Sunday, 20 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman barat

Kafe Remang-Remang di Gunung Tuleh Pasbar Dirazia, 7 Wanita dan Seorang Waria Tabang Ambua

Sabtu, 14 September 2019 - 11:15:30 WIB - 1242
Kafe Remang-Remang di Gunung Tuleh Pasbar Dirazia, 7 Wanita dan Seorang Waria Tabang Ambua
Terlihat tim gabungan saat mengamankan wanita di kafe remang-remang di Gunung Tuleh Pasaman Barat.


PASAMAN BARAT - Forkopimca Kecamatan Gunung Tuleh bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menggelar razia kafe remang-remang di daerah setempat Jumat (14/9) malam. Sedikitnya 7 orang Wanita dan 1 orang waria pemandu kafe di Jorong Simpang Tiga Alin Kecamatan Gunung Tuleh diamankan.

Delapan orang yang terjaring razia antara lain inisial D (36), EM (23), EA (22), NS (24), DIS (28), NA (20), IN (33), dan N (37). Disamping itu, personil gabungan juga mengamankan 1 jerigen dan 13 bungkus Tuak serta sebelas botol minuman beralkohol.

Kapolsek Gunung Tuleh, IPTU Zulfikar kepada wartawan menyampaikan bahwa giat tersebut merupakan tindak lanjut dari Forkopimca bersama Pol PP Pasbar menanggapi adanya laporan masyarakat terkait keberadaan tempat hiburan malam yang meresahkan masyarakat.

"Razia kita gelar dalam rangka cipta kondisi di Kecamatan Gunung Tuleh sekaligus menanggapi adanya laporan masyarakat terkait keberadaan beberapa kafe remang-remang yang meresahkan masyarakat. Kita dapatkan informasi dari warga dan segera kita tertibkan" ungkap Zulfikar.

Disampaikan, untuk proses penyelidikan 7 orang wanita malam dan 1 orang waria yang bekerja sebagai orang pemandu karaoke tersebut diserahkan kepada Sat Pol PP Pasbar untuk di proses sesuai prosedur selanjutnya.

"Mudah-mudahan kedepan wilayah kita bisa tertib dan aman, tidak terjadi hal yang seperti ini lagi. Kemudian Kita dari Forkopimca berkomitmen untuk secara rutin melaksanakan giat cipta kondisi ini," tegasnya.

Zulfikar menghimbau kepada masyarakat Gunung Tuleh agar sama-sama mendukung dan ikut berpartisipasi memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah tersebut.

Senada dengan itu, Camat Gunung Tuleh, Randy Hendrawan berharap giat cipta kondisi yang digelar dapat menertibkan kondisi dan meminimalisir Pekat di Kecamatan Gunung Tuleh.

"Kegiatan ini perdana di Gunung Tuleh dan memang benar adanya apa yang telah dilaporkan masyarakat sesuai dengan kondisi yang kita temukan di lapangan," katanya.

Sementara Kepala Sat Pol PP Pasbar, Edy Busti melalui Sekretaris Pol PP Pasbar, Imter Nasution menyampaikan bahwa sejumlah pemandu karaoke yang terjaring razia selanjutkan akan di proses di markas Pol PP Pasbar. Dari proses tersebut nantinya akan diperoleh status dari pemandu karaoke tersebut untuk kemudian diti daklanjuti.

"Yang terjaring razia kita periksa dulu di kantor untuk mastikan status masing-masing. Apakah itu baru pertama kali menjadi pemandu karaoke atau sudah pernah terjaring razia sebelumnya. Yang pasti kita akan lakukan pembinaan," pungkasnya. (El/Robi)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: hukum,metro,pasaman-barat,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

TDC Unand Padang Menggelar International Conference 2019 di Istana Bung Hatta Bukittinggi

TDC Unand Padang Menggelar International Conference 2019 di Istana Bung Hatta Bukittinggi

BUKITTINGGI -- Tourism Development Center (Pusat Pengembangan Pariwisata) Universitas Andalas Padang menggelar...

Hari Nusantara 2019 di Pariaman, Ini Kata KASAL RI

Hari Nusantara 2019 di Pariaman, Ini Kata KASAL RI

PARIAMAN -- Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, menyatakan siap mendukung penuh Peringatan Hari...

Gempa Dini Hari Ini - BMKG Catat Gempa M 3,2 Goyang Pariaman, Kedalaman 27 Km

Gempa Dini Hari Ini - BMKG Catat Gempa M 3,2 Goyang Pariaman, Kedalaman 27 Km

PARIAMAN -- Gempa berkekuatan magnitudo (M) 3,2 terjadi di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Pusat gempa berada di darat...

Neo Soho Mall Lengkapi Pilihan Keluarga dengan Transformasi Konsep Baru

Neo Soho Mall Lengkapi Pilihan Keluarga dengan Transformasi Konsep Baru

...

Kabut Asap Kembali Pekat di Agam, Masyarakat Dihimbau Tidak Membakar Sampah dan Lahan

Kabut Asap Kembali Pekat di Agam, Masyarakat Dihimbau Tidak Membakar Sampah dan Lahan

AGAM - Sempat reda beberapa waktu, kabut asap kembali menyelimuti wilayah Kabuapten Agam, Provinsi Sumatra Barat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media