Friday, 15 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Melalui Kursus Keterampilan Menjahit, Yakesma Sumbar Bantu Masyarakat Ekonomi Lemah di Agam

Rabu, 02 Oktober 2019 - 17:13:28 WIB - 367
Melalui Kursus Keterampilan Menjahit, Yakesma Sumbar Bantu Masyarakat Ekonomi Lemah di Agam
Kepala cabang Yakesma Padang, Syafri,S.Si,Apt saat memberikan sambutan pada acara launching kursus ketrampilan menjahit


BUKITTINGGI -- Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Provinsi Sumatera Barat yang beralamat di jalan Lolong Karan nomor 238 Kelurahan Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kota Padang, membantu masyarakat ekonomi lemah Kabupaten Agam bagian Timur melalui "Kursus Keterampilan Menjahit," Rabu (2/10/2019) di kawasan belakang balok Kota Bukittinggi.

Launching kursus keterampilan menjahit ini dilakukan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ketenagakerjaan Kabupaten Agam, Jetson.

Kepada Portal Berita MinangkabauNews.com sebelum acara launching kursus keterampilan menjahit bersama Kepala cabang Yakesma Padang, Syafri,S.Si,Apt menjelaskan Yakesma merupakan lembaga amil zakat nasional yang sudah berizin membuka cabang di Sumatera Barat dan berkantor di Kota Padang, selain lembaga amil zakat, juga sebagai lembaga wakaf nasional. Yakesma juga menghimpun wakaf dari warga masyarakat.

Yakesma di wilayah Sumatera Barat ada 5 bidang program, yaitu bidang pendidikan berupa bantuan bea siswa untuk anak-anak pelajar dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Bidang kesehatan, membantu masyarakat yang tidak memiliki BPJS untuk berobat. Bidang sosial membantu warga masyarakat jika terjadi bencana, dan juga memberikan bantuan sosial untuk anak yatim/janda, serta membantu anak-anak yang orangtuanya kurang mampu.

Kemudian bidang ekonomi pemberdayaan masyarakat, seperti sekarang ini memberikan kursus ketrampilan menjahit yang diikuti remaja dan ibu rumah tangga yang sudah berkeluarga tapi belum mempunyai pekerjaan tetap, di bidang inipun memberikan bantuan sarana air bersih, dan bidang dakwah, memberikan pembinaan kepada anak-anak, remaja di Mentawai berupa tahsin dan tahfiz, dan juga bidang-bidang lainnya.

Selanjutnya dijelaskan Syafri, peserta yang mengikuti kursus ketrampilan menjahit ini mendaftar sendiri dengan melengkapi persyaratan-persyaratan yang telah disediakan Yakesma, yaitu mengisi surat pernyataan dan dilampiri surat keterangan dari Wali Nagari atau Lurah setempat. Artinya tidak ada survey ke Nagari atau Kelurahan untuk peserta mengikuti kursus ini.

Peserta kursus ketrampilan menjahit ini diikuti sebanyak 20 orang dari Kecamatan IV Angkek, Baso dan Penampung, dengan cara perekrutan sesuai kreteria yaitu usia 15 hingga 40 tahun yang belum mempunyai pekerjaan tetap dari keluarga kurang mampu. Jika memenuhi persyaratan tersebut diatas, peserta membuat surat pernyataan untuk mengikuti kursus selama 2 bulan dalam 50 kali pertemuan di kursus menjahit Dolly Kota Bukittinggi.

Semua peserta diberikan ilmu tingkat dasar dan terampil dalam menjahit, dan mendapatkan sertifikat, diharapkannya selesai mengikuti kursus dapat menjahit sendiri pakaian dan juga dapat membuka usaha menjahit untuk kelanjutan kehidupannya, ucap Syafri.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ketenagakerjaan Kabupaten Agam, Jetson mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Agam, setiap pemberdayaan masyarakat itu merupakan bahagian Pemerintah, nah sekarang ada yayasan Yakesma yang mengelolah kegiatan ini yang sudah perpanjangan tangan Pemerintah.

Dijelaskannya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Yakesma ini, sudah mengisi sebagian yang harus diperankan oleh Pemerintah Daerah. Kalau bisa semakin banyak juga aktifitas yang dilakukan Yakesma untuk menampung tenaga-tenaga kerja yang belum mempunyai ketrampilan, tidak tertutup kemungkinan untuk pelatihan-pelatihan lainnya yang memberikan ketrampilan bagi tenaga kerja yang ada, pungkas Jatson. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: agam,bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Malang Tak Dapat Dihindari, Mobil Pengumpul Barang Bekas di Bukittinggi Terbakar

Malang Tak Dapat Dihindari, Mobil Pengumpul Barang Bekas di Bukittinggi Terbakar

BUKITTINGGI -- Kendaraan minibus jenis Suzuki Carry dengan nomor polisi BA 1724 HD membawa barang-barang bekas yang...

Rumah Semi Permanen di Bengkalis Ludes Terbakar

Rumah Semi Permanen di Bengkalis Ludes Terbakar

BENGKALIS -- Dua rumah semi permanen ludes dilahap sijago merah, di Jalan Bakti Gang Rambutan RT 03 RW 16, Pematang...

Ketum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo Terima Penghargaan Kategori Most Inspiring Women of the Year 2019

Ketum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo Terima Penghargaan Kategori Most Inspiring Women of the Year 2019

JAKARTA -- Ketum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo Menerima Penghargaan Kategori Most Inspiring Women of the Year 2019 pada...

Kejari Bukittinggi Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Kosmetik Ilegal

Kejari Bukittinggi Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Kosmetik Ilegal

BUKITTINGGI -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bukittinggi musnahkan barang bukti narkotika, kosmetik tanpa izin edar,...

Putera Terbaik Polres Bukittinggi Meninggalkan Semuanya Untuk Selamanya

Putera Terbaik Polres Bukittinggi Meninggalkan Semuanya Untuk Selamanya

BUKITTINGGI -- Kapolres Bukittinggi, AKBP. Iman Pribadi Santoso, mengatakan secara pribadi dan atas nama instansi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media