Sunday, 29 Mar 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Ribuan Ikan Mati Di Batang Maek, Polres 50 Kota sampaikan Hasil Uji Laboratorium

Kamis, 21 November 2019 - 18:24:23 WIB - 534
Ribuan Ikan Mati Di Batang Maek, Polres 50 Kota sampaikan Hasil Uji Laboratorium
Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Anton Luther memperlihatkan hasil uji laboratorium di Polres Lima Puluh Kota


LIMA PULUH KOTA - Ribuan ikan mati di aliran sungai Batang Maek di nagari Tanjung Pauh, Tanjung Bolik, kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat beberapa waktu lalu. Polres Limapuluh Kota sampaikan hasil uji laboratorium terhadap Air aliran sungai tersebut. Limbah perusahaan tambang di sekitar aliran sungai batang Maek sempat disebut-sebut sebagai penyebab kematian ikan akibat pencemaran limbah tambang.

Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Anton Luther menyebut, berdasarkan hasil uji labor yang dilakukan UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Barat terhadap dua sampel air tersebut.

"Dari uji sampel yang dilakukan tersebut diketahui tidak ada zat yang membahayakan. Itu hasil yang dikeluarkan UPTD Laboratorium Kesehatan Sumbar," kata Anton Luther, Selasa (21/11).

Disebutkan nya, untuk mendalami kasus tersebut, pihaknya sudah memintai keterangan dari 6 orang saksi, termasuk Jorong Panang Nagari Tanjung Balik.

"Ikan yang di aliran sungai itu aman dan sehat untuk di kosumsi. Dari informasi dan hasil penyeledikan yang kita lakukan tersebut, pada hari H, ikan-ikan tersebut sebagian besar pusing-pusing dan kalau dipindahkan ke air jernih maka bisa hidup kembali." Sebutnya.

Ditambahkannya, masih dari informasi warga, ia menyebut kalau matinya ikan di Batang Maek itu bukan kali pertama. Namun sudah sempat terjadi beberapa tahun lalu.

"Ada yang satu kali setahun ataupun dua tahun sekali ikan mati. Penyebabnya belum dipastikan apakah karena hujan atau apa," tambah nya.

Berdasrakan laporan hasil uji UPTD Laboratorium Kesehatan Sumbar dengan nomor LHU: 5485/LHU/LK-SB/XI/2019 dari sampel air Sungai Batang Maek menunjukkan hasil bahwa untuk Biochemical Oxygen Demand (BOD5) dalam satuan miligram perliter ditemukan 1,47 dengan buku mutu 3, Cromium Total (Cr) dalam satuan miligram perliter <0,010, Kadmium (Cd) dalam satuan miligram perliter kecil dari 0,003 dengan buku mutu 0,01, Mangan (Mn) dalam satuan miligram perliter 0,703, Oksigen Terlarut (DO) dalam satuan miligram perliter 6,37 dengan buku mutu besar dari 4, Seng (Zn) dalam satuan miligram perliter 0,520 dengan buku mutu 0,05.

Selanjutnya Timbal (Pb) dalam satuan miligram perliter 0,020 dengan buku mutu 0,03, Zat Padat Terlarut (TDS) dalam satuan miligram perliter 26,2 dengan buku mutu 1.000, Zat Padat Tersuspensi (TSS) dalam satuan miligram perliter 63,0 dengan buku mutu 50, pH 7,11 dengan buku mutu 6,0-9,0, Besi (Fe) dalam satuan miligram perliter 2,60, COD dalam satuan miligram perliter 15,8 dengan buku mutu 25, Minyak dan Lemak dalam satuan miligram perliter kecil dari 0,345 dengan buku mutu 0,75, Tembaga (Cu) dalam satuan miligram perliter 0,073 dengan buku mutu 0,02.

Sementara laporan hasil uji UPTD Laboratorium Kesehatan Sumbar dengan nomor LHU: 5508/LHU/LK-SB/XI/2019 dari sampel Limbah tambang timah, untuk Biochemical Oxygen Demand (BOD5) dalam satuan miligram perliter ditemukan 3,69 dengan buku mutu 150, Kadmium (Cd) dalam satuan miligram perliter kecil dari 0,115 dengan buku mutu 0,01, Cromium Total (Cr) dalam satuan miligram perliter 0,186 dengan buku mutu 1.

Kemudian Mangan (Mn) dalam satuan miligram perliter 2,43 dengan buku mutu 5, Minyak dan Lemak dalam satuan miligram perliter kecil dari kecil dari 0,345 dengan buku mutu 20, Oksigen Terlarut (DO) dalam satuan miligram perliter 3,64, Seng (Zn) dalam satuan miligram perliter 0,625 dengan buku mutu 10, Tembaga (CU) dalam satuan miligram perliter 0,069 dengan satuan mutu 3, Timbal (Pb) dalam satuan miligram perliter 0,051 dengan buku mutu 1, Zat Padat Terlarut (TDS) dalam satuan miligram perliter 54,59 dengan buku mutu 4.000, Zat Padat Tersuspensi (TSS) dalam satuan miligram perliter 572 dengan buku mutu 400, pH 7,30 dengan buku mutu 6,0-9,0, Besi (Fe) dalam satuan miligram perliter 0,484 dengan buku mutu 10, COD dalam satuan miligram perliter 15,8 dengan buku mutu 25, COD dalam satuan miligram perliter 15,8 dengan buku mutu 300.

Kedua laporan hasil uji tersebut ditandatangani oleh Penanggung Jawab Laboratorium Kesehatan Masyarakat UPTD Laboratorium Kesehatan Sumbar, Adi Hartono. Untuk tanggal pengambilan sampel dilakukan pada 28 Oktober 2019 dan waktu pengujian dari 28 Oktober sampai 7 November 2019. (Rn/red)

Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: limapuluh-kota

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Solo KLB Corona, Ada Opsi Muktamar Muhammadiyah ke-48 Ditunda

Solo KLB Corona, Ada Opsi Muktamar Muhammadiyah ke-48 Ditunda

SOLO -- Surakarta menetapkan status KLB Covid 19 pasca ditemukan pasien positif Corona yang meninggal di RS Moewardi...

KM MONA JAYA Pancarkan Sinyal Bahaya EPIRB, Team SAR Mentawai Gerak Cepat Ke Lokasi

KM MONA JAYA Pancarkan Sinyal Bahaya EPIRB, Team SAR Mentawai Gerak Cepat Ke Lokasi

MENTAWAI - Akibat kurangnya pemahaman tantang alat Navigasi EPIRB seorang Kapten Kapal MONA JAYA membuat heboh Krue...

Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Pemkab Solok Gelar Lomba Baca

Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Pemkab Solok Gelar Lomba Baca

KABUPATEN SOLOK -- Bangkitkan minat baca dikalangan generasi muda, Pemerintah Daerah Kabupaten Solok melalui Dinas...

Inilah Tips Agar Terhindar dari Virus Corona

Inilah Tips Agar Terhindar dari Virus Corona

KESEHATAN -- Coronavirus telah menyerang ribuan orang di berbagai negara dan menelan ratusan korban jiwa. Agar tidak...

Disorot Dunia, Video Detik-detik Asteroid Meledak di Belakang Gunung Merapi

Disorot Dunia, Video Detik-detik Asteroid Meledak di Belakang Gunung Merapi

VIDEO - Video menakjubkan yang memperlihatkan asteroid jatuh dari langit sebelum akhirnya meledak di belakang gunung...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu