Tuesday, 22 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
Pemko Pariaman home berita Pariaman

Ciptakan Kota Tertib Ukur, Pemko Pariaman MoU dengan 10 instansi

Rabu, 02 Oktober 2019 - 07:36:52 WIB - 302
Ciptakan Kota Tertib Ukur, Pemko Pariaman MoU dengan 10 instansi
Walikota dan pimpinan 10 instansi/perusahaan foto bersama usai Tanda tangani Komitmen bersama ciptakan kota pariaman sebagai kota tertib ukur


PARIAMAN -- Walikota Pariaman, Genius Umar MoU sekaligus tandatangani komitmen kerja dalam pembentukan Daerah Tertib Ukur (DTU) di Ruangan Kerja Walikota Pariaman bersama 10 instansi Selasa, (1/10/2019).

Komitmen tersebut dalam rangka meningkatkan tertib ukur untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat konsumen dalam hal jaminan kebenaran hasil pengukuran/timbangan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang No 2 Tahun 1981 Tentang Metrologi Legal, Serta untuk mendukung mewujudkan Kota Pariaman sebagai Destinasi Wisata Halal.

Ada 10 (Instansi Pemerintah, BUMN, BUMD, dan Swasta) diantaranya PLN Pariaman, PDAM Kab.Padang Pariaman, PT. POS, PT. Pegadaian, PT. Parisa Astaprima, PT. Mardatilla Bina Sejahtera, PT. Mitra Dara Bahagia, PT. Bungus Sumbar Lestari, Dinas Kesehatan Kota Pariaman dan Dinas Perindagkop UMKM Kota Pariaman.

Genius Umar menyampaikan "Sinergitas antara Pemerintah Kota Pariaman dan Stakeholder terkait, perlu lebih ditingkatkan untuk itu perlu diwujudkan melalui penandatanganan komitmen kerja tersebut.

"Ini merupakan Komitmen kita bersama sehingga Kota Pariaman secara menyeluruh bisa menjadi Daerah Tertib Ukur dan kita juga menetapkan beberapa Pasar untuk tertib ukur demi menjamin kejujuran antara pedagang dengan konsumen,"Ujarnya

Genius juga menegaskan, Karena ini sudah komitmen bersama, maka jika masih ada instansi yang melanggar dan nakal, maka akan diberikan sanksi.

Pada kesempatan itu juga Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit menambahkan bahwa "komitmen tersebut untuk mewujudkan ketertiban dan kepastian hukum dalam pengukuran UTTP(Alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapan nya).

"Serta persaingan usaha yang sehat, memperkuat pengawasan dan kepedulian masyarakat dalam sistem pengawasan, Perdagangan yang jujur, adil, dan transparan dan Jaminan Pemerintah Daerah dalam kebenaran pengukuran,"ujarnya

Gusniyeti menambahkan "Jika nanti ada masyarakat yang belanja ke pasar kalau ragu dengan timbang tersebut yang tidak sesuai, masyarakat konsumen bisa mencek Ke Pos Ukur Ulang yang telah disediakan oleh petugas kami sehingga komplen ke pedagang.

"Dan masyarakat juga bisa melapor ke BPSK(Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) yang berada di Pasar Produksi Jati." Imbuhnya mengakhiri. (war/mc)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: daerah,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kadinkes Padang Ajak Warga Berbelanja di Tempat Disiplin Protokol Kesehatan

Kadinkes Padang Ajak Warga Berbelanja di Tempat Disiplin Protokol Kesehatan

PADANG -- Angka Covid-19di Padang melonjak, Kadinkes Padang Feri Mulyani mengimbau warganya untuk waspada dan...

Garang, Provokasi Berani Militer India kepada China, Enteng Lewati Perbatasan

Garang, Provokasi Berani Militer India kepada China, Enteng Lewati Perbatasan

INTERNASIONAL - China mengatakan tentara India menyeberang ke wilayah mereka di perbatasan yang disengketakan kedua...

Pacu Ranperda RTRW, Anggota DPRD Mentawai Audiensi Dengan Gubernur Sumbar

Pacu Ranperda RTRW, Anggota DPRD Mentawai Audiensi Dengan Gubernur Sumbar

MENTAWAI - Pengajuan perubahan Ranperda Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kabupaten Kepulauan Mentawai sangat di seriusi...

DPRD Dan Pemko Bukittinggi Setujui Perubahan APBD 2020

DPRD Dan Pemko Bukittinggi Setujui Perubahan APBD 2020

...

Paslon Rusma-Rudi Resmi Daftar ke KPU Pesisir Selatan

Paslon Rusma-Rudi Resmi Daftar ke KPU Pesisir Selatan

PESISIR SELATAN -- Pasangan Bakal Calon Bupati Rusma Yul Anwar dan Bakal Calon Wakil Bupati Rudi Hariansyah Kabupaten...


KOMENTAR ANDA