Monday, 16 Dec 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Terkait Temuan Arca, BPCB Provinsi Sumatera Barat Kunjungi Kabupaten Pasaman

Rabu, 20 November 2019 - 15:22:21 WIB - 726
Terkait Temuan Arca, BPCB Provinsi Sumatera Barat Kunjungi Kabupaten Pasaman
Kepala BPCB Prov Sumbar menyerahlan cindera mata kepada Bupati Pasaman H.Yusuf Lubis.


PASAMAN - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, SH, M.Si menerima kunjungan Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Sumatera Barat Drs. Nurmatias bersama rombongan di ruang kerja Bupati, Selasa (19/11/2019).

Saat kunjungan ini Kepala BPCB mengadakan pertemuan dengan Bupati Pasaman untuk menindak lanjuti temuan benda bersejarah di Kabupaten Pasaman tanggal 27 september 2019 tepatnya di tepi sungai Sibinail Jorong 3 Nagari Lubuak Layang Kecamatan Rao Selatan berupa patung (ARCA) yang ditemukan oleh seorang warga Nagari Lubuk Layang yang bernama Baihaqi Amura.

Kepala BPCB Provinsi Sumatera Barat Drs. Nurmatias memaparkan, jenis Makara yang ditemukan di Padang Nunang itu, merupakan Makara tipe Gajah - Mina (kombinasi ikan dengan gajah).

"Makara berbentuk kepala binatang dengan mulut terbuka lebar. Pada bagian samping digambarkan lengkungan belalai (gajah) yang dihiasi motif flora, bagian atas bulat membentuk ukel ke bawah. Penggambaran mata terkesan mata sipit dan telinga melengkung menyerupai kipas. Diatas makhluk yang berada di dalam mulut dipahatkan bentuk bunga dan benang sari," katanya.

Pada sisi kiri dan kanan, terdapat beberapa motif hias sulur-suluran berbentuk lingkaran menyerupai kipas. Pada bagian dalam mulutnya, terlihat pengambaran figur manusia yang sedang memegang senjata di tangan kanan dan perisai di tangan kiri dan posisi berdiri (prajurit).

Selanjutnya dikatakan Drs.Nurmatias, Makara itu berukuran tinggi sekitar 110 cm terbuat dar batu sandstone (batu pasir). Secara morfologi makara yang ditemukan di Padang Nunang memiliki kesamaan dengan temuan makara-makara di percandian Padang Lawas Sumatera Utara, sehingga diperkirakan temuan Makara di Padang Nunang tersebut berusia antara abat ke-11 sampai dengan 14 Masehi.

"Sedangkan tinjauan Morfologi Makara Padang Nunang adalah kesamaan antara makara Padang Nunang dengan makara Padang Lawas dapat dirinci berdasar morfologinya secara umum serta unsur-unsur motif hiasnya," sebut Drs. Nurmatias.

Dikatakan kepala BPCB, Morfologi secara umum makara Padang Nunang dan Padang Lawas berpenampang segitiga sama sisi.

"Ditinjau dari konteks arkeologisnya arca makara yang ditemukan di Biara Bahal1. Padang Lawas secara relatif ditarikhkan dari abad ke-11 sampai dengan 14 M. Kuat dugaan makara di Padang Nunang dan Biaro Bahal berasal latar belakang budaya dan masa yang relatif sama, meskipun saat ini kedua lokasi tersebut terpisah oleh satuan administratif. Hal ini terlihat dari representasi budaya material yang nyaris sama. Rekomendasi teknis temuan Makara di Padang Nunang," katanya.

Drs. Nurmatias juga memberikan rekomendasi teknis temuan Makara di Padang Nunang kepada Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, serta seluruh peserta pertemuan. Rekomendasi tersebut antara lain:

1. Perlu dilakukan survei dan ekskavasi penelitian dengan melibatkan beberapa stakeholder untuk menggali potensi tinggalan arkeologi lainnya di sekitar lokasi temuan.

2. Perlu dilakukan pemindahan temuan dari lokasi sekarang ke Museum Bonjol agar dapat diakses oleh masyarakat umum.

3. Perlu dilakukan konservasi temuan untuk mencegah kerusakan dengan melibatkan konservator (BPCB Sumatera Barat).

Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis pada pertemuan itu mengatakan, dengan duduk bersama ini terbayang apa yang harus dilakukan dan tetap berkoordinasi dengan BPCP.

Bupati menyarankan agar hasil temuan ini untuk dapat diseminarkan, dan hasil dari seminar tersebut dilaporkan kepada BPCB karena Bupati sangat berkeyakinan, kedepannya Pasaman ini akan dapat menemukan yang paling terhebat lagi di Pasaman ini.

"Khusus ini, (Makara) Padang Nunang ini, Bupati H. Yusuf Lubis menyarankan dibuat rencana dengan baik", ujar Bupati.

Kunjungan dari BPCB Provinsi Sumatera Barat tersebut diterima Bupati H. Yusuf Lubis di dampingi, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Drs. Yasri Uripsyah, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman Ali Yusri S.Pd, M.Pd dengan Kepala Bidang Kebudayaan Drs. Deaskharinalim, Kasmawita, S.Pd, Bappeda Ridwan.N, Disporapar Drs. Irmanto, M.Pd, Diskominfo Agusman, SH, Tokoh Masyarakat Rao Selatan Amran Datuk Jorajo, S.Pd, M.Pd, serta undangan lainnya.

Pertemuan diakhiri dengan pemberian cindera mata dari Kepala BPCB Provinsi Sumatera Barat Drs. Nurmatias kepada Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, SH, M.Si, kemudian Bupati H. Yusuf Lubis menyerahkannya kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman Ali Yusri, S.Pd, M.Pd dan kemudian photo bersama. (Verdi)

Loading...
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Reinier: Terima Kasih Rakyatku

Reinier: Terima Kasih Rakyatku

SOLOK -- Reinier, ST, MM, Dt. Mangkuto Alam, Wakil Walikota Solok menyampaikan rasa terima kasihnya pada masyarakat...

APBD Kabupaten Pasaman Barat tahun 2020 Ditetapkan

APBD Kabupaten Pasaman Barat tahun 2020 Ditetapkan

PASAMAN BARAT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat gelar rapat paripurna Alokasi Anggaran...

Jadikan Kaum Milenial Sebagai Penggerak Ekonomi Syariah

Jadikan Kaum Milenial Sebagai Penggerak Ekonomi Syariah

Oleh: Mayang Oktaviani Malik Putri, Andini Alma Dita, Mey Sundari, Fatkur Muhlis, Faisala Wijaya Di era digital...

Bawaslu Kota Solok Warning Calon Kada

Bawaslu Kota Solok Warning Calon Kada

SOLOK -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solok warning calon kepala daerah (cakada) yang akan maju dalam pilkada...

Pertama di Kota Pariaman, PABBSI Adakan Kejuraan Body Contest

Pertama di Kota Pariaman, PABBSI Adakan Kejuraan Body Contest

PARIAMAN - Untuk pertama kalinya Persatuan Angkat Besi dan Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Kota Pariaman mengadakan...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media