Saturday, 14 Dec 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Kemensos RI Beri Santunan Rp135 Juta Ahli Waris Korban Kerusuhan Wamena Asal Pessel

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 20:10:07 WIB - 1002
Kemensos RI Beri Santunan Rp135 Juta Ahli Waris Korban Kerusuhan Wamena Asal Pessel
Ahli waris korban rusuh wamena asal pessel dapat santunan dari kemesos RI (Ist)


PESISIR SELATAN -- Sembilan orang korban meninggal akibat kerusuhan Wamena, Papua yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan mendapat santunan sebesar Rp 135 juta dari Kementerian Sosial RI, Jumat (18/10/2019).

Santunan tersebut diserahkan oleh Kasubdit Pencegahan Direktorat Perlindungan Sosial Kemensos, Helmi Dt Rangkayo Mulia, serta dihadiri Bupati Hendrajoni, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak dan sejumlah kepala dinas serta ke sembilan ahli waris korban Wamena tersebut.

Masing-masing korban yang meninggal mendapatkan santunan dari Kemensos Rp15 juta.

Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kemensos telah membantu warga Pesisir Selatan yang menjadi korban di Wamena.

"Kita sangat berterima kasih banyak kepada pihak Kemensos telah membantu meringankan beban keluarga korban yang berasal dari Pessel," ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Pencegahan Direktorat Perlindungan Sosial Kemensos RI, Helmi Dt Rangkayo Mulia, mengatakan, selain bantuan untuk korban meninggal, pihaknya juga akan memberikan bantuan kepada perantau minang yang menjadi korban rusuh Wamena.

"Bagi korban yang selamat dan saat ini telah kembali ke kampung halamannya masing-masing, Kemensos juga bakal memberikan bantuan berupa modal usaha," kata dia.

Ia mengatakan, bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk modal usaha, sebesar Rp 5 juta perkeluarga.

"Jadi, satu keluarga korban yang tergabung dalam satu kartu keluarga, bakal menerima bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta," ucapnya.

Selain itu, Kemensos juga akan mengganti bangunan milik perantau yang hangus terbakar dan rusak akibat kerusuhan Wamena.

Disebutkannya, bangunan yang diganti hanya masuk dalam pendataan Rekonstruksi Bangunan Rusak (RBR).

"Untuk penggantian pembangunan rumah ruko dan bangunan lainnya. Korban harus terdata RBR yang dilakukan pihak PUPR. Jikat tidak, kami tidak akan bisa memberikan ganti ruginya," tutupnya. (Rio)

Loading...
Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: painan,pesisir-selatan

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Sambut HNN 2019, Pariaman Gelar Green Festival

Sambut HNN 2019, Pariaman Gelar Green Festival

PARIAMAN -- Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Pariaman mengadakan Green Festival dengan kegiatan pemilihan duta hijau...

Asyik Berjudi, Sembilan Warga Salayo Diciduk Polisi

Asyik Berjudi, Sembilan Warga Salayo Diciduk Polisi

SOLOK -- Asyik bermain judi jenis remi dan koa, sembilan warga Jorong Padang Kunyik Nagari Salayo, Kecamatan Kubung...

BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi Teken Perjanjian Kerjasama dengan PMPTSP Padang Panjang

BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi Teken Perjanjian Kerjasama dengan PMPTSP Padang Panjang

PADANG PANJANG -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi menyepakati perjanjian...

500 Botol Tumbler Dibagikan Secara Gratis saat Aksi Pilah Sampah di Pariaman

500 Botol Tumbler Dibagikan Secara Gratis saat Aksi Pilah Sampah di Pariaman

PARIAMAN - Aksi pilah sampah di Kota Pariaman secara resmi dihadiri dan dibuka langsung oleh Direktur Direktorat...

Dalam Kesaksiannya, Safriwidi Sebut Terumbu Karang Di Lokasi Terdakwa Sudah Mati

Dalam Kesaksiannya, Safriwidi Sebut Terumbu Karang Di Lokasi Terdakwa Sudah Mati

PESISIR SELATAN -- Sidang lanjutan perkara pengrusakan Mangrove di Kawasan Objek Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media