Wednesday, 15 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Mentawai

Bangunan Rumah Sakit Pratama Mentawai Diduga Tidak Terurus, Ini Penjelasan Kepala Dinkes

Rabu, 16 Oktober 2019 - 23:11:20 WIB - 1436
Bangunan Rumah Sakit Pratama Mentawai Diduga Tidak Terurus, Ini Penjelasan Kepala Dinkes
Gedung bangunan rumah sakit pratama yang berada di Maileppet Kecamatan Siberut Selatan menunggu difungsikan.


MENTAWAI - Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Maileppet Kecamatan Siberut Selatan butuh perhatian, yang mana pembangunan gedung diperkirakan menelan dana miliaran rupiah tersebut saat ini tak terurus, gedung bangunan yang begitu besar tersebut terkendala pembangunannya sejak tahun 2017 dari dana APBN Pusat, namun hingga saat ini pembangunan lama belum selesai.

Pantauan Minangkabaunews.com di lapangan bangunan sejak tahun 2017 lalu nampak tak terurus, kaca dan pintu hampir sebagiannya entah siapa yang merusaknya, dan lebih fatalnya lagi bangunan lama sudah ditumbuhi banyak rumput di sekeliling dan berada pada puncak gunung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Lahmuddin Siregar mengatakan, pembangunan rumah sakit pratama yang sudah dilakukan pembangunanya sejak tahun 2017, tahun ini ada pembangunan lanjutan tetap berlanjut untuk melengkapi ruangan-ruangan yang belum lengkap pada pembangunan pertama.

"Tahun ini sedang dilakukan pembangunan lanjutan, dengan dana dari APBD sekitar Rp 2,3 miliar, pekerjaannya sudah dalam tahap pembangunan yang dikerjakan sejak 16 Juli hingga Desember," sebut Lamuddin kepada Minangkabaunews.com di ruang kerjanya, Rabu (16/10/2019).

Dia menyebutkan, pembangunan Puskesmas Pratama diperkirakan akan selesai pada tahun 2020, termasuk ketersedian Alat Kesehatan (Alkes) untuk ke lengkapan bangunan baru tersebut akan disediakan, dan menunggu pembangunan itu selesai.

Pihaknya juga sudah menyediakan petugas Satpam untuk menjaga bangunan yang ada, agar tidak dirusak warga.

"Terkait keberadaan Rumah Sakit yang berada di puncak gunung, pihak Dinkes mengatakan, posisi pembangunan rumah sakit sudah sangat tepat, karena letaknya berada di ketinggian. Sehingga aman dari jangkauan Tsunami, bilah terjadi gempa bangunan tersebut sudah berada di ketinggian," ujarnya.

Dia berharap pembangunan akan selesai pada tahun 2020, dan tahun selanjutnya akan difungsikan agar pelayanan kepada masyarakat semakin lebih baik, karena tidak mungkin masyarakat Siberut mesti jauh jauh ke RSUD Tuapejat kalau Rumah Sakit di Siberut sudah aktif berjalan. (Tirman)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: kesehatan,mentawai,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pemko Solok Belum Terapkan Sekolah Tatap Muka, Ini Alasannya

Pemko Solok Belum Terapkan Sekolah Tatap Muka, Ini Alasannya

KOTA SOLOK -- Peningkatan positif virus covid-19 di Kota Solok makin mengaburkan kemungkinan dilakukanya proses belajar...

Maling Gondol Duit BOS Rp 40 Juta di Pariaman

Maling Gondol Duit BOS Rp 40 Juta di Pariaman

PARIAMAN -- Kepala Sekolah SMP N1 Kampung Dalam Yurnalis terpaksa menelan pil pahit akibat uang Bantuan Operasional...

Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI, Pemda Solsel MoU Dengan ATR/BPN

Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI, Pemda Solsel MoU Dengan ATR/BPN

SOLOK SELATAN - Menindaklanjuti hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI beberapa waktu lalu. Pemerintah ...

Ratusan Ojol Kepung Balaikota Padang, Ada Apa?

Ratusan Ojol Kepung Balaikota Padang, Ada Apa?

PADANG -- Ratusan ojek online menggelar aksi demo di depan Kantor Balaikota Padang, Senin (6/7/2020). Para pendemo...

Mutasi Kembali Bergulir Untuk Eselon III dan IV Pemko Sawahlunto, Ini Pesan Walikota Deri Asta

Mutasi Kembali Bergulir Untuk Eselon III dan IV Pemko Sawahlunto, Ini Pesan Walikota Deri Asta

SAWAHLUNTO -- Gerbong mutasi di jajaran Pemko Sawahlunto, Sumbar kembali bergerak. Wali Kota Deri Asta melantik eselon...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu