Thursday, 21 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Parlemen dan Parpol

DPRD Sumbar Gelar Paripurna Hari Jadi ke-74 Sumbar

Rabu, 02 Oktober 2019 - 07:06:35 WIB - 323
DPRD Sumbar Gelar Paripurna Hari Jadi ke-74 Sumbar
Sekda sumbar hari jadi perdana sumbar


PADANG -- Dalam rangka hari Jadi Sumatera Barat ke-74, DPRD Sumbar menggelar Rapat Paripurna dalam rangka peringatan hari jadi Sumatera Barat ke-74 di ruang rapat utama gedung DPRD Sumbar, Selasa, (1/9/2019).

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat mengatakan Tanggal 1 Oktober 1945 ditetapkan sebagai hari jadi Sumatera Barat, sebagai motivasi yang tinggi kepada seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk membangun Sumatera Barat yang mandiri dan sejahtera.

"Ini adalah pertama kalinya diadakannya Rapat Paripurna DPRD Sumbar dalam rangka hari jadi Sumatera Barat ke-74 yang yelah ditetapkan setiap tanggal 1 Oktober. Banyak yang telah dicapai oleh Sumbar, keberhasilan selama ini tentu patut kita apresiasi, namun kita harus jadikan momentum kebangkitan sebagai evaluasi ke depan," kata Alwis.

"Untuk itu, marilah kita terus berusaha merampungkan semua tugas-tugas yang masih tersisa dengan semaksimal mungkin," ucapnya.

Alwis menyampaikan, bagi pemerintah yang baik perlu memperhatikan sektor pembangunan, pendidikan, kesehatan dan sektor lain yang menyangkut kesejahteraan masyarakat.

"Pemerintah harus bisa melihat itu. Tugas kita sangatlah berat dengan jumlah penduduk Sumbar sebanyak 5.382.077 jiwa baru terdapat 2.552.130 jiwa penduduk atau 47,41 persen yang berusia kerja. Ini jumlah cukup besar, untuk itu kita bersama-sama bisa memanfaatkan dan mengikutsertakan di bidanh ekonomi," jelas Sekda Sumbar.

"Semua itu perlu inovasi pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat, dengan meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas serta evaluasi terhadap kinerja pemerintah terutama pembangunan yang ada di masyarakat Sumbar. Dengan memperingati hari jadinya Sumbar, jadikan sebagai evaluasi kinerja di berbagai sektor," ujar Alwis.

Para penggagas pembentukan provinsi Sumatera Barat yakin Sumbar bisa berdikari, mewujudkan harapan dari esensi otonomi daerah dalam menyelenggarakan pemerintah dengan baik yang sesuai Nawacita yang merupakan jargon Indonesia Hebat milik Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Lebih lanjut Sekda Sumbar menjelaskan, bahwa pentingnya sinkronisasi dan kerjasama dengan mitra antara DPRD dengan pemerintah provinsi Sumbar dalam pembangunan, kesejahteraan masyarakat untuk Sumatera Barat yang lebih baik.

"Selamat Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat, Semoga Tetap Jaya," tutupnya.

Sebelumnya rapat paripurna DPRD Sumbar tersebut dipimpin dan dibuka langsung oleh ketua DPRD Sumbar Sementara Desrio Putra mengatakan, ditetapkan tanggal 1 Oktober 1945, sebagai hari jadi Sumatera Barat, dilatarbelakangi oleh momentum sejarah, yaitu dilaksanakannya rapat Komite Nasional Indonesia Daerah-Sumatera Barat (KNID-SB) atau Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah pada waktu itu, yang memutuskan "Dibentuknya Residen Sumatera Barat".

Desrio menjelaskan, pertama kali dibentuk Keresidenan Sumatera Barat oleh pemerintahan dari tangan kolonial Jepang. Pembentukan keresidenan ini dilakukan oleh pejuang-pejuang nasional asal Sumatera Barat seperti M Syafei, M Djamil, Rasuna Said dan lain-lain.

"Penetapan 1 Oktober 1945 tersebut, semakin bermakna, oleh karena bertepatan dengan Hari Lahirnya Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia," tuturnya.

Menurut Desrio penetapan hari jadi Sumatera Barat melalui proses yang panjang dan perdebatan yang alot, karena banyaknya perbedaan pandangan terhadap momentum yang paling tepat untuk dijadikan titik tolak hari jadi Provinsi Sumatera Barat.

"Alhamdulillah, dengan semangat kebersamaan, akhirnya dilahirkannya Peraturan Daerah tentang Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 1 Oktober akan diperingati setiap tahunnya," ungkap Desrio.

"Dengan ditetapkannya Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat tersebut, tentu akan semakin memperkuat kebersamaan, semangat dan kecintaan masyarakat terhadap daerahnya," tambahnya.

Rapat Paripuna DPRD Provinsi Sumbar dihadiri oleh Forkopimda, Ketua Pengadilan Tinggi dan Ketua Pengadilan Agama Sumbar, Bupati/Walikota se Sumbar, MUI, LKAAM, Bundo Kanduang, Tokoh Masyarakat Sumbar, Sekda Asisten, Staf Ahli dan para pimpinan OPD Sumbar, pimpinan Perguruan Tinggi, LSM se Sumbar serta Undangan lainnya. (Rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Finish di Tanah Datar, Wabup Zuldafri Singgung TdS

Finish di Tanah Datar, Wabup Zuldafri Singgung TdS

TANAH DATAR -- Tour de Singkarak (TdS) yang ke-11 etape 1, resmi dilepas pada pukul 10.00 wib di Pariaman. Para...

Sehari Hilang, Remaja di Agam Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Sehari Hilang, Remaja di Agam Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

AGAM - Buncah, ditemukan jasad remaja di tepi aliran sungai sawah, Kampung Dagang Kampung Dagang Jorong Malabur, Nagari...

Rindi, Gadis Kecil Asal Muara Tais Pasaman Penderita Bibir Sumbing Butuh Uluran Tangan

Rindi, Gadis Kecil Asal Muara Tais Pasaman Penderita Bibir Sumbing Butuh Uluran Tangan

BUKITTINGGI -- Dari Muara Tais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, Rindi si gadis kecil mesti...

Komunitas GoZeroOne Gelar Aksi Peluk Sayang Riski:  Si Bocah Malang Penderita Kelainan Anggota Tubuh

Komunitas GoZeroOne Gelar Aksi Peluk Sayang Riski: Si Bocah Malang Penderita Kelainan Anggota Tubuh

PAYAKUMBUH - Komunitas pengemudi GoJek Payakumbuh - Limapuluh Kota yang tergabung dalam GoZeroOne, kembali membuat aksi...

Sikapi Pernyataan Bolehkan Salam Campuran Antar Agama, Inilah Bantahan Ilmiah Buya Gusrizal Gazahar

Sikapi Pernyataan Bolehkan Salam Campuran Antar Agama, Inilah Bantahan Ilmiah Buya Gusrizal Gazahar

PADANG -- Menyikapi Tulisan Viral bantahan terhadap imbauan MUI Jatim dan pernyataan dukungan dari Sekjen MUI Pusat Dr...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media