Wednesday, 13 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Kabut Asap Makin Membahayakan, Dua Daerah di Sumbar Liburkan Sekolah

Minggu, 22 September 2019 - 19:46:34 WIB - 2300
Kabut Asap Makin Membahayakan, Dua Daerah di Sumbar Liburkan Sekolah
Pekatnya asap akibat karhutla dinilai sudah berada pada tingkat yang membahayakan. Kota Solok dan Kabupaten Solok memilih meliburkan siswanya.


SOLOK - Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa daerah makin meluas dan sulit untuk dipadamkan. Akibatnya, asap dari Karhutla tersebut mempengaruhi udara di beberapa daerah, bahkan suhu udara ikut naik menjadi lebih panas. Padahal seharusnya dengan makin tebalnya asap akibat karhutla, cahaya matahari makin sulit menembus bumi. Dan suhu bumi akan semakin dingin bukan malah lebih panas.

Dampak terbesar dari karhutla ini bukan hanya daerah area karhutla saja, tapi daerah lain yang bertetangga dengan Provinsi Riau. Salah satunya Kota Solok dan Kabupaten Solok. Di dua daerah ini jarak pandang hanya 500 meter, dan asapnya sudah mulai berbau, membuat mata perih dan batuk jika berada diluar ruangan. Sehingga dikawatirkan akan memberikan dampak lebih luas bagi kesehatan masyarakat.

Antisipasi dampak karhutla ini, Kota Solok dan Kabupaten Solok berinisiatif meliburkan siswanya. Kota Solok sesuai perintah lisan Wako Solok, H. Zul Elfian, SH. MSi. Dt. Tianso kepada Disdik Kota Solok untuk meliburkan siswanya terhitung tanggal 23 - 24 September 2019, sedangkan Disdik Kabupaten Solok meliburkan siswanya terhitung tanggal 23-25 September 2019.

Reiner, ST, MM, Dt. Intan Batuah, Wawako Solok, Minggu, (22/9), membenarkan telah memberi perintah pada Disdik Kota Solok untuk meliburkan siswanya mulai dari tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTsn, dan SMA.

Sebelumnya, juga telah keluar surat edaran dari Gubernur Sumbar kepada kepala daerah se Sumatera Barat untuk meliburkan sekolah beberapa hari.

"Benar, mulai Senin dan Selasa depan sekolah diliburkan. Jika kabut asap masih pekat dan membahayakan waktu libur akan ditambah tergantung kondisi," kata Reiner via Wattshap pada minangkabaunews.com. (Kar)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: kesehatan,kota-solok,pendidikan,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Operasi Zebra Singgalang, Kapolres Agam: Jumlah Tilang Meningkat Dari Tahun Lalu

Operasi Zebra Singgalang, Kapolres Agam: Jumlah Tilang Meningkat Dari Tahun Lalu

AGAM - Jumlah tilang meningkat 30 persen dari tahun sebelumnya di wilayah hukum Polres Agam dalam rangka Operasi Zebra...

Maju Pilkada 50 Kota Calon Perseorangan, Ini Jumlah Syarat Dukungan nya

Maju Pilkada 50 Kota Calon Perseorangan, Ini Jumlah Syarat Dukungan nya

LIMAPULUH KOTA - Calon bupati dan wakil bupati yang akan maju pada Pemilihan Kepala (Pilkada) Limapuluh Kota tahun...

Peringati HKN, Puluhan Kader Puskesmas di Mentawai Ikuti Lomba Cerdas Cermat

Peringati HKN, Puluhan Kader Puskesmas di Mentawai Ikuti Lomba Cerdas Cermat

MENTAWAI -- Merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-55, Puluhan Kader Posyandu Perwakilan dari 15 Puskesmas di...

Maknai Perjuangan Pahlawan Dengan Menjadi Guru Baik Bagi Anak Bangsa

Maknai Perjuangan Pahlawan Dengan Menjadi Guru Baik Bagi Anak Bangsa

PESISIR SELATAN -- Peringatan Hari Pahlawan bukan hanya diperuntukkan bagi pahlawan-pahlawan yang telah berjuang...

Ditolak Warga, Pemko Batalkan Izin Operasional Kafe Eks Bioskop Karya

Ditolak Warga, Pemko Batalkan Izin Operasional Kafe Eks Bioskop Karya

PAYAKUMBUH -- Sempat ditolak masyarakat Nunang Daya Bangun, Pemko Payakumbuh akhirnya membatalkan izin operasional kave...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media