Tuesday, 22 Sep 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Kemensos RI Beri Santunan Rp135 Juta Ahli Waris Korban Kerusuhan Wamena Asal Pessel

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 20:10:07 WIB - 1113
Kemensos RI Beri Santunan Rp135 Juta Ahli Waris Korban Kerusuhan Wamena Asal Pessel
Ahli waris korban rusuh wamena asal pessel dapat santunan dari kemesos RI (Ist)


PESISIR SELATAN -- Sembilan orang korban meninggal akibat kerusuhan Wamena, Papua yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan mendapat santunan sebesar Rp 135 juta dari Kementerian Sosial RI, Jumat (18/10/2019).

Santunan tersebut diserahkan oleh Kasubdit Pencegahan Direktorat Perlindungan Sosial Kemensos, Helmi Dt Rangkayo Mulia, serta dihadiri Bupati Hendrajoni, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak dan sejumlah kepala dinas serta ke sembilan ahli waris korban Wamena tersebut.

Masing-masing korban yang meninggal mendapatkan santunan dari Kemensos Rp15 juta.

Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kemensos telah membantu warga Pesisir Selatan yang menjadi korban di Wamena.

"Kita sangat berterima kasih banyak kepada pihak Kemensos telah membantu meringankan beban keluarga korban yang berasal dari Pessel," ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Pencegahan Direktorat Perlindungan Sosial Kemensos RI, Helmi Dt Rangkayo Mulia, mengatakan, selain bantuan untuk korban meninggal, pihaknya juga akan memberikan bantuan kepada perantau minang yang menjadi korban rusuh Wamena.

"Bagi korban yang selamat dan saat ini telah kembali ke kampung halamannya masing-masing, Kemensos juga bakal memberikan bantuan berupa modal usaha," kata dia.

Ia mengatakan, bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk modal usaha, sebesar Rp 5 juta perkeluarga.

"Jadi, satu keluarga korban yang tergabung dalam satu kartu keluarga, bakal menerima bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta," ucapnya.

Selain itu, Kemensos juga akan mengganti bangunan milik perantau yang hangus terbakar dan rusak akibat kerusuhan Wamena.

Disebutkannya, bangunan yang diganti hanya masuk dalam pendataan Rekonstruksi Bangunan Rusak (RBR).

"Untuk penggantian pembangunan rumah ruko dan bangunan lainnya. Korban harus terdata RBR yang dilakukan pihak PUPR. Jikat tidak, kami tidak akan bisa memberikan ganti ruginya," tutupnya. (Rio)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: painan,pesisir-selatan

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Dinas Pangan Sumbar Dorong Budidaya Perikanan untuk Bisa Surfive di Masa Pandemi

Dinas Pangan Sumbar Dorong Budidaya Perikanan untuk Bisa Surfive di Masa Pandemi

PADANG -- Kadis Pangan Sumbar Efendi menyatakan, budi daya perikanan dapat menjadi salah satu alternatif menjaga...

HUT ke-22, BMPN Pauh IX Gelar Fun Bike

HUT ke-22, BMPN Pauh IX Gelar Fun Bike

PADANG -- Menyambut HUT BMPN Pauh IX Kuranji Ke-22 Tahun, BMPN menggelar Fun Bike dengan unit motor dan sepeda serta...

Siap-siap Menuju Orange, Kembali Ditemukan 10 Orang Lagi Positif Covid-19 di Kabupaten Solok

Siap-siap Menuju Orange, Kembali Ditemukan 10 Orang Lagi Positif Covid-19 di Kabupaten Solok

KABUPATEN SOLOK - Sepertinya, masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok harus siap-siap menuju orange. Pasalnya...

Hari Ini Tidak Pakai Masker Didenda 100 Ribu Rupiah

Hari Ini Tidak Pakai Masker Didenda 100 Ribu Rupiah

PADANG - Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan seluruh masyarakat harus menggunakan masker ketika terpaksa...

Bikin Malu, China Blak-blakan Tolak Seafod Indonesia Gegara Ada Virus Corona

Bikin Malu, China Blak-blakan Tolak Seafod Indonesia Gegara Ada Virus Corona

NASIONAL - Pemerintah China melarang beberapa perusahaan eksportir makanan laut dari Indonesia setelah ditemukan...


KOMENTAR ANDA