Thursday, 21 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Mentawai

Bangunan Rumah Sakit Pratama Mentawai Diduga Tidak Terurus, Ini Penjelasan Kepala Dinkes

Rabu, 16 Oktober 2019 - 23:11:20 WIB - 771
Bangunan Rumah Sakit Pratama Mentawai Diduga Tidak Terurus, Ini Penjelasan Kepala Dinkes
Gedung bangunan rumah sakit pratama yang berada di Maileppet Kecamatan Siberut Selatan menunggu difungsikan.


MENTAWAI - Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Maileppet Kecamatan Siberut Selatan butuh perhatian, yang mana pembangunan gedung diperkirakan menelan dana miliaran rupiah tersebut saat ini tak terurus, gedung bangunan yang begitu besar tersebut terkendala pembangunannya sejak tahun 2017 dari dana APBN Pusat, namun hingga saat ini pembangunan lama belum selesai.

Pantauan Minangkabaunews.com di lapangan bangunan sejak tahun 2017 lalu nampak tak terurus, kaca dan pintu hampir sebagiannya entah siapa yang merusaknya, dan lebih fatalnya lagi bangunan lama sudah ditumbuhi banyak rumput di sekeliling dan berada pada puncak gunung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Lahmuddin Siregar mengatakan, pembangunan rumah sakit pratama yang sudah dilakukan pembangunanya sejak tahun 2017, tahun ini ada pembangunan lanjutan tetap berlanjut untuk melengkapi ruangan-ruangan yang belum lengkap pada pembangunan pertama.

"Tahun ini sedang dilakukan pembangunan lanjutan, dengan dana dari APBD sekitar Rp 2,3 miliar, pekerjaannya sudah dalam tahap pembangunan yang dikerjakan sejak 16 Juli hingga Desember," sebut Lamuddin kepada Minangkabaunews.com di ruang kerjanya, Rabu (16/10/2019).

Dia menyebutkan, pembangunan Puskesmas Pratama diperkirakan akan selesai pada tahun 2020, termasuk ketersedian Alat Kesehatan (Alkes) untuk ke lengkapan bangunan baru tersebut akan disediakan, dan menunggu pembangunan itu selesai.

Pihaknya juga sudah menyediakan petugas Satpam untuk menjaga bangunan yang ada, agar tidak dirusak warga.

"Terkait keberadaan Rumah Sakit yang berada di puncak gunung, pihak Dinkes mengatakan, posisi pembangunan rumah sakit sudah sangat tepat, karena letaknya berada di ketinggian. Sehingga aman dari jangkauan Tsunami, bilah terjadi gempa bangunan tersebut sudah berada di ketinggian," ujarnya.

Dia berharap pembangunan akan selesai pada tahun 2020, dan tahun selanjutnya akan difungsikan agar pelayanan kepada masyarakat semakin lebih baik, karena tidak mungkin masyarakat Siberut mesti jauh jauh ke RSUD Tuapejat kalau Rumah Sakit di Siberut sudah aktif berjalan. (Tirman)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: kesehatan,mentawai,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Sempat Dilaporkan Hilang, Anwar Warga Bonjol Pasaman Akhirnya Ditemukan Selamat

Sempat Dilaporkan Hilang, Anwar Warga Bonjol Pasaman Akhirnya Ditemukan Selamat

PASAMAN - Anwar alias Duan (62), Warga Kampung Chaniago Nagari Ganggo Hilia Kecamatan Bonjol yang dikabarkan hilang...

Polemik Pelarangan Cadar oleh Menteri Agama, Begini Respon Ustadz Abdul Somad

Polemik Pelarangan Cadar oleh Menteri Agama, Begini Respon Ustadz Abdul Somad

NASIONAL - Pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi terkait niatnya mengkaji penggunaan niqab atau cadar bagi wanita yang...

Saat Kunjungi Kota Pariaman, Kepala BNPB Tinjau Tumbuhan Ini

Saat Kunjungi Kota Pariaman, Kepala BNPB Tinjau Tumbuhan Ini

PARIAMAN - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, mengunjungi tempat tumbuhnya...

Polisi Pessel Ringkus Empat Tersangka Curanmor di Dua Lokasi Berbeda

Polisi Pessel Ringkus Empat Tersangka Curanmor di Dua Lokasi Berbeda

PESISIR SELATAN -- Jajaran Reskrim Polsek Lengayang berhasil meringkus empat orang pelaku Curanmor di dua lokasi...

Diduga Hilang Kendali, Truk CPO Terbalik di Bukit Pulai Pessel

Diduga Hilang Kendali, Truk CPO Terbalik di Bukit Pulai Pessel

PESISIR SELATAN -- Satu unit truk tangki bermuatan Crude Palm Oil (CPO) dengan nomor polisi (Nopol) BA 8414 AU terbalik...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media