Saturday, 06 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Tanah Datar

Di Tanah Datar Ibu Muda Tega Habisi Nyawa Bayinya Sendiri, Ini Penyebabnya

Sabtu, 21 September 2019 - 01:32:30 WIB - 2054
Di Tanah Datar Ibu Muda Tega Habisi Nyawa Bayinya Sendiri, Ini Penyebabnya
Lokasi tempat ditemukan se sosok mayat bayi di Tanah Datar.


TANAH DATAR--Sungguh sangat disayangkan apa yang dilakukan seorang ibu muda berinisial RD (37) warga Nagari Andaleh Baruh Bukit, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar ini tega menghabisi nyawa bayinya sendiri, dengan cara dibekap menggunakan tangan akibat panik dan takut di saat sang bayi menangis.

Informasi dihimpun, Jumat (20/9/2019), kejadian berawal dari kecurigaan warga yang mendapati RD beberapa kali menyirami tanah kosong tanpa tanaman di samping rumahnya, tidak hanya itu warga yang juga menaruh curiga dengan perubahan postur tubuh RD yang terlihat lebih kurus dari biasa nya. Menyikapi hal tersebut warga menyampaikan kecuringaan tersebut ke Kantor Polsek Sungayang.

Atas laporan tersebut, anggota Polsek Sungayang berserta anggota Unit PPA dan juga Unit indentifikasi segera bergerak menuju tempat kejadian, guna menindak lanjuti laporan warga tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tanah datar Iptu. Purwanto melalui anggota Unit PPA, Briptu Tulus membenarkan, kejadian berawal dari kecurigaan warga dan menyampaikan kepada pihak kepolisian.

"Mendapati laporan, kami bergerak ke tempat kejadian guna mendalami laporan tersebut, dan benar kami dapati ada gundukan tanah yang sewaktu proses pengalian ditemukanlah sesosok mayat bayi yang dibungkus menggunakan kain putih," ungkapnya.

Untuk sementara, lanjutnya, kasus ini masih dalam proses pendalaman dan menurut keterangan RD bayi ini menangis, RD panik dan takut kemudian membekap mulut bayi nya hingga menyebabkan si bayi meninggal dunia.

"RD ini hamil namun berstatus janda, mungkin ini yang menyebabkan RD melakukan perbuatan tersebut, Kemudian kami juga akan memproses secara hukum bapak dari si bayi, yang saat ini nama dan alamat sudah kami kantongi," terangnya.

Kemudian, untuk sementara RD yang masih dalam keadaan sakit dan lemah akibat baru melahirkan, sementara proses penyelidikan terhadap RD akan dihentikan sampai kesehatan RD pulih. Dan pihak berwajib untuk saat ini membawa RD ke RSUD untuk diberikan perawatan terhadap kondisi yang dialami RD tersebut.

"Akibat perbuatannya RD disangkakan Pasal 341 tentang perbuatan menghilangkan nyawa seseorang, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," tutupnya (FE)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: hukum,metro,peristiwa,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Dokter Ini Klaim Virus Corona Mulai Tak Mematikan, Benarkah?

Dokter Ini Klaim Virus Corona Mulai Tak Mematikan, Benarkah?

INTERNASIONAL - Virus corona jenis baru atau COVID-19 diklaim telah kehilangan "kekuatannya" dan menjadi...

Dandim Beserta Ibu Ketua Persit Kodim 0319 Mentawai Kunjungi Lahan Pertanian Milik Anggota

Dandim Beserta Ibu Ketua Persit Kodim 0319 Mentawai Kunjungi Lahan Pertanian Milik Anggota

MENTAWAI - Komandan Kodim 0319/Mentawai Letkol Czi Bagus Mardyanto, ST beserta Ibu ketua Persit Cabang Kodim...

Pilkada Serentak Bakal Digelar 9 Desember 2020

Pilkada Serentak Bakal Digelar 9 Desember 2020

KOTA SOLOK -- Sempat tertunda beberapa bulan akibat pandemi wabah Covid-19, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak...

Anggota DPR RI Guspardi Gaus: Jangan Paksakan Seluruh Daerah Terapkan New Normal

Anggota DPR RI Guspardi Gaus: Jangan Paksakan Seluruh Daerah Terapkan New Normal

JAKARTA -- Pemerintah mencanangkan kebijakan new normal (tatanan kehidupan baru) di tengah pandemi virus Corona....

Jubir Pemprov Koreksi Jumlah Pasien di Sumbar, Positif Corona Menjadi 583 Orang, 5 Sembuh

Jubir Pemprov Koreksi Jumlah Pasien di Sumbar, Positif Corona Menjadi 583 Orang, 5 Sembuh

PADANG -- Juru Bicara (Jubir) Pemprov Sumbar untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) Jasman Rizal mengoreksi jumlah...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu