Thursday, 02 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Payakumbuh

Ditolak Warga, Pemko Batalkan Izin Operasional Kafe Eks Bioskop Karya

Senin, 11 November 2019 - 20:22:50 WIB - 1425
Ditolak Warga, Pemko Batalkan Izin Operasional Kafe Eks Bioskop Karya
Pemko Payakumbuh turunkan spanduk penolakan yang dipasang warga Nunang Daya Bangun terkait operasional kafe di Eks Bioskop Karya (foto: dok. Ist)


PAYAKUMBUH -- Sempat ditolak masyarakat Nunang Daya Bangun, Pemko Payakumbuh akhirnya membatalkan izin operasional kave di Eks Bioskop Karya Payakumbuh. Keputusan tersebut dipastikan Pemko Payakumbuh melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

"Pembatalan penerbitan izin operasional kave tersebut sudah melalui kesepakatan dari sejumlah intansi terkait serta pihak perusahaan yang mengajukan izin," kata Kepala Dinas DPM PTSP Kota Payakumbuh, Harmayunis, kepada wartawan, Senin (11/11/2019) siang.

Harmayunis menyebut, sebelum pengambilan keputusan, pihaknya sudah melakukan pembahasan dan duduk bersama dengan berbagai pihak. Mulai dari Camat Payakumbuh Barat L Kefrinasdi, Sekretaris dan Kabid Satpol PP Payakumbuh Efrizon dan Syafrizal.

Kemudian, Lurah NDB, LPM, Ketua Pemuda dan Karang Taruna NDB, serta Pemuda dan tokoh masyarakat setempat di kelurahan Nunang Daya Bangun. Setelah mengeluarkan surat pembatalan izin operasional, Dinas DPM PTSP bersama Sat Pol PP langsung melakukan penurunan spanduk penolakan yang dipasang warga di dinding Eks Bioskop Karya.

Harmayunis menambahkan, sesuai dengan permohonan dari pemilik usaha, dan melihat masukan dan persyaratannya, sebelum di proses oleh dinas, ternyata sudah ada komplain masyarakat.

"Lokasi usaha itu didemo warga karena kebetulan berdekatan dengan masjid. Penolakan dibuat dalam bentuk surat pernyataan kepada Walikota menolak usaha tersebut, CQ nya ke Kepala DPM-PTSP," terang Harmayunis.

Atas dasar itu lah, Dinas DPM mengundang pengusaha, perwakilan masyarakat serta instansi terkait guna menyelesaikan persoalan tersebut. Dalam pertemuan itu pihak pengusaha menyetujui tidak akan membuka tempat usahanya di sana. Karena dikhawatirkan nanti bergejolak dan timbul riak-riak di masyarakat.

"Tadi kita bersama-sama menyaksikan penurunan baliho penolakan karena hal ini sudah diselesaikan dengan baik-baik," lanjut Hermayunis.

Pemko memastikan sangat terbuka dengan investasi serta berkomitmen mempermudah perizinan. Namun apabila di dalam proses izin pendirian usaha mengalami penolakan dari masyarakat, hal tersebut menjadi pertimbangan.

"Kita juga melihat jenis izin-izin yang akan dikeluarkan terlebih dahulu, hal ini berlaku kedepan di Kota Payakumbuh. Masyarakat berhak mengajukan penolakan atas izin usaha selagi sesuai dengan regulasi yang ada," ungkapnya.

Terpisah, Ketua Karang Taruna NDB Dedi Hendri merespon keputusan Pemko dengan baik, dirinya mengapresiasi atas tidak diberikannya izin oleh Pemko terhadap lokasi usaha kafe hiburan tersebut.

"Alhamdulillah, suara dan keinginan masyarakat Kelurahan NDB mendapat respons dari Pemko Payakumbuh," kata Dedi Hendri. (aking)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi (Rijoe)
Tag: daerah,payakumbuh,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Kakansar Mentawai: Ada 7 Hal yang Harus Diperhatikan

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Kakansar Mentawai: Ada 7 Hal yang Harus Diperhatikan

MENTAWAI - Basarnas Mentawai turut serta terlibat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kepulauan...

Vicon dengan Wagub: Wabup Padang Pariaman Usukan Semi Lockdown untuk Sumatera Barat

Vicon dengan Wagub: Wabup Padang Pariaman Usukan Semi Lockdown untuk Sumatera Barat

PADANG PARIAMAN - Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengikuti Video Conference bersama seluruh Bupati dan...

Heboh Video Gelembung Raksasa di Selat Sunda Dekat Gunung Krakatau, Begini Kata Ahli Vulkanologi

Heboh Video Gelembung Raksasa di Selat Sunda Dekat Gunung Krakatau, Begini Kata Ahli Vulkanologi

NASIONAL - Gelembung udara berukuran besar ditemukan di Perairan Selat Sunda, Lampung. Fenomena ini muncul di bibir...

Akibat Wabah Covid-19, Pilkada 2020 Diundur

Akibat Wabah Covid-19, Pilkada 2020 Diundur

PASAMAN BARAT - Karena adanya wabah virus Corona, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pasaman Barat diundur...

DPRD Kabupaten Solok Minta Tambah Dana Cadangan Kedaruratan Jadi Rp25 Milyar

DPRD Kabupaten Solok Minta Tambah Dana Cadangan Kedaruratan Jadi Rp25 Milyar

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu