Friday, 07 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Kreatif, Pasutri di Bukittinggi Daur Ulang Rongsokan Tembaga Menjadi Aksesoris

Jumat, 11 Oktober 2019 - 20:32:45 WIB - 1338
Kreatif, Pasutri di Bukittinggi Daur Ulang Rongsokan Tembaga Menjadi Aksesoris
Jafril dan Ernawati, pasangan suami istri pengrajin aksesoris bahan baku daur ulang tembaga menjadi aksesoris di Bukitinggi (Ist)


BUKITTINGGI -- Pasangan suami isteri, Jafril sutan Bandaro usia 60 tahun dan Ernawati usia 54 tahun, pengrajin pembuat aksesoris dari bahan baku daur ulang tembaga, seperti kalung, mahkota, gelang, bros dan lainnya yang menempati rumah terpelosok di daerah Gurun Panjang Kelurahan Pakan Kurai Kecamatan Guguak Panjang Kota Bukittinggi.

Jafril, ditemui Portal Berita MinangkabauNews.com, Jumat (11/10/2019) menjelaskan bahwa usaha membuat aksesoris dari bahan tembaga ini dimulai tahun 1981, bahan bakunya didapat dari penampungan bahan rongsokan besi dibelinya per kilogram seharga Rp80,000.- dari bahan rongsokan ini didaur ulang sehingga menghasilkan aksesoris yang dipakai penganten maupun sanggar-sanggar tari.

Hasil kerajinan Jafril sutan Bandaro dan Ernawati dipasarkan ke Kota Padang dan Kota Bukittinggi sendiri, dari hasil penjualan kerajinan tersebut, Alhamdulillah dapat menghidupkan keluarga berekonomi lemah dengan 6 orang anak, 2 orang anak masih sekolah. Dan rumah yang kurang layak ini disinggahi ketua TP PKK Bukittinggi Yesi Endriani Ramlan Nurmatias guna melihat dari dekat pembuatan dan hasil kerajinan Jafril sutan Bandaro dan Ernawati.

Tempat mengerjakan kerajinan aksesoris dari bahan baku tembaga sudah dikatakan tidak layak, karena atap rumahnya banyak yang bocor. Alhamdulillah Jafril sutan Bandaro dan Ernawati mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kota Bukittinggi untuk memperbaiki bagian belakang rumahnya yang juga sebagai tempat mengerjakan kerajinannya.

"Harapan kedepannya agar Pemerintah Kota Bukittinggi kiranya dapat membantu mesin penggiling tembaga untuk tidak diketok lagi tembaga ini," harap Jafril.

Sementara itu Ernawati menjelaskan betapa susahnya untuk mendapatkan modal guna membeli bahan baku tembaga, kesulitannya dari bahan baku, kadangkala ada dan kadangkala tidak yang dibeli dari barang penjual rongsokan, sehingga membeli bahan baku yang baru dengan harga yang sangat mahal jadi tidak seberapa mendapat laba.

Bahan baku tembaga yang akan di daur ulang menjadi aksesoris sebanyak 3 hingga 4 kilogram, dengan berjibaku mencari uang guna membeli bahan baku tersebut, dengan menjual gorengan yang diletakkan di warung-warung, dan ada juga yang memberikan pinjaman dari pemesan guna dibuat kerajinan aksesoris tembaga.

"Bersyukur hasil kerajinan aksesoris bahan baku tembaga akan dibantu pembelinya dari yang berminat," ucap Ernawati.

Sedangkan Lurah pakan Kurai Tomi Hidayat mengatakan sangat membanggakan di daerah Pakan Kurai ini ada pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian kreatif, adanya pengrajin aksesoris dari bahan baku tembaga ini perlu ditingkatkan lagi. Dengan jalan mempromosikan pada acara pameran-pameran maupun melalui publikasi di media agar dapat diketahui.

"Di Kelurahan Pakan Kurai banyak produk-produk yang dihasilkan warga dan pula banyak warga yang dapat diperdayakan perekonomiannya melalui kepandaian maupun keahlian, seperti pengrajin aksesoris daur ulang bahan baku tembaga. Pada prinsipnya Lurah Pakan Kurai mendorong warganya untuk berkreatif dalam hasil kerajinan guna meningkatkan taraf kehidupan yang layak," pungkas Tomi Hidayat. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: agam,bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Hari ke-13 Operasi Patuh Singgalang, Satlantas Poles Pasaman Sudah Keluarkan 307 Surat Tilang

Hari ke-13 Operasi Patuh Singgalang, Satlantas Poles Pasaman Sudah Keluarkan 307 Surat Tilang

PASAMAN - Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasaman mengeluarkan 307 surat tilang kepada pengemudi...

Sumbar Hari Ini Terkonfirmasi 14 Positif Covid-19

Sumbar Hari Ini Terkonfirmasi 14 Positif Covid-19

PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumbar mengumumkan 14 tambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif...

Opini: Pembelajaran dari Peristiwa Demonstrasi Mahasiswa UNAS

Opini: Pembelajaran dari Peristiwa Demonstrasi Mahasiswa UNAS

Oleh : Fachri Rahmad Aulia Munculnya peristiwa drop out (DO) dan sanksi skorsing yang dilakukan oleh Pihak Kampus...

Berharap Kejayaan Masa Lalu, STAI SNI Jalin MoU Dengan Pemkab Solok

Berharap Kejayaan Masa Lalu, STAI SNI Jalin MoU Dengan Pemkab Solok

...

Disduk Capil Bengkalis Siap Beri Layanan Terbaik di Masa Pandemi

Disduk Capil Bengkalis Siap Beri Layanan Terbaik di Masa Pandemi

DURIKepala UPT Disdukcapil Mandau, Irdawati mengatakan, pihaknya seoptimal mungkin akan memberikan pelayanan terbaik...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu