Wednesday, 03 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Seni Kharismatik, Membawa Dubes RI Azerbaijan Gagas Film Laila Majnun

Rabu, 25 September 2019 - 10:20:52 WIB - 1028
Seni Kharismatik, Membawa Dubes RI Azerbaijan Gagas Film Laila Majnun


BAKU - Darah seniman benar-benar mengalir deras di tubuh Prof. Dr. Husnan Bey Fananie, Dubes RI untuk Azerbaijan ini. Lihai main piano sudah diperlihatkannya saat manggung di arena Indonesia Cultural Festival (ICF) ke 4 di Kota Baku, ibukota Azerbaijan tiga malam berturut-turut, 13-15 September lalu.

Seperti terlahir menjadi seorang seniman, Prof. Dr. Husnan Bey Fananie tampil memukau saat jari-jemarinya lihai menampilkan permainan piano di depan panggung Indonesia Cultural Festival (ICF) 2019.

Dubes RI untuk Azerbaijan ini benar-benar menampilkan sosok seorang seniman di pagelaran yang dilaksanakan di Kota Baku, Azerbaijan tersebut.

Bahkan, tak hanya mahir memainkan alat musik piano, tapi ia juga pandai dalam melukis. Husnan menekuni dirinya sebagai seniman lukisa di-sela-sela kesibukannya sebagai dubes. Sebagian lukisan yang dia buat juga digantung di dinding KBRI.

"Saya sering menghadiahkan lukisan saya untuk tamu atau diplomat sesama dubes yang datang di sini," ujar Husnan.

Selain pelukis dan mahir piano, Husnan yang pernah dianugerahi gelar profesor oleh Azerbaijan University ternyata juga seorang penyair.

"Prof. Husnan sudah menerbitkan sebuah buku puisi. Bahkan pada acara puncak Hari Puisi Indonesia sempat tampil baca puisi," ungkap seorang kritikus sastra, Maman S. Mahayana yang ikut berbincang.

Husnan selain menjadi diplomat tetapi ia memang seorang pemikir yang dekat dengan dunia peradaban dan sejarah. Oleh sebab itu, kehebatan Azerbaijan dalam dunia sastra dan peradaban itu benar-benar diselaminya.

Hal ini diakui, karena Husnain ialah seorang pemikir yang dekat dengan dunia peradaban dan sejarah. Jadi tak heran, jika dia benar-benar menyelami dunia sastra dan peradaban.

Sebab itu, ia pun mengetahui betul peradaban Islam mulai dari kejayaan hingga mengalami penjajahan oleh Tsar Rusia dan Uni Soviet.

Selain itu, husnan juga paham betul salah satu kebesaran Azerbaijan di masa lalu yang sangat tersohor adalah roman percintaan Laila Majnu yang ditulis oleh Syekh Nizami Ganjavi. Karya sastra yang sangat dikenal luas di dunia termasuk Indonesia.

"Di sini saya beberapa kali menonton teater tentang Laila Majnun. Kisahnya sangat menarik dan inspiratif. Makanya saya berpikir alangkah bagus bila kisah Laila Majnun diangkat ke film dengan cerita percintaan nasa kini," jelasnya.

Hingga gagasannya tersebut disambut baik oleh Starvision dan membuat tim kreatif perusahaan film ini datang ke Azerbaijan untuk melakukan observasi di sejumlah kota yang terkait dengan cerita roman tersebut seperti Baku dan Samakhe.

"Jadi nanti film Laila Majnun digarap dengan cerita baru tentang kisah percintaan anak muda masa kini dengan setting cerita dua negara, Indonesia dan Azerbaijsn," ucap doktor tamatan Universitas Leiden, Belanda ini.

Selain itu, nantinya film ini juga akan mengangkat nilai budaya Indonesia dan Azerbaijan sebagai perwujudan rasa persaudaraan yang terjalin lama di antara kedua negara. (Hafyz)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: nasional,sumatra-barat,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Tidak Mau Kalah Dari Kemendagri, Pemko Solok Ikut Lombakan New Normal

Tidak Mau Kalah Dari Kemendagri, Pemko Solok Ikut Lombakan New Normal

KOTA SOLOK -- Tidak mau kalah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam menggalakan program new normal,...

Lima Senjata Canggih Bisa Ini Bisa Selamatkan Jepang dari Serangan Nuklir Korea Utara

Lima Senjata Canggih Bisa Ini Bisa Selamatkan Jepang dari Serangan Nuklir Korea Utara

INTERNASIONAL - Sejarah mencatat bahwa Jepang adalah salah satu negara yang pernah jadi korban serangan senjata nuklir....

Bupati Yudas Sabaggalet Terima APD dari Anggota DPRD Provinsi Sumbar

Bupati Yudas Sabaggalet Terima APD dari Anggota DPRD Provinsi Sumbar

MENTAWAI - Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet di dampingi Juru Bicara Penanganan dan Pencegahan...

DPRD Padang Panjang Serahkan 100 Rekomendasi terhadap LKPJ Wali Kota 2019

DPRD Padang Panjang Serahkan 100 Rekomendasi terhadap LKPJ Wali Kota 2019

PADANG PANJANG -- DPRD Padang Panjang memberikan lebih dari 100 rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggung...

Hari Pertama Masuk Kantor ASN Bukittinggi di Masa Normal Baru

Hari Pertama Masuk Kantor ASN Bukittinggi di Masa Normal Baru

...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu