Tuesday, 15 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Mentawai

Pencurian di Asrama Lanal Km 09 Tuapejat Mentawai Terungkap, Pelakunya Anak di Bawah Umur

Jumat, 11 Oktober 2019 - 19:11:45 WIB - 714
Pencurian di Asrama Lanal Km 09 Tuapejat Mentawai Terungkap, Pelakunya Anak di Bawah Umur
Personil Reskrim Polres Mentawai lakukan Mediasi terhadap orang tua Pelaku dan Korban.


MENTAWAI - Tiga orang anak di bawah umur diduga melakukan tindakan pencurian di asrama Lanal Km 09 Tuapejat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (24/9/2019) kemarin.

Pelaku yang masih di bahwa umur tersebut yakni AS (13), RI (13), dan AC (14), masing-masing mereka merupakan pelajar di salah satu SMP di Tuapejat, ketiga pelaku adalah warga Desa Goisooinan.

Kasat Reskrim Polres Mentawai, Iptu. Irmon SH, MH mengungkapkan, kronologi kejadian pencurian bermula pada hari Selasa, sekira pukul 17.00 WIB. Pelaku melakukan aksi pencurian di asrama Lanal km. 9, saat itu rumah dalam keadaan kosong, karena ditinggal untuk bekerja di salah satu proyek jembatan yang ada di Pogari.

"Para pelaku melakukan pencurian dengan mengambil 1 unit Laptop merk Lenovo warna hitam, 1 unit Vape (Rokok Elektrik) merk Exceed grip, 1 unit power bank, 1 buah tas ransel merk Bronze, 1 buah jam tangan merk Fossil dan 1 buah jam tangan merk Swiss Army," sebut Irmon kepada MinangkabauNews.com, Jumat (11/10/2019).

Berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/48/K/IX/2019/SPK-A tanggal 24 September 2019 tentang tindak pidana Pencurian, tim Reskrim Polres mentawai melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian di Desa Goisooinan pada hari Rabu, (9/10/2019) sekira Pukul 18.00 WIB, tutur Irmon.

"Team kita berhasil mengamankan ke tiga pelaku pencurian, bersama barang bukti langsung diamankan di mako Polres Kepulauan mentawai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku," terang Irmon.

Kasat Irmon menyebutkan, karena ketiga pelaku masih di bawah umur, maka diupayakan untuk dilakukan mediasi antara korban dan keluarga pelaku pencurian.

"Atas kesepakatan bersama keluarga pelaku dan korban sepakat dilakukan mediasi atau diversi serta membuat surat pernyataan. Sesuai dengan Pasal 6 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, bahwa dalam proses perkara anak, wajib diupayakan diversi," ucap Irmon.

Saat ini ketiga pelaku pencurian tersebut, sudah di kembalikan kepada orang tua masing masing.

"Karena proses perdamaian antara korban dan keluarga pelaku, maka proses hukum tidak bisa berlanjut. Sebaliknya, jika tidak ada perdamaian antara korban dan keluarga kedua pelaku tersebut, maka proses hukum masih tetap berlanjut," kata Irmon.(Tirman)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: mentawai,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Buka Musyawarah Kerja PMI Pasaman 2019/2020, Wakil Bupati Harapkan Ini

Buka Musyawarah Kerja PMI Pasaman 2019/2020, Wakil Bupati Harapkan Ini

PASAMAN - Wakil Bupati Pasaman H. Atos Pratama membuka secara resmi Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI)...

Peduli Terhadap Kebersihan Lingkungan, ASN di Pemkab Pessel Bersihkan Berbagai Fasilitas Umum

Peduli Terhadap Kebersihan Lingkungan, ASN di Pemkab Pessel Bersihkan Berbagai Fasilitas Umum

PESISIR SELATAN -- Sekitar 1000 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan...

Asrama Brimob Padang Panjang Ludes Terbakar

Asrama Brimob Padang Panjang Ludes Terbakar

PADANG PANJANG - Sedikitnya 13 petak rumah di Barak D Asrama Brimobda Polda Sumbar Silaiang Bawah, Kota Padang Panjang,...

Kegiatan MBR PDAM Padang Pariaman 2019 Selesai Tepat Waktu

Kegiatan MBR PDAM Padang Pariaman 2019 Selesai Tepat Waktu

PADANG PARIAMAN -- Pelaksanaan kegiatan dengan penerima manfaat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) PDAM Padang...

Untuk Pertama Kali, Tim Negeri Jiran Ikuti Kompetisi Kejurnas Sepatu Roda di Pariaman

Untuk Pertama Kali, Tim Negeri Jiran Ikuti Kompetisi Kejurnas Sepatu Roda di Pariaman

PARIAMAN -- Kota Pariaman kembali terpilih menjadi tempat di gelarnya acara lomba sepatu roda dan kali ini dalam rangka...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media