Wednesday, 15 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Kabut Asap Makin Berbahaya, Pemko Solok Liburkan Peserta Didik

Rabu, 16 Oktober 2019 - 22:43:48 WIB - 542
Kabut Asap Makin Berbahaya, Pemko Solok Liburkan Peserta Didik
Ilustrasi kabut asap.


SOLOK - Kabut asap di Solok dianggap berbahaya pada kesehatan masyarakat, pemerintah Kota Solok memilih meliburkan siswanya. Diliburkannya siswa ini setelah melalui koordinasi dengan instansi terkait dan asap karhutla dinilai sudah diambang batas kesehatan, dimana jarak pandang sudah semakin dekat, sekitar 300 meter.

Dari pantauan di lapangan, asap karhutla sudah berbau, napas sesak walau hanya sebentar berada diluar, mata terasa perih, dan tenggorokan sudah mulai sakit.

Diliburkannya siswa ini terhitung tanggal 17 - 19 Oktober 2019 dan kembali sekolah pada tanggal 21 Oktober 2019. Tapi jika kondisi udara masih gelap dan pekat, sekolah kembali diliburkan dan siswa diharusnya belajar dirumah.

Dr. Ambun Kadri, Kadis Kesehatan Kota Solok, Rabu (16/10), dihubungi minangkabaunews.com membenarkan telah dikeluarkan edaran terkait kondisi udara di Kota Solok. Dan ditindaklanjuti oleh Walikota Solok dengan mengeluarkan surat pemberitahuan kepada sekolah, PAUD, TK, RA, SD, MIN, SMP, MTsN, SMA, MAN, meliburkan siswanya sampai asap karhutla berkurang.

Selain itu, Ambun juga memerintahkan pusat-pusat kesehatan masyarakat untuk melakukan sosialisasi terkait akibat asap karhutla. Membagikan masker dan menyiagakan puskesmas untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang terkena ISPA atau sakit tenggorokan lainnya.

"Kita menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar rumah jika tidak diperlukan. Jika beraktivitas diluar rumah sebaiknya gunakan masker. Dan jika sakit segera berobat ke puskesmas terdekat atau klinik kesehatan lainnya," himbaunya. (Kar)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: kesehatan,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kreatif saat Pandemi Covid-19, Legislator Muharlion Budidaya Tanaman Hidroponik

Kreatif saat Pandemi Covid-19, Legislator Muharlion Budidaya Tanaman Hidroponik

PADANG -- Berbagai cara untuk mengisi kesibukan di rumah selama masa pandemi covid-19. Seperti yang dilakukan Ketua...

UPDATE Covid-19 4 Juli: Tambah Dua Orang di Sumbar Total 762 Kasus

UPDATE Covid-19 4 Juli: Tambah Dua Orang di Sumbar Total 762 Kasus

PADANG -- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar hari ini (4/7/2020) melaporkan adanya...

Terungkap, Inilah Klub Tujuan Messi Setelah Hengkang dari Barcelona

Terungkap, Inilah Klub Tujuan Messi Setelah Hengkang dari Barcelona

BOLA - Ancaman hengkangnya Lionel Messi dari Barcelona begitu nyata. Itu setelah proses negosiasi kontrak Messi dengan...

Siap-siap, Berikut Daftar Pesawat Tempur Canggih yang Mau Dibeli Indonesia

Siap-siap, Berikut Daftar Pesawat Tempur Canggih yang Mau Dibeli Indonesia

NASIONAL - Indonesia bakal kembali membeli sejumlah pesawat buatan luar negeri. Selain untuk merespons situasi global,...

Empat Kab/Kota di Sumbar Terapkan Belajar Tatap Muka

Empat Kab/Kota di Sumbar Terapkan Belajar Tatap Muka

PADANG -- Pandemi virus corona (Covid-19) masih berdampak di berbagai sektor, salah satunya pendidikan. Lebih dari...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu