Tuesday, 31 Mar 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Daerah

Lindungi Pegawai Wanita Berhijab, Chevron Luncurkan Hijab FRC

Rabu, 30 Oktober 2019 - 21:28:06 WIB - 655
Lindungi Pegawai Wanita Berhijab, Chevron Luncurkan Hijab FRC
Pegawai bekerja menggunakan FRC, Rabu (30/10)


PEKANBARU -- Chevron meluncurkan hijab flame resistant clothing (FRC) pakaian kerja bahannya mampu mengurangi dampak resiko cedera akibat terbakar, Rabu (30/10/2019).

Pakaian kerja FRC berfungsi melindungi tubuh dari kontak dengan bahaya fisik, biologi, dan kimia di tempat kerja, seperti pancaran panas, sengatan lebah, gigitan nyamuk, percikan bahan kimia terutama pegawai wanita berhijab.

Chevron mewajibkan pegawainya memakai pakaian FRC saat pegawai memasuki dan atau bekerja di dalam area produksi minyak dan gas serta fasilitas on plot listrik dan personel yang bekerja di area operasi lapangan (fasilitas off plot, wellpad, dll).

"Hijab FRC merupakan upaya kami dalam menerapkan, salah satu nilai perusahaan yaitu keberagaman dan inklusi (Diversity & Inclusion). Indonesia memiliki keunikan tersendiri dari segi keberagaman dan kami merangkul, mendengarkan masukan pegawai serta sangat menghargai ide yang diajukan pegawai kami," kata Sonitha Poernomo Manager Corporate Communication PT CPI.

Tim PT CPI disebutkan melakukan riset khusus untuk hijab FRC dan kemudian mendesain serta memilih materi secara seksama.

Tujuannya memberikan keselamatan dan kenyamanan dalam penggunaannya dan produk ini memenuhi standar nasional dan internasional.

"Penerapan Hijab FRC ini adalah bukti kepedulian yang nyata dan PT CPI merupakan pelopor yang pertama menerapkan hal ini di industri migas Indonesia," pungkas Sonitha.

Tipe hijab FRC ini dijelaskan Sonitha bisa digunakan dengan dua cara yaitu dimasukkan ke dalam pakaian dan juga bisa dikeluarkan namun tetap dengan memperhatikan faktor keselamatannya.

PT. CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari Pemerintah Indonesia yang mengoperasikan Blok Rokan di Riau.

"Dalam mengoperasikan blok migas, PT. CPI bekerja di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. Dengan inovasi dan komitmen karyawan yang sangat terampil dan berdedikasi. PT. CPI menjadi salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan energi dalam menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia," tutupnya. (Joni)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: indonesia,riau

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Perangi Covid-19, Wali Nagari Cupak Produksi Handsanitizer dan Disinfektan

Perangi Covid-19, Wali Nagari Cupak Produksi Handsanitizer dan Disinfektan

...

Serahkan LKPD Tahun 2019, Bupati Pasaman: Kami Siap Memfasilitasi Audit Terinci Dari BPK RI

Serahkan LKPD Tahun 2019, Bupati Pasaman: Kami Siap Memfasilitasi Audit Terinci Dari BPK RI

PASAMAN - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, SH,M.Si, menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten...

Waspadai Virus Corona, Puskesmas Muara Siberut Lakukan Gerakan Cuci Tangan di Pelabuhan

Waspadai Virus Corona, Puskesmas Muara Siberut Lakukan Gerakan Cuci Tangan di Pelabuhan

MENTAWAI - Mengantisipasi Virus Corona terhadap wisatawan asing yang berkunjung, Puskesmas Muara Siberut Kabupaten...

Terkait Covid-19, Lahmuddin Siregar: Waspadai Beberapa Kota yang Ada di Indonesia

Terkait Covid-19, Lahmuddin Siregar: Waspadai Beberapa Kota yang Ada di Indonesia

MENTAWAI - Sebanyak 330 orang yang melakukan perjalanan dari luar kota harus segera mengikuti tahap pemeriksaan dan...

Masker dan Handsanitizer Diburu di Padang, Kadinkes Ingatkan Ini

Masker dan Handsanitizer Diburu di Padang, Kadinkes Ingatkan Ini

PADANG -- Pascavirus corona mewabah masker mulai banyak diburu oleh masyarakat. Stok masker pun kian menipis. Tak...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu