Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Sejumlah Tokoh Muda Islam, Adakan Diskusi Agar Netizen Dapat Melek Terhadap Isu RUU KPK

Kamis, 12 September 2019 - 22:13:40 WIB - 307
Sejumlah Tokoh Muda Islam, Adakan Diskusi Agar Netizen Dapat Melek Terhadap Isu RUU KPK
Tokoh Muda Islam Bicara Tentang Revisi Undang-Undang KPK di Apollo Cafe Ibiz Budget Jakarta, Cikini, Kamis (12/09/2019).


NASIONAL - Sejumlah tokoh dari berbagai kalangan melaksanakan Dialog Kebangsaan bertajuk Tokoh Muda Islam Bicara Tentang Revisi Undang-Undang KPK di Apollo Cafe Ibiz Budget Jakarta, Cikini, Kamis (12/09/2019).

Kegiatan yang Prakarsai oleh Gus Sholeh Mz, seorang Kyai muda NU. Ia mengatakan acara ini diselenggarakan untuk mengajak semua kalangan untuk mendukung RUU KPK.

Gus Sholeh juga menyebutkan, bahwa kinerja KPK selama 16 tahun dalam memberantas kasus korupsi dinilai masih banyak yang harus di evaluasi. Sehingga, menurutnya RUU KPK ini merupakan sebagai wujud membuat KPK lebih kuat dalam kelembagaan.

"Selain itu, poin penting dalam tersebut ialah soal pembentukan Dewan Pengawas. Menurutnya, Dewan Pengawas sangatlah diperlukan, agar kegiatan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK tidak sewenang-wenang," katanya.

Ia pun menekankan, jika KPK bukanlah malaikat, tetapi juga manusia yang memiliki potensi melakukan kesalahan. Sehingga keberadaan Dewan Pengawas dalam rangka agar KPK tidak melakukan kesalahan dalam melakukan penegakan hukum.

Hal inilah yang sempat disesalkan oleh Sholeh, yakni sikap KPK dan sejumlah masyarakat yang menolak pembentukan Dewan Pengawas KPK. Padahal jika ditolak, justru menuritnya akan semakin menunjukkan bahwa ada yang tidak beres di internal KPK.

Sementara itu, Hafyz marshal selaku Ketua forum jurnalis pesantren mengatakan Netizen haruslah melek terhadap isu Revisi UU KPK, dan membuat gerakan di sosial media untuk mendukung hal tersebut. Tujuannya adalah untuk terus menjaga marwah KPK yang selalu berdiri di kaki sendiri.

Dalam diskusi ini juga turut hadir Ustad Novy Vicky, Forum Jurnalis Pesantren Ustad Hafyz Marshal, Ustad Syarifuddin Budiman, S.IP, dan Dr. Ustad H. Amsori, SH., MH.,MM. (Hafyz)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: hukum,indonesia,nasional,perempuan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sanksi Berat BPJS Menunggu, Ini Kata Anggota DPR RI Saleh Daulay

Sanksi Berat BPJS Menunggu, Ini Kata Anggota DPR RI Saleh Daulay

JAKARTA -- BPJS akan mengeluarkan intruksi presiden mulai tanggal 1 Januari 2020 penunggak BPJS tidak bisa menikmati...

Politik Jelang Pilkada di Pasbar Mulai Memanas, Siapakah yang Dapat Merangkul Kelompok Milenial?

Politik Jelang Pilkada di Pasbar Mulai Memanas, Siapakah yang Dapat Merangkul Kelompok Milenial?

Oleh: Akbar Riyadi Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu kabupaten yang akan...

Alat Kelengkapan DPRD Sumbar Ditetapkan, PKS Tak Dapat Kursi Ketua Komisi

Alat Kelengkapan DPRD Sumbar Ditetapkan, PKS Tak Dapat Kursi Ketua Komisi

PADANG -- Sejumlah nama-nama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat yang duduk di kursi pimpinan...

Ciptakan Keluarga Berkualitas, Aisyiyah Gelar Bimbingan Perkawinan bagi 50 Remaja Usia Nikah

Ciptakan Keluarga Berkualitas, Aisyiyah Gelar Bimbingan Perkawinan bagi 50 Remaja Usia Nikah

...

PMI Provinsi Sumatera Barat Menggelar Musyawarah Ke-10

PMI Provinsi Sumatera Barat Menggelar Musyawarah Ke-10

PADANG -- Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat kembali akan mengadakan perhelatan besar,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media