Tuesday, 15 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

BPJS Kesehatan di Pesisir Selatan Minim Sosialisasi, Masyarakat Mengeluh

Kamis, 10 Oktober 2019 - 02:34:01 WIB - 597
BPJS Kesehatan di Pesisir Selatan Minim Sosialisasi, Masyarakat Mengeluh
Terlihat suasana pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. (Ist)


PESISIR SELATAN -- Masih kurangnya sosialisasi yang harus dilakukan BPJS Kesehatan, membuat masyarakat mengeluh. Pasalnya, seorang warga di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, mengaku dipersulit dalam kepengurusan kepesertaannya.

"Selama ini BPJS sangat kurang dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Karena dilapangan, masyarakat banyak yang belum mengetahui ketentuan BPJS yang sebenarnya," ungkap Pon Baron (38) kepada MinangkabauNews.com, Kamis (10/9/2019).

Menurutnya, seluruh dokumen dan persyaratan telah ia bawa. Kecuali surat kuasa. "Padahal saya sudah berjanji kepada petugas BPJS kesehatan bakal membawa surat kuasa itu besok. Namun, tetap saja tidak bisa melanjutkan pengurusan kepesertaannya," ucap Pon Baron

"Akibat dokumen itu tidak ada terpaksa saya pulang dengan tangan kosong," tambahnya.

Terkait kejadian tersebut, lanjut Pon Baron, ia berharap agar BPJS Kesehatan Cabang Pesisir Selatan terlebih dahulu mensosialisasikan berbagai peraturan atau kebijakan baru kepada masyarakat. Dan salah satu yang dilakukan pihak BPJS adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di tiap-tiap Kecamatan atau Nagari/Desa yang ada di daerah Kabupaten Pesisir Selatan.

"Padahal untuk datang ke Painan saja, saya sudah meninggalkan seluruh pekerjaan rumah. Belum lagi biaya yang dikeluarkan untuk sampai kesini. Saya sebagai warga Sutera sangat kecewa dengan pelayanan BPJS ini, belum lagi warga yang berdomisili di ujung Selatan, yakni Tapan, Lunang, dan Silaut yang menghabiskan waktu sekitar 6 jam lebih untuk datang kesini," katanya.

Sementara itu, Kepala Unit BPJS Kesehatan Cabang Painan, Santi Setiawati menyebutkan, surat kuasa dari calon peserta memang dibutuhkan sehingga yang bersangkutan sadar telah didaftarkan sebagai peserta BPJS.

"Dengan begitu diharapkan yang bersangkutan sadar pula untuk membayar iuran per bulan. Dan hal ini sudah kami sosialisasikan ke nagari-nagari dengan harapan agar diteruskan pada masyarakat," ucapnya.

Terkait surat kuasa, ia mengakui agar hal tersebut guna menghindari adanya praktik pengurusan kepesertaan melalui calo atau oknum yang tidak bertanggung jawab. (Rio)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: metro,painan,pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

447 PNS di Pasaman Barat Terima SK Kenaikan Pangkat, Bupati Pesankan Ini

447 PNS di Pasaman Barat Terima SK Kenaikan Pangkat, Bupati Pesankan Ini

PASAMAN BARAT - Bupati Pasaman Barat H. Yulianto menekankan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar mengutamakan...

HUT ke-6, KPGM Gelar Syukuran dan Santunan kepada Anak Yatim

HUT ke-6, KPGM Gelar Syukuran dan Santunan kepada Anak Yatim

PASAMAN BARAT --Komunitas Perempuan Griya Makmur (KPGM) Pasaman Barat merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-6 pada Ahad,...

Tim Gabungan Polisi dan BNK Kota Bukittinggi Lakukan Tes Urine Pegawai Lapas Kelas IIA Bukittinggi

Tim Gabungan Polisi dan BNK Kota Bukittinggi Lakukan Tes Urine Pegawai Lapas Kelas IIA Bukittinggi

BUKITTINGGI -- Tim gabungan dari Badan Narkotika Kabupaten/Kota (BNK) Bukittinggi dan Polres Bukittinggi melakukan tes...

Kak Seto Meriahkan Acara IMTF 2019 di Pasaman

Kak Seto Meriahkan Acara IMTF 2019 di Pasaman

PASAMAN -- Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si. atau biasa dikenal dengan Kak Seto sang psikolog anak nasional, menjadi...

Sambut Wisatawan, Objek Wisata Pincuran Gadang Agam Direnovasi

Sambut Wisatawan, Objek Wisata Pincuran Gadang Agam Direnovasi

AGAM - Pemerintahan Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Renovasi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media