Tuesday, 31 Mar 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Kesal, Warga Blokir Jalan Limau Sundai-Pelangai Gadang Pessel

Senin, 18 November 2019 - 12:34:55 WIB - 3233
Kesal, Warga Blokir Jalan Limau Sundai-Pelangai Gadang Pessel
Unggahan Facebook Darwin Sikumbang bersama masyarakat menutup akses jalan limau sundai-pelangai gadang yang telah rusak parah


PESISIR SELATAN --Warga Limau Sundai, Kenagarian Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan menutup jalan keluar masuk kendaraan proyek PLTMH yang digarap PT Dempo Sumber Energi, Minggu (17/11/2019).

Warga melakukan hal tersebut karena sudah kesal dengan kerusakan jalan akibat kendaraan proyek yang lalu lalang setiap harinya. Bahkan, setiap minggu dilewati oleh alat berat jenis Excavator dan Dozer. Akibatnya, Jalan Kampung Limau Sundai menuju Pelangai Gadang menjadi rusak.

Aksi tersebut heboh setelah akun milik Darwin Sikumbang mengunggahnya di Facebook.

Hingga Senin (18/11/2019), unggahan Facebook milik Darwin Sikumbang ini sudah di-like 119 warganet dan dikomentari lebih dari 44 warganet.

"Akhirnya. Pemblokiran jln Limau Sundai Pelangai Gadang di blokir oleh masyarakat. Karna kondisi jln yang sudah hancur yang mangakibatkan banyak jatuh korban terutama yang pakai sepeda motor," tulis Darwin.

Dalam postingan itu, Darwin juga melampirkan tiga foto. Terlihat foto tersebut diunggah saat penutupan akses jalan Limau Sundai-Pelangai Gadang pada pagi, Minggu (17/11/2019) pukul 07.56 WIB.

Sontak saja, postingan tersebut mendapat beragam tanggapan dari kalangan netizen mengeluhkan kondisi kerusakan yang tersesan sudah lama dibiarkan.

Masyarakat Pelangai Gadang, Eri Nofriadi (40) juga mengeluhkan rusaknya jalan akibat mobilisasi alat berat PT Dempo Sumber Energi.

"Perusahaan tidak mengindahkan kondisi jalan. Akibatnya, sebagian badan jalan mengalami rusak parah," ujarnya.

Menurutnya, akibat aksi tersebut bagian pinggir jalan banyak yang amblas. Betapa tidak, beban kendaraan yang lewat tidak seimbang dengan kualitas jalan.

Sementara itu, pengawasan dari daerah nyaris tidak ada. Padahal, jalan tersebut merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten.

Secara terpisah, Camat Ranah Pesisir, Zul Asril belum mengetahui adanya pemblokiran jalan Limau Sundai menuju Pelangai Gadang tersebut.

"Saya belum dapat kabar," ucapnya.

Kendati demikian, dirinya mengaku bakal berkoordinasi dengan Wali Nagari Pelangai Gadang. Menurutnya, kerusakkan jalan tidak terlalu berarti. Hanya bibir jalan saja yang rusak.

"Sebagian akses jalan atau sepanjang 5 Kilometer sampai lokasi memang jadi tanggung jawab perusahaan. Sedangkan 7 Kilometer arah perkampungan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah," ungkapnya. (Rio/*)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Dinkes Pasaman Tanda Tangani Kerja Sama Dengan PKK Cegah Stunting

Dinkes Pasaman Tanda Tangani Kerja Sama Dengan PKK Cegah Stunting

PASAMAN - Pelaksanaan program kesehatan sangat memerlukan peran lintas sektor terkait bahkan organisasi kemasyarakatan...

Covid-19 Merebak, Bupati Solok Ajak Masyarakat Ini

Covid-19 Merebak, Bupati Solok Ajak Masyarakat Ini

KABUPATEN SOLOK -- Pemerintah Daerah Kabupaten Solok, Rabu (18/3), melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, meminta...

Satu Pasien Corona di Padang Meninggal

Satu Pasien Corona di Padang Meninggal

PADANG -- Satu pasien di Padang yang terinfeksi Virus Corona meninggal dunia sekitar pukul 10.00 Wib. Hal tersebut...

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, RSUD Lubuk Basung Tambah Empat Bangunan Baru

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, RSUD Lubuk Basung Tambah Empat Bangunan Baru

AGAM -- Dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung...

Antisipasi Corona, Penumpang KA Sibinuang Dicek Suhu Tubuh

Antisipasi Corona, Penumpang KA Sibinuang Dicek Suhu Tubuh

PARIAMAN - Seluruh penumpang kereta api Sibinuang di stasiun Pariaman, Minggu (15/3/2020) lakukan pengecekan suhu tubuh...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu