Tuesday, 15 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

FKPT Sumbar Sosialisasikan Pencegahan Radikalisme, Kaum Perempuan Berpotensi Jadi Agen Perdamaian

Kamis, 10 Oktober 2019 - 14:49:29 WIB - 329
FKPT Sumbar Sosialisasikan Pencegahan Radikalisme, Kaum Perempuan Berpotensi Jadi Agen Perdamaian
Deputi Pencegahan, perlindungan dan deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis (tengah) bersama Asisten Deputi PHP Kementrian Pemberdayaan perempuan Nyimas Aliah dan moderator akademisi UNP


PADANG -- Perempuan memiliki peranan penting dalam upaya mencegah meluasnya paham radikalisme yang bisa menjurus ke arah terorisme. Dalam rumah tangga, peranan perempuan sangat kuat untuk menentukan prilaku anggota keluarganya.

"Jadi, di tangan ibu-ibu dan kaum perempuan lah kunci meluas atau tidak nya paham radikalisme yang membahayakan kesatuan dan kedamaian bangsa ini," kata Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisme Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis ketika berbicara di depan peserta sosialisasi peranan perempuan dalam mencegah radikalisme terorisme di hotel Kyriad Bumiminang, Padang Rabu, (9/10/2019).

Itulah sebabnya, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Barat melaksanakan kegiatan yang seluruh pesertanya adalah perempuan. 105 peserta ini berasal dari berbagai organisasi perempuan di Sumatera Barat.

Terorisme yang dipicu radikalisme adalah kejahatan luar biasa yang merusak keamanan umat manusia di seluruh dunia. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang tak hanya menghilangkan nyawa manusia, tapi juga merusak bangunan milik publik, harta benda dan yang juga tak kalah penting adalah merusak keberagaman, multikulturalisme dan kerukunan antar umat beragama.

"Radikalisme dan teriorisme juga merupakan hal yang potensial merusak kedaulatan satu bangsa, tak ada kata lain kecuali harus dicegah dan diberantas," kata mantan pasukan elit TNI, Kopassus itu.

Karena itu, kata Hendri Paruhuman Lubis, salah satu upaya pencegahan dilakukan dengan dan dari berbagai jalan. Salah satunya adalah dari peranan kaum perempuan. "Tapi harus juga di ingat, bahwa perempuan juga merupakan kelompok yang rawan terpapar paham radikalisme terorisme," ujar Deputi BNPT itu.

Ketua FKPT Sumbar, Dr. Zaim Rais, M.A menyebutkan bahwa ini adalah bagian dari lima kegiatan utama FKPT Sumbar sepanjang tahun 2019. "Kali ini adalah kegiatan bidang perempuan dari lima bidang yang ada di FKPT," kata Zaim Rais.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengakui bahwa saat ini bangsa ini masih terus diganggu oleh aksi-aksi terorisme. "Berbagai cara telah dilakukan Pemerintah baik melalui aparat keamanan dengan pendekatan penindakan maupun melalui tindakan pencegahan, ada hard approach ada soft approach. Sosialisasi tentang bahaya radikalisme dan bahaya terorisme adalah cara soft approach seperti yang dilakukan FKPT ini," kata Nasrul Abit.

Wagub memberi apreasiasi kalau BNPT dan FKPT juga memberi penguatan kepada kaum perempuan agar bisa menjadi agen perdamaian dalam rangka mencegah tumbuh-kembangnya paham radikalisme di Sumatera Barat.

Ia sependapat dengan Deputi Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT bahwa perempuan memiliki potensi untuk ikut serta mencegah meluasnya paham radikalisme itu.

"Di Sumatera Barat, perempuan adalah elemen yang penting dalam struktur sosial masyarakat Minangkabau. Peranan sebagai limpapeh rumah nan gadang adalah peranan sebagai ibu yang mengayomi anak-anaknya. Kata dan pendapat seorang bundo kanduang di Minangkabau sangat didengar oleh anak dan cucunya, BNPT dan FKPT boleh menggunakan potensi ini untuk menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat," kata Wagub Nasrul Abit.

Kabid Media FKPT Sumatera Barat, Eko Yanche Endrie, kepada MinangkabauNew.com, Kamis (10/10/2019) mengatakan, peserta yang mengikuti sosialisasi peranan perempuan dalam mencegah radikalisme terorisme sangat antusias sekali, karena seluruh pesertanya adalah perempuan. "Sebanyak 105 peserta ini berasal dari berbagai organisasi perempuan di Sumatera Barat," ucap Eko Yanche Edrie. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: metro,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Tim Gabungan Polisi dan BNK Kota Bukittinggi Lakukan Tes Urine Pegawai Lapas Kelas IIA Bukittinggi

Tim Gabungan Polisi dan BNK Kota Bukittinggi Lakukan Tes Urine Pegawai Lapas Kelas IIA Bukittinggi

BUKITTINGGI -- Tim gabungan dari Badan Narkotika Kabupaten/Kota (BNK) Bukittinggi dan Polres Bukittinggi melakukan tes...

Dua Wakil Ketua DPRD 50 Kota Ucap Sumpah-Janji,  Wendi Chandra Ungkapkan Terima Kasih ke Ibunda

Dua Wakil Ketua DPRD 50 Kota Ucap Sumpah-Janji, Wendi Chandra Ungkapkan Terima Kasih ke Ibunda

LIMAPULUH KOTA - Dua wakil ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota secara resmi mengikuti pengambilan sumpah dan janji...

Karang Taruna Sungai Pasak Pariaman Manfaatkan Saluran Irigasi Sebagai Tempat Pancing

Karang Taruna Sungai Pasak Pariaman Manfaatkan Saluran Irigasi Sebagai Tempat Pancing

PARIAMAN -- Karang Taruna Desa Sungai Pasak, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat manfaatkan aliran...

Mantan Anggota DPR-RI Ini, Resmi Ikut Penjaringan Balon Kepala Daerah di DPC Demokrat Tanah Datar

Mantan Anggota DPR-RI Ini, Resmi Ikut Penjaringan Balon Kepala Daerah di DPC Demokrat Tanah Datar

TANAH DATAR - Didampingi Teamnya, mantan anggota DPR-RI periode 2014-2019 secara resmi mendaftarkan diri ke DPC Partai...

Sanksi Berat BPJS Menunggu, Ini Kata Anggota DPR RI Saleh Daulay

Sanksi Berat BPJS Menunggu, Ini Kata Anggota DPR RI Saleh Daulay

JAKARTA -- BPJS akan mengeluarkan intruksi presiden mulai tanggal 1 Januari 2020 penunggak BPJS tidak bisa menikmati...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media