Friday, 15 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Kacabjari Suliki Disomasi PH Tersangka Kasus Dugaan Pencurian Getah Pinus

Rabu, 02 Oktober 2019 - 20:26:56 WIB - 1035
Kacabjari Suliki Disomasi PH Tersangka Kasus Dugaan Pencurian Getah Pinus
Tim kuasa hukum tersangka dugaan Pencurian Getah Pinus dari Kongres Advokad Indonesia, Adril SH dan Zulefrimen SH, memberi keterangan pers perihal somasi kepada awak media di Payakumbuh


LIMAPULUH KOTA - Tim penasehat hukum, M Irfan Qadim, tersangka kasus dugaan pencurian getah pinus di Nagari Sungairimbang, Kecamatan Suliki dari Kongres Advokad Indonesia, Adril SH dan Zulefrimen SH, melayangkan somasi kepada Kepala Cabang Kejari Suliki terkait proses hukum yang dilakukan terhadap kliennya.

"Surat somasi kita layangkan hari ini, Rabu 2 Oktober 2019, ditujukan ke Kacabjari Payakumbuh di Suliki. Sebab, kita menilai proses peyelidikan klien kami, itu cacat secara hukum," kata Adril didampingi rekannya Zulefrimen, memberi keterangan pers kepada awak media di sebuah Kave kawasan Koto Nan Ampek, Kota Payakumbuh, Rabu siang.

Cacat hukum yang dimaksud Adril dalam proses penyelidikan dan penyidikan kliennya itu, beralasan karena penyidik kepolisian dan kejaksaan telah menjerat M Irfan Qadim dengan pasal pidana pada UU kehutanan yang lama, yakni UU Nomor 41 tahun 1999.

Padahal, ia menyebut, UU kehutanan tersebut sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012 tanggal 16 Mei 2013 sudah diperbaharui alias sudah tidak berlaku lagi.

Berdasarkan surat somasi yang diterima wartawan, M Irfan Qadim ditetapkan sebagai tersangka serta dilakukan penahanan oleh penyidik Polres Limapuluh Kota sejak 9 April 2019 lalu.

Sejak menjadi tersangka, Irfan awalnya ditahan di Rutan Suliki selama 20 hari terhitung dari tanggal 8 - 27 Agustus 2019. Kejaksaan Negeri Cabang Suliki kemudian mengajukan permohonan perpanjangan masa penahanan selama 30 hari terhitung tanggal 26 Agustus 2019.

Namun, hingga kini berkas perkara kliennya yang sudah berstatus P-21 belum kunjung dilimpahkan oleh Kejaksaan ke Pengadilan Negeri Tanjung Pati. Dalam surat somasi itu, baik Adril maupun Zulefrimen, membuat sekitar 5 poin somasi permintaan.

Pertama, mereka meminta dengan tegas secara hukum kepada Kacabjari Suliki untuk segera melimpahkan perkara atas nama kliennya, M Irfan Qadim dan/atau menyiapkan serta mendaftarkan Dakwaan ke Pengadilan Negeri Tanjung Pati.

Kedua, penasehat hukum juga meminta Kacabjari Suliki untuk sesegera membebaskan kliennya dengan alasan pasal pidana Undang-Undang yang dikenakan sudah cacat demi hukum dan/atau sudah tidak berlaku lagi.

"Ketiga, bahwa selaku kuasa hukum M Irfan Qadim kami memberi waktu kepada Saudara Kacabjari Suliki untuk mendaftarkan dakwaan melalui kepaniteraan Pengadilan Negeri Tanjung Pati dan/atau membebaskan kliennya dalam waktu 3 x 4 jam semenjak somasi kami berikan," tambah Zulefrimen.

Keempat, tim penasehat hukum meminta mengembalikan barang bukti yang disita seperti satu unit kendaraan bermotor roda 4 merek Daihatsu Type Blind Van jenis mobil barang tahun 2011 bernomor polisi BG 8851 T beserta kunci dan STNK serta sebuah Kartu Uji KIR.

"Bersama somasi ini, kita juga tengah mempertimbangkan akan segera mendaftarkan gugatan Praperadilan atau Gugatan Ganti Rugi terhadap klien kami, apabila somasi kami ini tidak dikabulkan atau ditindaklanjuti," tegas Zulefrimen.

Terpisah, Kepala Cabang Kejari Payakumbuh di Suliki, Toni Indra, yang dikonfirmasi via telepon genggamnya, Rabu siang mengaku baru menerima berkas somasi yang dikirim oleh tim penasehat hukum tersangka M Irfan Qadim. Ia menyebut masih tengah mempelajari surat somasi dimaksud.

"Iya, sudah, saya baru terima (Surat Somasi-red). Ini baru dibaca dan akan kami pelajari. Nanti saya kasih keterangan, ya mas. Masih dipelajari soalnya," jawab Toni Indra singkat, dibalik gagang telepon miliknya. (aking )

Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: hukum,limapuluh-kota,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Jambore Pramuka ke-II Mentawai Resmi Dibuka, Ini Pesan Kwarda 03 Provinsi Sumbar

Jambore Pramuka ke-II Mentawai Resmi Dibuka, Ini Pesan Kwarda 03 Provinsi Sumbar

MENTAWAI -- Sekretaris Kwarda 03 Provinsi Sumatera Barat Amril Amir buka resmi kegiatan Jambore Pramuka ke ll Kabupaten...

Usai Ditipu dengan Uang Mainan, Kakek 85 Tahun Penjual Sayur Japan di Bukittinggi ini Akhirnya..

Usai Ditipu dengan Uang Mainan, Kakek 85 Tahun Penjual Sayur Japan di Bukittinggi ini Akhirnya..

BUKITTINGGI -- Ditipu dengan uang mainan, hasil penjualan sayur Japan milik kakek berusia 85 tahun bernama Safbudin di...

BMKG Catat Gempa M4,8 Guncang Pessel, Tak Berpotensi Tsunami, Terasa Hingga Padang

BMKG Catat Gempa M4,8 Guncang Pessel, Tak Berpotensi Tsunami, Terasa Hingga Padang

PESISIR SELATAN - Gempa bumi dengan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis...

Ternyata Pengolahan Produk Makanan Berbahan Dasar Jagung Menguntungkan Petani

Ternyata Pengolahan Produk Makanan Berbahan Dasar Jagung Menguntungkan Petani

PASAMAN - Kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas Andalas (Unand) Padang, melalui Lembaga...

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Oleh : Sabby Kosay Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukanla nama baru di bumi Cenderawasih. Jelang 1 Desember yang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media