Saturday, 23 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Yurnaldi Kritisi Kosa Kata Jurnalis Kota Solok

Senin, 21 Oktober 2019 - 15:59:47 WIB - 405
Yurnaldi Kritisi Kosa Kata Jurnalis Kota Solok
Yurnaldi dipandu kabag humas dan protokoler setr. Kota Solok, Nurzal Gustim, memberikan pelatihan pada wartawan Kota Solok (Ist)


SOLOK -- Yurnaldi, columnis, budayawan, dan penulis ulung dari Propinsi Sumatera Barat dan telah melahirkan puluhan tulisan, baik yang dimuat di koran nasional, seperti Kompas dan lainnya. Maupun yang diterbitkan dalam bentuk tulisan, atau di media lokal, mengkritisi setiap ejaan dan kosa kata yang lahir dari tulisan jurnalis Kota Solok.

Kritikan ini, Senin (21/10/2019), dilakukan saat kegiatan bintek Jurnalistik untuk persiapan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tanggal 24 - 25 Oktober 2019 dan Observasi Lapangan (OL) tanggal 4 November 2019 ke Dewan Pers Jakarta dan Bandung.

Dengan dipandu Kabag Humas dan Protokoler Sekretaris Daerah Kota Solok, Nurzal Gustim, mengungkapkan, sebelumnya para wartawan diharuskan menulis sebuah feature untuk kemudian dianalisa dan dibaca satu persatu oleh Yurnaldi.

Dari tulisan ini, ciri khas seorang penulis langsung muncul dari Yurnaldi. Satu demi satu, kalimat per kalimat, ejaan demi ejaan, bahkan setiap istilah yang digunakan dikupas habis oleh watawan utama ini.

Penggabungan sebuah kalimat, penempatan titik dan koma, keterkaitan tulisan dengan judul, pemberian judul, dan daya tarik dari sebuah tulisan banyak mendapat kritikan dari seorang Yurnaldi.

Yurnaldi menekankan wartawan harus belajar dan belajar, bahkan ketika menggunakan bahasa Indonesia sebaiknya bukalah kamus Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), atau membuka google.

Tapi, walaupun dikrtik habis, plus kepiawaian Gustim dalam memandu, suasana dalam bintek cukup hidup dan penuh persaudaraan.

"Wartawan bukan sekedar mengetik maupun menulis tapi juga harus mampu mengedit setiap tulisan yang akan dilahirkan. Sehingga tulisan yang lahir mempunyai daya tarik bagi masyarakat dan untuk online kunjungan bakal bertambah," pesannya.

"Kalimat, kosa kata, ejaan, istilah, bahkan kejadian aslinya agar tidak terjadi kesalahan dalam penerbitannya," tambahnya.(Kar)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: kota-solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Liburan ke Pulau Marak Sumbar, Serasa Dunia Milik Berdua. Tak Percaya?

Liburan ke Pulau Marak Sumbar, Serasa Dunia Milik Berdua. Tak Percaya?

TRAVEL -- Liburan menjelajah pulau kini menjadi aktivitas seru yang mulai populer dilakukan para wisatawan saat...

Diabetes Ibu Dari Segala Penyakit, Kenali Penyebab dan Pencegahannya

Diabetes Ibu Dari Segala Penyakit, Kenali Penyebab dan Pencegahannya

Oleh : Meri Magdalena Diabetes atau yang biasa disebut masyarakat sebagai kencing manis adalah penyakit kronis...

Berikut Upaya yang Harus Dilakukan Dalam Mengatasi Kesenjangan Sosial di Indonesia

Berikut Upaya yang Harus Dilakukan Dalam Mengatasi Kesenjangan Sosial di Indonesia

Oleh Faisal Wijaya, Mayang Oktaviani Malik Putri, Andini Alma Dita, Mey Sundari dan Fatkur Muhlis Indonesia adalah...

MIN 1 Pasaman Dapat Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2019

MIN 1 Pasaman Dapat Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2019

PASAMAN - Bupati Pasaman yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Drs. H. Mara Ondak didampingi Kepala Kantor...

Padang Pariaman Masuk 100 Smart City Indonesia, Bupati Ali Mukhni Terima Penghargaan

Padang Pariaman Masuk 100 Smart City Indonesia, Bupati Ali Mukhni Terima Penghargaan

PADANG PARIAMAN - Perjalanan panjang dan perjuangan melelahkan yang dilakukan Dinas Komunikasi Padang Pariaman sejak...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media