Tuesday, 07 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Kualitas Udara di Padang Tidak Sehat, Warga Dihimbau Pakai Masker Jika Keluar Rumah

Jumat, 13 September 2019 - 14:42:01 WIB - 1709
Kualitas Udara di Padang Tidak Sehat, Warga Dihimbau Pakai Masker Jika Keluar Rumah
Pantauan kualitas udara dari ketinggian di Kota Padang, Sumbar (Foto: Dok. Istimewa)


PADANG -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Mairizon, mengatakan indeks standar pencemaran udara di Kota Padang saat ini masuk dalam kategori tidak sehat.

Rentang nilai ISPU, kata Mairizon terdiri dari lima kategori, di antaranya nilai 0-50 kategori baik, nilai 51-100 kondisi sedang, nilai 101-199 masuk kategori tidak sehat, nilai 200-299 masuk kategori sangat tidak sehat dan nilai lebih dari 300 masuk kategori berbahaya.

"Artinya kalau di Padang itu sehat. (ISPU) Surabaya itu antara baik (0-50) dan sedang (51-100)," kata Mairizon kepada MinangkabauNews, Jumat (13/9/2019).

Masyarakat kata dia juga bisa memantau kondisi kualitas udara Kota Padang, melalui layar ISPU yang disediakan di Jalan Sudirman

"Untuk itu kita mengimbau kepada masyarakat agar tidak banyak beraktivitas di luar rumah. Kalau pun harus keluar, sebaiknya menggunakan masker," kata Mairizon di Padang, Jumat.

Dia menjelaskan indeks standar pencemaran udara terdiri dari beberapa kategori, yaitu normal, sedang, tidak sehat dan sangat tidak sehat. "Kategori tidak sehat ini terjadi terutama saat pagi hari dari pukul 05.00 sampai pukul 07,00 WIB dan pada sore hari dari pukul 14.00 sampai malam hari dimana pencemaran udara semakin pekat pada saat itu," tuturnya.

Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, baik itu sampah di halaman rumah, apa lagi sampai membakar lahan. "Untuk penggunaan masker, ada caranya. Masker umum yang bisa dibeli di apotek, jika ingin digunakan sebaiknya masker tersebut dibalik, karena bagian putih pada masker digunakan untuk menyerap racun. Kemudian, masker sebaiknya dibasahi, agar partikel racun dari udara bisa tertahan oleh air," katanya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pemkab Solsel Siap Fasilitasi Penyelesaian Pengerjaan Revitalisasi Kawasan SRG

Pemkab Solsel Siap Fasilitasi Penyelesaian Pengerjaan Revitalisasi Kawasan SRG

SOLOK SELATAN - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Asisten Administrasi Umum Amdani, menegaskan bahwa...

Data Terbaru Covid-19 di Sumbar: Positif Tambah 5 Orang, 11 Sembuh

Data Terbaru Covid-19 di Sumbar: Positif Tambah 5 Orang, 11 Sembuh

PADANG -- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar hari ini, Kamsi (2/7/2020) melaporkan adanya...

Dampak Ekonomi, Pemkab Mentawai Salurkan Dana Stimulus Kepada 1.391 Nelayan Kecil

Dampak Ekonomi, Pemkab Mentawai Salurkan Dana Stimulus Kepada 1.391 Nelayan Kecil

MENTAWAI - Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet memberikan arahan terhadap nelayan penerima dana...

Jelang Azan Subuh Gempa M 3,3 Guncang Air Haji Pesisir Selatan

Jelang Azan Subuh Gempa M 3,3 Guncang Air Haji Pesisir Selatan

PESISIR SELATAN -- Gempa bumi terjadi di Air Haji, Pesisir Selatan, Sumbar. Gempa itu memiliki kekuatan magnitudo...

Tahun ini, Populasi Sapi Jantan di Pesisir Selatan Meningkat

Tahun ini, Populasi Sapi Jantan di Pesisir Selatan Meningkat

MENTAWAI -- Informasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu