Wednesday, 13 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Bukittinggi

Kecerdasan Majemuk Terhadap Anak Usia Dini

Jumat, 18 Oktober 2019 - 23:59:02 WIB - 512
Kecerdasan Majemuk Terhadap Anak Usia Dini
Emmalia psikolog tamatan perguruan tinggi Wisnuwardana Kota Malang Jawa Timur sedang memaparkan keterangannya


BUKITTINGGI -- Pengasuhan terhadap anak usia dini seharusnya semua pihak terutama orangtua di rumah dan tidak mengandalkan guru pengajar di sekolah saja, maka orangtua di rumah secara berkesinambungan bekerjasama dengan pihak sekolah melakukan suatu upaya-upaya peningkatan kapasitas pengetahuan, bagaimana mengembangkan anak ini sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Demikian dijelaskan Emmalia psikolog tamatan perguruan tinggi Wisnu Wardana Kota Malang Jawa Timur kepada MinangkabauNews, Jumat (18/10/2019) saat acara parenting di Taman Kanak-kanak Tahfidz Shohwatuna jalan Kubu tapi simpang Pakan Ladang Tiga Belas Kelurahan Kubu Tanjung Kecamatan ABTB.

Selanjutnya disampaikan Emmalia, dengan adanya peningkatan kapasitas pengetahuan, jadi anak lebih fokus dan tidak banyak waktu luang terbuang di rumah, artinya jika tidak waktu luang terbuang di rumah, si anak tidak mencari kesibukan lain yang tidak bisa terkontrol oleh orangtua. Kini banyak kasus-kasus yang marak terhadap anak-anak yang akhirnya orangtua yang disibukannya.

"Ini adalah salah satu upaya tindakan preventif yang harus dilakukan semua pihak, dan Alhamdulillah hari ini dilakukan oleh yayasan Taman Kanak-kanak Tahfidz Shohwatuna secara independent melakukan pembinaan-pembinaan pada orangtua wali murid," ujar Emmalia.

Adapun tema yang dipaparkan Emmalia adalah tentang kecerdasan majemuk, bagaimana anak tidak dapat dipaksanakan pada satu kecerdasan saja, karena anak sudah diciptakan Allah dengan fitrahnya memiliki potensi masing-masing. Minimal kegiatan parenting ini dilakukan satu semester harus ada komunikasi, saat menerima rapor, sehingga orangtua dapat mengetahui perkembangan anaknya dan pihak sekolah pun tau bagaimana anak di rumah cara belajarnya. Jadi tidak putus komunikasi orangtua dengan pihak sekolah.

Sebagai Kepala seksi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan juga aktif di Pusat Pelayan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak kantor dinas P3APPKB Kota Bukittinggi, Emmalia menjelaskan tentang adanya anak-anak yang kini memainkan handphone android atau laptop melalui jaringan internet, menurut penelitian memang tidak bagus digunakan.

Anak usia 0 hingga 2 tahun sebisa mungkin tidak terpapar dengan handphone android, laptop, televisi, itu semuanya menimbulkan sinar radiasi yang berbahaya untuk otaknya dan akan mempengaruhi daya pikir si anak.

"Kemungkinan yang terjadi kini adanya revolusi industry, orangtua sibuk dan anak asik bermain handphone android," ucap Emmalia.

Sementara itu kepala sekolah Taman Kanak-kanak Tahfidz Shohwatuna, Wahyuni menjelaskan parenting ini sangat penting, anak-anak usia dini, perlu adanya pemahaman terhadap orangtua supaya anak-anak bisa lebih terkontrol terlebih di rumah.

Parenting di sekolah ini, lanjut wahyuni diadakan dua bulan sekali, tapi tidak tertutup kemungkinan jika waktunya mendesak diadakan dua kali dalam enam bulan. Memang sengaja yang diundang untuk menghadiri parenting di sekolah, adalah wali murid, apakah itu ibu atau bapaknya. Tapi dibalik itu kebanyakan yang hadir ibu si anak dibandingkan bapaknya, mungkin bapak si anak kesibukan pada pekerjaannya, jadi yang hadir pada acara parenting ini mayoritas ibu-ibu, pungkas Wahyuni. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: bukittinggi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Duel Dua Angkot di Padang Hingga Tabrakan, 3 Penumpang Shok dan Satu Penumpang Luka Ringan

Duel Dua Angkot di Padang Hingga Tabrakan, 3 Penumpang Shok dan Satu Penumpang Luka Ringan

PADANG -- Angkot orange jurusan lubuk buaya-pasar raya plat BA 1193 tabrakan dengan angkot jurusan Siteba-Pasar...

Tingkatkan Pengetahuan Agama, Pemko Padang Panjang Gelar Acara Muzakarah Ulama

Tingkatkan Pengetahuan Agama, Pemko Padang Panjang Gelar Acara Muzakarah Ulama

PADANG PANJANG -- Dengan tema "kita tingkatkan pengetahuan dan pengamalan agama masyarakat Padang Panjang"....

Hadapi Pilkada 2020, Bawaslu Sumbar Gelar Workshop Eksaminasi Undang-undang Pilkada

Hadapi Pilkada 2020, Bawaslu Sumbar Gelar Workshop Eksaminasi Undang-undang Pilkada

PADANG -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) Provinsi Sumbar menggelar workshop eksaminasi Undang-undang (UU) Pemilu dan...

TdS 2019: Jesse Ewart Pertahankan Yellow Jersey di Etape 2 Pasaman-Bukittinggi

TdS 2019: Jesse Ewart Pertahankan Yellow Jersey di Etape 2 Pasaman-Bukittinggi

BUKITTINGGI -- Kegiatan tahunan Tour de Singkarak (TdS) kini memasuki yang ke 11 di tahun 2019, Kota Bukittinggi pada...

Insiden Tenggelamnya Kapal Wisata, Polisi Periksa Pihak Dinpar Hub Pariaman

Insiden Tenggelamnya Kapal Wisata, Polisi Periksa Pihak Dinpar Hub Pariaman

PARIAMAN -- Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan mengatakan, untuk kasus tenggelamnya kapal di perairan Pulau Angsoo...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media