Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Pasaman Kejar Ketertinggalan, Kualitas SDM Diperkuat dan Pendidikan Diprioritaskan

Senin, 16 September 2019 - 10:13:42 WIB - 408
Pasaman Kejar Ketertinggalan, Kualitas SDM Diperkuat dan Pendidikan Diprioritaskan
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis saat menghadiri Acara Wisudawan/Wisudawati UNP periode ke-116 (15/9/2019).


PASAMAN -- Pembangunan di Kabupaten Pasaman masih tertinggal jika dibandingkan dengan Kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat.
Kondisi tersebut mengharuskan pemerintah daerah Pasaman untuk mengejar ketertinggalan, sehingga bisa sejajar dengan daerah lainnya.

"Kami terus berjuang dan bekerjakeras dengan ikhlas untuk menjadikan Pasaman sejajar dengan daerah lain. Diantaranya dengan berupaya untuk mempercepat peningkatan derajat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, Minggu (15/9).

Hal ini disampaikannya saat memberikan orasi ilmiah dihadapan ratusan wisudawan/wisudawati Universitas Negeri Padang (UNP) periode ke - 116, di Auditorium UNP. Dalam penyampaian Orasi Ilmiah tersebut, Bupati Yusuf Lubis memberikan tema "Arah pengembangan dan kebijakan pendidikan di Kabupaten Pasaman".

Ia mengatakan, salah satu ketertinggalan Kabupaten Pasaman sampai saat ini adalah pada bidang pendidikan. Bagaimana akan mampu melakukan percepatan pembangunan di daerah jika kualitas Sumber daya manuasia (SDM) yang dimiliki belum mapu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.

"Angka rata-rata lama sekolah kabupaten Pasaman tahun 2015 baru berada pada angka 7.62 parsen, begitu juga dengan indikator lainnya pada bidang pendidikan yang masih cukup relatif rendah dibanding kabupaten/kota lain," ujarnya.

Pendidikan kata dia, akan sangat mempengaruhi tingkat dan kualitas SDM. Pendidikan berperan penting dalam pembangunan penyelenggaraan pemerintahan, sektor swasta dan bidang lainnya menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Berdasarkan kondisi dan permasalahan itu, kami yang dilantik menjadi Bupati Pasaman bersama Atos Pratama sebagai Wakil Bupati mengangkat visi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, agamis dan berbudaya," katanya.

Selanjutnya, pembangunan pendidikan menjadi pilar utama pembangunan yang dirumuskan pada mini meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan pendidikan, kesehatan, sumber daya manusia dan penanggulangan kemiskinan.

"Kesejahteraan masyarakat yang akan kita wujudkan sangat ditentukan oleh tingkat pendidikan, peningkatan kesehatan dan kemampuan ekonomi masyarakat," ungkapnya.

Adapun arah kebijakan pembangunan pendidikan kabupaten Pasaman yang dilaksanakan saat ini diantaranya yakni, penyelenggaraan wajib belajar 9 tahun.

"Kondisi pendidikan saat ini telah mampu mengangkat angka harapan sekolah (AHS) Kabupaten Pasaman dari 12,71 tahun 2016 menjadi 12,78 di tahun 2018," ucapnya.

Dalam mendukung pendidikan 9 tahun itu, juga didukung oleh jumlah satuan pendidikan yakni, jumlah satuan pendisikan Sd terdapat 246 sekolah, dan SMP 38 sekolah. Untuk di lingkungan Kemenag, terdapat 10 Madrasah Ibtidayah, dan 15 madrasah Tsanawiyah.

"Pendukung terselenggaranya pendidikan di daerah ini, Pemda telah mendirikan swbanyak 243 SD Negeri, 3 SD Swasta, MI 10, SMP Negeri 38, MTs 15 Madrasah, SMA 14 negeri dan swasta, SMK 9 negeri dan swasta, Madrasah aliyah 10 , dan 2 perguruan tinggi. Peningkatan faailitas penyelenggaraan pendidikan non formal (PNF), informal, berkebutuhan khusus, dan akademi komunitas juga menjadi peehatian bagi kita si daerah," ucapnya.

Ditambahkannya, penyediaan bantuan untuk anak kurang mampu seperti ingin melanjutkan ke jenjang pendidiikan yang lebih tinggi, terutamanbagi anak kurang mampu juga diakomodir melalui Baznas Pasaman.

"Untuk peningkatan ketersediaan data berbasis teknologi informasi melalui Kominfo juga difasilitasi semua, mulai dari SD, dan SMP. Saat ini sudah ada 45 parsen jaringan internet yang telah terkoneksi di sekolah," katanya.

Kemudian, Bupati Pasaman menambahkan untuk peningkatan kemitraan antara Pemda dengan lembaga/stakeholder pendidikan, Pemda Pasaman juga telah melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia seperti IPB, UNAND, UNP, Universitas Bung Hatta, STKIP PGRI, dan UMSB.

"Kita berharap, seluruh arah pengembangan dan kebijakan pendidikan di Kabupaten Pasaman kedepan dapat terlaksana dengan baik sesuai yang kita inginkan," pungkasnya. (M. Afrizal)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Mantan Anggota DPR-RI Ini, Resmi Ikut Penjaringan Balon Kepala Daerah di DPC Demokrat Tanah Datar

Mantan Anggota DPR-RI Ini, Resmi Ikut Penjaringan Balon Kepala Daerah di DPC Demokrat Tanah Datar

TANAH DATAR - Didampingi Teamnya, mantan anggota DPR-RI periode 2014-2019 secara resmi mendaftarkan diri ke DPC Partai...

Cegah Peredaran Narkoba di Lapaz, BNK Pariaman Lakukan Ini

Cegah Peredaran Narkoba di Lapaz, BNK Pariaman Lakukan Ini

PARIAMAN -- Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Pariaman bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB...

Donasi Korban Kerusuhan Wamena, Pemprov Sumbar Dapat Rp3,1 Milyar dalam Semalam

Donasi Korban Kerusuhan Wamena, Pemprov Sumbar Dapat Rp3,1 Milyar dalam Semalam

JAKARTA -- Menyikapi kondisi yang terjadi di Wamena Papua, perantau Minang Jakarta melakukan respon cepat untuk...

Wujudkan Generasi Cerdas, Sehat dan Berintegrasi, Pemkot Padang Panjang Lakukan Ini

Wujudkan Generasi Cerdas, Sehat dan Berintegrasi, Pemkot Padang Panjang Lakukan Ini

PADANG PANJANG - Bertemakan "Kita Akselerasikan Pelaksanaan Program TRIAS UKS/M Dalam Mewujudkan Generasi Cerdas,...

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

Tahun ini 215 Kasus Kebakaran di Padang, Damkar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

PADANG -- Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Padang, Sumatera Barat, gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media