Friday, 15 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Di Tanah Datar Ibu Muda Tega Habisi Nyawa Bayinya Sendiri, Ini Penyebabnya

Sabtu, 21 September 2019 - 01:32:30 WIB - 1868
Di Tanah Datar Ibu Muda Tega Habisi Nyawa Bayinya Sendiri, Ini Penyebabnya
Lokasi tempat ditemukan se sosok mayat bayi di Tanah Datar.


TANAH DATAR--Sungguh sangat disayangkan apa yang dilakukan seorang ibu muda berinisial RD (37) warga Nagari Andaleh Baruh Bukit, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar ini tega menghabisi nyawa bayinya sendiri, dengan cara dibekap menggunakan tangan akibat panik dan takut di saat sang bayi menangis.

Informasi dihimpun, Jumat (20/9/2019), kejadian berawal dari kecurigaan warga yang mendapati RD beberapa kali menyirami tanah kosong tanpa tanaman di samping rumahnya, tidak hanya itu warga yang juga menaruh curiga dengan perubahan postur tubuh RD yang terlihat lebih kurus dari biasa nya. Menyikapi hal tersebut warga menyampaikan kecuringaan tersebut ke Kantor Polsek Sungayang.

Atas laporan tersebut, anggota Polsek Sungayang berserta anggota Unit PPA dan juga Unit indentifikasi segera bergerak menuju tempat kejadian, guna menindak lanjuti laporan warga tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tanah datar Iptu. Purwanto melalui anggota Unit PPA, Briptu Tulus membenarkan, kejadian berawal dari kecurigaan warga dan menyampaikan kepada pihak kepolisian.

"Mendapati laporan, kami bergerak ke tempat kejadian guna mendalami laporan tersebut, dan benar kami dapati ada gundukan tanah yang sewaktu proses pengalian ditemukanlah sesosok mayat bayi yang dibungkus menggunakan kain putih," ungkapnya.

Untuk sementara, lanjutnya, kasus ini masih dalam proses pendalaman dan menurut keterangan RD bayi ini menangis, RD panik dan takut kemudian membekap mulut bayi nya hingga menyebabkan si bayi meninggal dunia.

"RD ini hamil namun berstatus janda, mungkin ini yang menyebabkan RD melakukan perbuatan tersebut, Kemudian kami juga akan memproses secara hukum bapak dari si bayi, yang saat ini nama dan alamat sudah kami kantongi," terangnya.

Kemudian, untuk sementara RD yang masih dalam keadaan sakit dan lemah akibat baru melahirkan, sementara proses penyelidikan terhadap RD akan dihentikan sampai kesehatan RD pulih. Dan pihak berwajib untuk saat ini membawa RD ke RSUD untuk diberikan perawatan terhadap kondisi yang dialami RD tersebut.

"Akibat perbuatannya RD disangkakan Pasal 341 tentang perbuatan menghilangkan nyawa seseorang, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," tutupnya (FE)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: hukum,metro,peristiwa,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Jambore Pramuka ke-II Mentawai Resmi Dibuka, Ini Pesan Kwarda 03 Provinsi Sumbar

Jambore Pramuka ke-II Mentawai Resmi Dibuka, Ini Pesan Kwarda 03 Provinsi Sumbar

MENTAWAI -- Sekretaris Kwarda 03 Provinsi Sumatera Barat Amril Amir buka resmi kegiatan Jambore Pramuka ke ll Kabupaten...

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Oleh : Sabby Kosay Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukanla nama baru di bumi Cenderawasih. Jelang 1 Desember yang...

Sosialisasi Anti Narkoba di Tanah Datar, Eka Putra: Bentuk Kepedulian IKLB Terhadap Anak Nagari

Sosialisasi Anti Narkoba di Tanah Datar, Eka Putra: Bentuk Kepedulian IKLB Terhadap Anak Nagari

TANAH DATAR -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat akan mengadakan kegiatan sosialisasi anti narkoba di Kecamatan...

Sehari Hilang, Remaja di Agam Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Sehari Hilang, Remaja di Agam Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

AGAM - Buncah, ditemukan jasad remaja di tepi aliran sungai sawah, Kampung Dagang Kampung Dagang Jorong Malabur, Nagari...

Usai Ditipu dengan Uang Mainan, Kakek 85 Tahun Penjual Sayur Japan di Bukittinggi ini Akhirnya..

Usai Ditipu dengan Uang Mainan, Kakek 85 Tahun Penjual Sayur Japan di Bukittinggi ini Akhirnya..

BUKITTINGGI -- Ditipu dengan uang mainan, hasil penjualan sayur Japan milik kakek berusia 85 tahun bernama Safbudin di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media