Wednesday, 16 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Pemkab Pessel Bakal Tertibkan Orgen Tunggal yang Langgar Perda dan Adat Minangkabau

Senin, 16 September 2019 - 21:38:11 WIB - 565
Pemkab Pessel Bakal Tertibkan Orgen Tunggal yang Langgar Perda dan Adat Minangkabau
Ilustrasi orgen tunggal.


PESISIR SELATAN - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan menertibkan hiburan orgen tunggal dengan mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum. Hal itu disampaikan Bupati Pessel, Hendrajoni saat menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2019, bertempat dihalaman kantor bupati setempat, Senin (16/9/2019).

Ia juga menginstruksikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran ( Satpol PP dan Damkar) Pessel untuk menertibkan musik orgen tunggal yang melanggar Perda.

Menurutnya, hal tersebut jelas bertentangan dengan Perda dan adat Minangkabau yang dikenal dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

"Akhir akhir ini saya sering menerima pengaduan masyarakat tentang banyaknya musik orgen tunggal yang menampilkan penyanyi dengan aksi erotis dan memakai pakaian seksi. Tak hanya itu, masyarakat juga mengeluhkan adanya musik orgen yang memainkan musik triping hingga larut malam," ucapnya.

Tak hanya itu, bupati perintahkan Satpol PP dan Damkar Pessel untuk menindak tegas bila ada kedapatan tampilan penyanyi orgen tunggal yang mengubar nafsu dan berpenampilan yang tidak senonoh.

"Saya perintahkan kepada Satpol PP dan Damkar harus dilakukan tindakan tegas. Jika perlu diamankan untuk dilakukan proses lebih lanjut," tuturnya.

Untuk itu pihaknya juga akan memanggil seluruh pemilik orgen tunggal untuk membuat komitmen bersama. Dan tidak ada lagi menampilkan artis berpakaian sexsi dan tarian erotis yang dapat mengundang nafsu.

Selain itu, kata bupati, ia juga sampaikan kepada seluruh Camat agar melakukan pembinaan dan himbauan kepada pemilik orgen tunggal yang ada di daerahnya.

"Segera data dan undang semua pemilik orgen tunggal yang ada di kecamatan, kemudian dilakukan pembinaan agar mematuhi aturan sesuai dengan agama dan budaya yang kita miliki," tuturnya (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pemerintah Larang Minyak Curah 1 Januari 2020 Karena Tidak Sehat dan Hygienis, Ini kata Pedagang

Pemerintah Larang Minyak Curah 1 Januari 2020 Karena Tidak Sehat dan Hygienis, Ini kata Pedagang

PADANG --Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menghapus peredaran minyak curah mulai 1 Januari 2020 karena dianggap...

Fakta Menarik Buya Gusrizal, Video Ketum MUI Sumbar yang Singgung Jabatan Ketum MUI Maruf Amin

Fakta Menarik Buya Gusrizal, Video Ketum MUI Sumbar yang Singgung Jabatan Ketum MUI Maruf Amin

VIDEO -- Ketum MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar yang dikenal dengan ceramahnya. Namanya semakin hangat dibicarakan oleh...

Diduga Depresi, Pensiunan TNI Ditemukan Tewas Gantung Diri di Agam

Diduga Depresi, Pensiunan TNI Ditemukan Tewas Gantung Diri di Agam

AGAM - Diduga depresi, pensiunan TNI ditemukan tewas gantung diri di Batu Karak, Jorong 1 Siguhung, Nagari Lubuk...

Peduli Terhadap Kebersihan Lingkungan, ASN di Pemkab Pessel Bersihkan Berbagai Fasilitas Umum

Peduli Terhadap Kebersihan Lingkungan, ASN di Pemkab Pessel Bersihkan Berbagai Fasilitas Umum

PESISIR SELATAN -- Sekitar 1000 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan...

PMI Provinsi Sumatera Barat Menggelar Musyawarah Ke-10

PMI Provinsi Sumatera Barat Menggelar Musyawarah Ke-10

PADANG -- Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat kembali akan mengadakan perhelatan besar,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media