Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Kesehatan

Hindari Potensi Penyakit Kanker Serviks dengan 6 Cara Ini

Jumat, 13 September 2019 - 11:39:20 WIB - 647
Hindari Potensi Penyakit Kanker Serviks dengan 6 Cara Ini
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


KESEHATAN - Ada sejumlah penyakit yang hanya menjangkit perempuan. Yang sering kita dengar adalah kanker serviks yang spesifik menyerang organ reproduksi perempuan. . Tentu sebaliknya, laki-laki juga memiliki sejumlah risiko penyakit yang hanya menyerang mereka, yang juga berkaitan dengan organ intim.

Masalahnya, penyakit-penyakit tersebut memiliki gejala yang sulit dideteksi sehingga kebanyakan perempuan tidak sadar, dan hanya menganggap biasa saja. Ini disinyalir karena minimnya informasi yang didapat perempuan mengenai pencegahan kanker serviks, misalnya, yang hanya sekedar untuk tidak berganti-ganti pasangan. Masih konservatif, padahal masih banyak upaya pencegahan yang lebih advance dan tentunya lebih efektif untuk mencegah lebih banyak perempuan yang terjangkit.

Padahal Departemen Kesehatan RI sudah menyediakan vaksin untuk virus HPV (Human Papilloma Virus), yang menjadi penyebab kanker serviks. Bahkan vaksin tersebut sudah bisa diberikan sejak usia perempuan 9 tahun. Sayangnya informasi mengenai ini masih belum banyak diketahui, padahal penyakit kanker serviks adalah salah satu penyebab kematian terbesar pada perempuan di Indonesia.

Angka-angka tersebut seakan memaksa kita untuk segera melakukan tindakan waspada terhadap potensi terjangkit penyakit-penyakit tersebut. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya:

1. Melakukan pemeriksaan pap smear

Metode screening yang berfungsi untuk mendeteksi sel-sel dalam leher rahim yang berpotensi menjadi kanker nantinya. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan pemeriksaan pap smear pertama kali di usia 21 tahun, tidak perlu persyaratan sudah pernah berhubungan seksual atau belum.

Selain itu, pemeriksaan ini baiknya dilakukan rutin sebanyak tiga tahun sekali hingga mencapai umur 30 tahun. Saat umur 30 tahun, disarankan melakukan pap smear yang disertai dengan tes HPV tiap lima tahun sekali. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum melakukan tes.

2. Vaksinasi HPV

Vaksinasi ini bisa dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan berusia 9-26 tahun. Pada rentang usia ini, sebaiknya segera melakukan vaksinasi HPV. Sebagai catatan, idealnya vaksin ini diberikan kepada yang belum aktif secara seksual, tapi jika sudah aktif secara seksual, baiknya segera lakukan vaksinasi. Untuk perempuan, vaksinasi ini harus didahului dengan screening pap smear terlebih dulu.

Jika hasil pap smear normal, boleh langsung melakukan vaksinasi HPV. Tapi jika pemeriksaan pap smear tidak normal, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Ingat, pap smear dan vaksin HPV masih belum menjamin secara penuh untuk terhindar dari potensi kanker serviks. Kamu tetap diharuskan menjalani pola hidup sehat.

3. Menghindari rokok dan alkohol

Racun rokok bersifat oksidatif yang bisa memicu sel kanker muncul lalu bertambah ganas! Karena itu penting sekali menghindari kedua hal tersebut. Perokok aktif lebih berpotensi 7-13 persen terkena kanker serviks dan payudara. Bahkan jika pernah merokok dan sekarang sudah tidak aktif, masih 6-9 persen lebih berisiko terserang penyakit tersebut.
Begitu juga dengan kebiasaan minum alkohol. Hal tersebut karena adanya kaitan antara tingkat alkohol dalam tubuh dengan perubahan jumlah hormon dalam darah. Apalagi jika terbiasa minum satu gelas lebih dalam sehari, ada potensi sebanyak 7-12 persen lebih berisiko terkena kanker serviks dan payudara.

4. Menjaga pola makan sehat

Utamakan asupan buah, sayuran, kacang-kacangan termasuk kacang kedelai, minyak sehat, dan makanan dengan tingkat antioksidan yang tinggi. Makanan tersebut dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara. Hindari makanan berlemak seperti daging berlemak, sosis, krim, margarin, mentega, dan minyak.

Selain itu, menjaga berat badan seimbang juga penting. Karena perubahan berat badan dan waktu terjadinya kenaikan berat badan ini berhubungan dengan keadaan hormon estrogen dan insulin di dalam tubuh. Sehingga perempuan obesitas lebih berisiko 20-40 persen terkena kanker tersebut dibanding yang memiliki berat badan seimbang. Luangkan olahraga teratur tiap hari, minimal 2 jam 30 menit per minggu.

5. Melakukan hubungan seks yang aman

Hubungan seks dapat menjadi medium penyebaran virus HPV penyebab penyakit kanker serviks. Sebanyak 90 persen kanker serviks disebabkan akibat infeksi virus tersebut. Gunakanlah pengaman ketika berhubungan seksual apalagi bagi yang sering berganti pasangan.

6. Menjaga kebersihan organ intim

Jagalah kebersihan organ intim, terutama ketika menstruasi dan keputihan, dengan menggunakan cairan antiseptik khusus organ kewanitaan yang mengandung povidone iodine. Ganti pembalut sesering mungkin agar area kewanitaan tetap bersih.

Selain melakukan pencegahan secara individu, kita juga bisa melakukan perlindungan risiko penyakit ini kepada perempuan tersayang di sekitar kita. Mengingat biaya pengobatan kanker tidak bisa dibilang murah, salah satu tindakan preventif terhadap keuangan adalah dengan memiliki asuransi.

Pencarian asuransi bisa dilakukan lewat situs marketplace seperti Lifepal. Di sini, baik asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa bisa dari beragam vendor bisa ditemukan dengan mudah. Biaya preminya pun bisa disesuaikan dengan kemampuan. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak memiliki asuransi lagi ya. (rel)

Editor/Sumber: Reza S
Tag: indonesia,metro,nasional,perempuan,sosial

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Hati-hati, Mobil Modifikasi Diduga Sebagai Pemicu Kebakaran di SPBU Gadut Agam

Hati-hati, Mobil Modifikasi Diduga Sebagai Pemicu Kebakaran di SPBU Gadut Agam

AGAM -- Kebakaran SPBU di Bukik Ambacang, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatangkamang, Agam diduga karena mobil minibus...

Kejurnas Sepatu Roda di Pariaman Usai, Atlit Asal Pasaman Bawa Pulang Dua Mendali

Kejurnas Sepatu Roda di Pariaman Usai, Atlit Asal Pasaman Bawa Pulang Dua Mendali

PARIAMAN - Aiy Syatul Zahra, Atlit Sepatu Roda muda berbakat asal Kabupaten Pasaman berhasil meraih dua buah medali...

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

PADANG -- Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Padang, Sumatera Barat, gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang...

Gempa Hari Ini, BMKG Catat Dua Gempa di Dua Wilayah Berbeda, Pasbar dan Mentawai

Gempa Hari Ini, BMKG Catat Dua Gempa di Dua Wilayah Berbeda, Pasbar dan Mentawai

MENTAWAI -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Selasa,...

Meriahkan Hari Jadi ke 20, Pemkab Mentawai Gelar Jalan Santai

Meriahkan Hari Jadi ke 20, Pemkab Mentawai Gelar Jalan Santai

MENTAWAI - Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Kepulauan Mentawai yang ke - 20 tahun 2019, Pemkab gelar jalan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media