Monday, 06 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Payakumbuh

Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Payakumbuh, Kesehatan Masyarakat Mulai Terganggu

Minggu, 22 September 2019 - 12:00:01 WIB - 1601
Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Payakumbuh, Kesehatan Masyarakat Mulai Terganggu
kabut asap selimuti Tugu Adipura Kota Payakumbuh. Minggu (22/9)


PAYAKUMBUH Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di provinsi Riau semakin berdampak kepada aktifitas masyarakat di kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat.

Meski Kota Payakumbuh tidak ada terjadi Kalhutra, dampak kabut asap tersebut tidak kunjung berkurang, bahkan semakin tebal dan pekat.

Pantauan minangkabaunews.com di Kota payakumbuh, tidak banyak aktifitas luar rumah dilakukan warga. Masyarakat mengaku enggan beraktifitas dan merasakan mulai mata perih hingga sesak nafas. "Mata mulai perih dan tenggorakan terasa kering. Mulai batuk dan agak sesak nafas." Ungkap Rido di Payakumbuh, minggu (22/9).

Sebagai pekerja lapangan dan memperkejakan banyak orang, dirinya memberikan masker kepada setiap pekerja, namun demikian rasa nyeri didada disaat malam dan bangun tidur ketika pagi masih dirasakan. "Sudah kita berikan masker kepada setiap pekerja. Durasi bekerja jadi berkurang, karna banyak pekerja yang merasakan sesak nafas dan batuk," katanya.

Hal serupa juga dirasakan Citra seorang ibu rumah tangga dengan 3 orang anak. Setiap pagi aktifitas mengantar anak sekolah secara rutin tidak dapat dilakukan seperti biasa. Selain memiliki riwayat Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) atau URI (Upper Respiratory Tract Infection) dirinya mulai mengeluh soal kesehatan.

"Tidak mampu bertahan lama diluar rumah, termasuk anak-anak jelang berangkat sekolah, mereka batuk dan mengatakan matanya gatal, saya tidak antarkan kesekolah karna tidak ingin berdampak buruk terhadap anak" katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Indrawati M.Pd kepada wartawan mengatakan jika kabut asap semakin parah pihaknya akan meliburkan anak didik disetiap sekolah yang ada dikota Payakumbuh.

"Jika semakin parah dan berdampak buruk terhadap anak didik, kita akan liburkan sementara sampai kondisi udara membaik," pungkasnya. (*)

Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: payakumbuh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Penunjukan RSUD Pariaman Sebagai Tempat Rujukan Pasien Covid-19 Ditolak Warga

Penunjukan RSUD Pariaman Sebagai Tempat Rujukan Pasien Covid-19 Ditolak Warga

PARIAMAN - Terkait adanya informasi penunjukkan RSUD Pariaman sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, Direktur...

Kasus Positif Corona di Sumbar Tambah Jadi 12, Terbanyak di Padang

Kasus Positif Corona di Sumbar Tambah Jadi 12, Terbanyak di Padang

PADANG -- Pasien positif virus Corona (COVID-19) di Sumatera Barat (Sumbar) kini bertambah menjadi 12 orang. Dari 12...

Agar Isolasi Mandiri Lebih Bermakna, Qasir Ajak Publik Hidupkan Usaha Mikro di Tengah Pandemi Corona

Agar Isolasi Mandiri Lebih Bermakna, Qasir Ajak Publik Hidupkan Usaha Mikro di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA -- Pada pertengahan bulan Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengumumkan COVID-19...

Update Covid-19 3/4 di Sumbar: Positif 14, PDP 71 dan ODP 3.276

Update Covid-19 3/4 di Sumbar: Positif 14, PDP 71 dan ODP 3.276

PADANG -- Pasien positif virus Corona (COVID-19) di Sumatera Barat (Sumbar) kini bertambah menjadi 14 orang. Dari 14...

Kian Parah, Pasien Meninggal COVID-19 di Amerika Melesat Tinggi Lampaui Prancis

Kian Parah, Pasien Meninggal COVID-19 di Amerika Melesat Tinggi Lampaui Prancis

INTERNASIONAL - Ternyata diam-diam jumlah penderita meninggal dunia akibat serangan Virus Corona atau COVID-19 di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu