Tuesday, 15 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

DPRD Limapuluh Kota Sebut Bakal Panggil Kepala Daerah, Wabup Siap Diinterpelasi

Senin, 07 Oktober 2019 - 21:06:06 WIB - 743
DPRD Limapuluh Kota Sebut Bakal Panggil Kepala Daerah, Wabup Siap Diinterpelasi
Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan.


LIMAPULUH KOTA - Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, menyebut dirinya siap dipanggil oleh DPRD, terkait pernyataan dirinya yang menyebut ada kesan perselingkuhan antara Politisi dan Birokrasi terkait penyusunan hingga pengesahan RAPBD Perubahan 2019.

Sentilan dalam pernyataan Wakil Bupati itu, membuat DPRD cukup meradang. DPRD bahkan menyebut akan menindaklanjuti secara serius pernyataan dan sentilan Ferizal Ridwan tersebut hingga akan melakukan pemanggilan Kepala Daerah guna memintai penjelasan.

Hanya saja, Ferizal menyebut tidak ada yang salah apalagi harus diperbaiki dari pernyataannya, karena melihat sikap dan perlakukan Eksekutif - DPRD pascapenyusunan anggaran APBD-P 2019 yang dinilai tidak biasa.

"Kan, memang luar biasa dan terkesan luar dari biasa," kata Ferizal ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (7/10).

Bahkan, Ferizal mengaku sangat siap apabila DPRD memanggilnya untuk dimintai penjelasan terkait pernyataannya tersebut. Ia menyebut, dirinyasudah lama menunggu DPRD Limapuluh Kota mengajak berdialog dengan menggunakan hak-hak DPRD.

"Saya siap dipanggil kapanpun. Diinterpelasi saya siap. Malah saya aplus jika DPRD mau memanggil saya. Nanti akan saya berikan penjelasan secara lengkap dan terbuka di hadapan publik. Yang salah itu bukan sindiran saya. Tetapi ada yang salah di Pemkab dan DPRD Limapuluh Kota," kata Ferizal.

Wabup juga meminta DPRD bersikap profesional dan tidak mengaitkan adanya manuver yang dilakukan seorang wakil bupati, karena ketidakberesan hubungan personal di birokrasi. Karena, DPRD dan eksekutif sama-sama memiliki tugas, kewenangan dan fungsi masing-masing.

"Jangan lebay, lah. Mari sama-sama profesional saja," tuturnya.

Ferizal mengajak, apabila DPRD memang berniat bersama-sama ingin memperbaiki kondisi daerah, maka duduk bersama salah satu jalan keluarnya.

Ketua DPC PKB Limapuluh Kota itu mengibaratkan, saat ini banyak penyakit yang perlu diobati, tidak hanya soal politik anggaran tetapi juga budaya politisi dan birokrasi yang sering menghambat laju pembangunan.

Ia mengibaratkan, seperti urat nadi yang tersumbat, sehingga perlu terapi agar aliran darah dapat berjalan normal kembali. Ferizal menyebut, aturan dan program yang harusnya berjalan lancar tidak terealisasi dengan baik, karena kerap dianggap remeh.

"APBD Perubahan hanya salah satu contoh dari sekian yang banyak. Saya sindir saja sekali didepan forum, sudah banyak yang kelabakan. Itu berarti, memang ada yang salah di tubuh Pemkab maupun di DPRD Limapuluh Kota," ulasnya.

Dicontohkan Ferizal, dalam renofasi pembangunan mesjid di lingkungan Kantor Bupati sudah ada anggaran di Kesekretariat Daerah Namun, pembangunan tetap dijalankan menggunakan dana infak. Bahkan sekarang, mesjid berhutang pada pihak ketiga.

Sedangkan uang yang dianggarkan untuk mesjid telah dialihkan menjadi perjalanan dinas luar daerah dalam APBD Perubahan.

"Masih banyak lagi yang lain. Makanya, mari kita duduk bersama untuk menyelesaikan segala persoalan di Limapuluh Kota. Tapi harus pertemuan secara terbuka, Itupun jika DPRD berani," kata Ferizal.

Adapun genda-agenda persidangan atau rapat paripurna sesuai tata tertib DPRD, katanya, seharusnya dihadiri Kepala Daerah terkesan dikondisikan atau dibolehkan hanya dihadiri oleh pejabat eselon II. Padahal, menurutnya, pembahasan tersebut sifatnya sangat penting, karena menyangkut kepentingan daerah.

"Beberapa tahun ini, DPRD terkesan mengangkangi atau tidak konsisten dengan tata-tertibnya sendiri. Apalagi adanya peningkatan anggaran perjalanan dinas OPD dan DPRD yang signifikan tiap tahunnya, malah DPRD sulit untuk menghabiskannya. Ini perlu saya pertanyakan," ungkap ferizal. (rn)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: limapuluh-kota,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Himpunan Mahasiswa FTIK IAIN Batusangkar Angkatkan Acara Debat Dalam Bahasa Inggris Se-Sumatera

Himpunan Mahasiswa FTIK IAIN Batusangkar Angkatkan Acara Debat Dalam Bahasa Inggris Se-Sumatera

TANAH DATAR -- Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN...

Gempa Hari Ini, BMKG mencatat gempa magnitudo 3,7 di Pasaman

Gempa Hari Ini, BMKG mencatat gempa magnitudo 3,7 di Pasaman

PASAMAN -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi gempa yang bisa dirasakan pada Ahad,...

ACT akan Terbangkan 97 Pengungsi Minang di Wamena Papua ke Kampung Halaman

ACT akan Terbangkan 97 Pengungsi Minang di Wamena Papua ke Kampung Halaman

PADANG -- Menanggapi konflik sosial yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera...

Diduga Ini Penyebab Terjadinya Tabrakan Beruntun di Jalan Padang Panjang - Bukittinggi

Diduga Ini Penyebab Terjadinya Tabrakan Beruntun di Jalan Padang Panjang - Bukittinggi

TANAH DATAR - Diduga rem blong, truck Tronton nomor polisi BK 9375 BL hantam beberapa kendaraan dan timpa rumah warga...

Waspada Jangan Minum Obat Ini, BBPOM Tarik Peredaran Ranitidin

Waspada Jangan Minum Obat Ini, BBPOM Tarik Peredaran Ranitidin

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media