Sunday, 12 Jul 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Yurnaldi Kritisi Kosa Kata Jurnalis Kota Solok

Senin, 21 Oktober 2019 - 15:59:47 WIB - 497
Yurnaldi Kritisi Kosa Kata Jurnalis Kota Solok
Yurnaldi dipandu kabag humas dan protokoler setr. Kota Solok, Nurzal Gustim, memberikan pelatihan pada wartawan Kota Solok (Ist)


SOLOK -- Yurnaldi, columnis, budayawan, dan penulis ulung dari Propinsi Sumatera Barat dan telah melahirkan puluhan tulisan, baik yang dimuat di koran nasional, seperti Kompas dan lainnya. Maupun yang diterbitkan dalam bentuk tulisan, atau di media lokal, mengkritisi setiap ejaan dan kosa kata yang lahir dari tulisan jurnalis Kota Solok.

Kritikan ini, Senin (21/10/2019), dilakukan saat kegiatan bintek Jurnalistik untuk persiapan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tanggal 24 - 25 Oktober 2019 dan Observasi Lapangan (OL) tanggal 4 November 2019 ke Dewan Pers Jakarta dan Bandung.

Dengan dipandu Kabag Humas dan Protokoler Sekretaris Daerah Kota Solok, Nurzal Gustim, mengungkapkan, sebelumnya para wartawan diharuskan menulis sebuah feature untuk kemudian dianalisa dan dibaca satu persatu oleh Yurnaldi.

Dari tulisan ini, ciri khas seorang penulis langsung muncul dari Yurnaldi. Satu demi satu, kalimat per kalimat, ejaan demi ejaan, bahkan setiap istilah yang digunakan dikupas habis oleh watawan utama ini.

Penggabungan sebuah kalimat, penempatan titik dan koma, keterkaitan tulisan dengan judul, pemberian judul, dan daya tarik dari sebuah tulisan banyak mendapat kritikan dari seorang Yurnaldi.

Yurnaldi menekankan wartawan harus belajar dan belajar, bahkan ketika menggunakan bahasa Indonesia sebaiknya bukalah kamus Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), atau membuka google.

Tapi, walaupun dikrtik habis, plus kepiawaian Gustim dalam memandu, suasana dalam bintek cukup hidup dan penuh persaudaraan.

"Wartawan bukan sekedar mengetik maupun menulis tapi juga harus mampu mengedit setiap tulisan yang akan dilahirkan. Sehingga tulisan yang lahir mempunyai daya tarik bagi masyarakat dan untuk online kunjungan bakal bertambah," pesannya.

"Kalimat, kosa kata, ejaan, istilah, bahkan kejadian aslinya agar tidak terjadi kesalahan dalam penerbitannya," tambahnya.(Kar)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: kota-solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kim Jong-un Klaim Negaranya Korut Secara Gemilang Atasi COVID-19, Bagamana Carannya?

Kim Jong-un Klaim Negaranya Korut Secara Gemilang Atasi COVID-19, Bagamana Carannya?

INTERNASIONAL - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, memuji "keberhasilan gemilang" negaranya dalam mengatasi...

Jokowi Ingatkan Polri Waspada Ancaman Keamanan, Ada Apa?

Jokowi Ingatkan Polri Waspada Ancaman Keamanan, Ada Apa?

NASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Polri untuk waspadai ancaman stabilitas keamanan dalam negeri,...

UPDATE 10 Juli: Tambah Satu Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Solok

UPDATE 10 Juli: Tambah Satu Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Solok

KABUPATEN SOLOK -- Humas Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok Sofiyar Syam, Jumat (10/7) mengatakan...

HANI Tahun 2020, Kejari Padang Panjang Musnahkan Narkoba

HANI Tahun 2020, Kejari Padang Panjang Musnahkan Narkoba

PADANG PANJANG -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Padang Panjang memusnahkan barang bukti Narkotika dalam rangka...

Sampaikan Aspirasi, PWI Bukittinggi Temui DPRD

Sampaikan Aspirasi, PWI Bukittinggi Temui DPRD

BUKITTINGGI -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu