Monday, 18 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

MUI Sumbar Dukung Seruan Tak Gunakan Salam Semua Agama, Ini Kata Buya Gusrizal Gazahar

Minggu, 10 November 2019 - 21:54:36 WIB - 24044
MUI Sumbar Dukung Seruan Tak Gunakan Salam Semua Agama, Ini Kata Buya Gusrizal Gazahar
Buya Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa (Foto: dok. Istimewa)


PADANG -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Gusrizal mendukung seruan dan himbauan MUI Jatim agar umat Islam terutama para pejabat tidak menggunakan salam semua agama.

Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Gusrizal Dt. Palimo Basa mengingatkan agar umat lain tidak menggunakan salam umat Islam sebagai pembuka pembicaraan mereka.

"Bagi kaum muslimin, salam bukanlah semata pembuka pidato atau pembukaan pembicaraan," ujarnya kepada MinangkabauNews, Minggu, (10/11/2019).

Menurutnya, salam merupakan doa keselamatan dan rahmat untuk orang yang diberikan salam. "Doa atau permohonan, haram hukumnya dimintakan kepada selain Allah swt. Itulah yang ditegaskan oleh Allah swt dalam firman-Nya: Iyyaka nabudu wa iyyaka nastain (Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan)," terangnya.

Lanjutnya, memintakan rahmat dan keselamatan tentu berlandaskan pula kepada keyakinan siapa yang berhak dan siapa yang tidak berhak mendapatkan rahmat dan keselamatan tersebut.

"Jadi dalam ucapan salam, ada aqidah dan ada ibadah. Keduanya tidaklah boleh ditundukkan pada inklusifitas toleransi antar umat beragama. Lakum diinukum wa liiyya diin (untuk kalian agama kalian dan untukku agamaku) merupakan ketentuan muthlak yang harus dipakai dalam masalah ini," tuturnya.

Himbauan ini memang patut sekali ditujukan lebih khusus kepada para pejabat.
Menduduki jabatan tinggi, belum tentu menjamin seseorang faham secara mendalam bagaimana cara beragama.
Karena itu, semestinya sikap keberagamaan tidaklah ditauladani dari seseorang hanya dengan melihat jabatan yang dia sandang.
Namun apa hendak dikata, kondisi umat hari ini begitu mudah terpengaruh oleh cara-cara yang dilakukan oleh mereka yang berkuasa.
Ditambah lagi dengan sikap menjilat dan asal bapak senang, cenderung membuat "bawahan" ikut-ikutan dengan cara-cara "atasan" walaupun keliru.

"Dengan alasan di atas, patut sekali para pejabat menyadari bahwa cara-cara yang mereka lakukan bisa membawa kepada kesesatan dalam bentuk pluralisme agama.
Hal itu bisa masuk dalam kategori "pemimpin jahil yang sesat dan menyesatkan". Semoga himbauan "agar tidak menggunakan salam pembuka seluruh agama" tersebut dipatuhi," imbuhnya.

Buya Gusrizal Gazahar mengingatkan para pemimpin negeri ini, janganlah menjadi pemula dalam kesalahan. Dengarkanlah peringatan Nabi saw, "siapa saja yang menjadi pembuka jalan keburukan, akan memikul dosa perbuataannya dan perbuatan orang-orang yang mengikutinya". Allahu yahdii man yasyaa ila shiraathim mustaqiim. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: metro,padang,reliji,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Cegah Stunting, HKN di Mentawai Gelar Lomba Hidup Balita Sehat

Cegah Stunting, HKN di Mentawai Gelar Lomba Hidup Balita Sehat

MENTAWAI -- Semarakkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai gelar lomba Hidup...

ISI Padang Panjang Kembali Gelar Kriya Seni Expo #3

ISI Padang Panjang Kembali Gelar Kriya Seni Expo #3

PADANG PANJANG -- Bertemakan "Ivovasi Kreatif Produk Handycraft Masa Kini" Institut Seni Indonesia (ISI) Kota...

Terpilih Sebagai Wartawan Peduli Kesehatan, Heriansyah Suprianto Terima Penghargaan

Terpilih Sebagai Wartawan Peduli Kesehatan, Heriansyah Suprianto Terima Penghargaan

MENTAWAI -- Atas dedikasi yang baik dalam memberikan informasi di bidang kesehatan, dalam moment HKN ke-55 wartawan...

Liburan ke Pulau Marak Sumbar, Serasa Dunia Milik Berdua. Tak Percaya?

Liburan ke Pulau Marak Sumbar, Serasa Dunia Milik Berdua. Tak Percaya?

TRAVEL -- Liburan menjelajah pulau kini menjadi aktivitas seru yang mulai populer dilakukan para wisatawan saat...

Peduli Kasih, Satlantas Polres Pessel Gelar Giat Bakti Sosial Jumat Berbagi

Peduli Kasih, Satlantas Polres Pessel Gelar Giat Bakti Sosial Jumat Berbagi

PESISIR SELATAN -- Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan, Iptu Yuliadi bersama jajaran Jumat (15/11/2019) berbagi dalam...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media