelompok Milenial?

Oleh: Akbar Riyadi Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu kabupaten yang akan...

Bangunan Rumah Sakit Pratama Mentawai Diduga Tidak Terurus, Ini Penjelasan Kepala Dinkes

Bangunan Rumah Sakit Pratama Mentawai Diduga Tidak Terurus, Ini Penjelasan Kepala Dinkes

MENTAWAI - Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Maileppet Kecamatan Siberut Selatan butuh perhatian, yang mana...

Optimalkan Literasi Media Untuk Tangkal Hoaks dan Radikalisme

Optimalkan Literasi Media Untuk Tangkal Hoaks dan Radikalisme

Oleh : Zulkarnain Fuad Menimbulkan kepanikan dan ketakutan massal adalah salah satu alasan penting aksi teror...

Mantan Wakil Ketua DPRD Sumbar Naik Kelas, Haji GG: Terima Kasih atas Dukungan Masyarakat

Mantan Wakil Ketua DPRD Sumbar Naik Kelas, Haji GG: Terima Kasih atas Dukungan Masyarakat

JAKARTA -- Mantan Wakil Ketua Sumbar H. Guspardi Gaus "naik kelas" menduduki kursi DPR RI periode...

Waspada Jangan Minum Obat Ini, BBPOM Tarik Peredaran Ranitidin

Waspada Jangan Minum Obat Ini, BBPOM Tarik Peredaran Ranitidin

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media