Monday, 06 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Dharmasraya

Harga TBS Kelapa Sawit Naik, Petani Di Dharmasraya Kembali Bergairah

Minggu, 01 Desember 2019 - 12:45:34 WIB - 1110
Harga TBS Kelapa Sawit Naik, Petani Di Dharmasraya Kembali Bergairah
Ilustrasi hasil panen TBS (Ist)


DHARMASRAYA -- Petani kelapa sawit sangat berbahagia saat ini, karena harga tandan buah segar (TBS) sudah mulai naik dalam bulan ini. Hal itu membuat hilangnya sedikit keluh dan kesah masyarakat tentang harga hasil panen perkebunan, khususnya kelapa sawit.

Dilansir dari situs Infosawit.com untuk periode 1-5 Desember harga sawit naik kisaran 40/kg. Hal itu dibenarkan oleh seorang petani kelapa sawit mandiri Dharmasraya yang bernama Nanang. Nanang mengatakan bahwa harga dalam bulan ini terus naik setiap minggunya.

"Harga sawit sudah mulai menampakkan kenaikan dalam bulan ini, Alhamdulillah harga TBS terus naik. Harga yang mahal akan memacu semangat kami para petani untuk lebih merawat perkebunan kami agar mendapatkan hasil panen yang lebih banyak dan lebih berkualitas lagi," ungkap Nanang.

Lebih dari separuh lahan di Dharmasraya diisi dengan tanaman kelapa sawit, baik itu perkebunan perusahaan juga perkebunan mandiri warga. Gairahnya harga TBS sangat mendongkrak ekonomi masyarakat, untuk saat ini harga TBS, kami konfirmasi melalui pemilik ramp atau toke bukan perusahaan harganya berkisar di 1.500/kg, sedangkan jika petani menjual langsung ke perusahaan maka harga akan naik lagi, berkisar 1.740/kg. Harga yang lumayan menggiurkan.

Nanang berharap harga TBS terus naik setiap minggunya. Karena sudah harga sawit terpuruk dan menyebabkan lesunya ekonomi masyarakat yang memiliki kebun kelapa sawit.

"Harapan saya dan petani lain pastinya harga TBS terus bertambah, namun paling tidak harga ini bertahan agar ekonomi masyarakat tidak lesu. Jujur saat ini semangat kami bertambah menjadi berkali-kali lipat. Jika harga TBS turun, yah hancurlah masa depan anak-anak kami yang sedang berjuang di bangku pendidikan," pungkas Nanang, di sela-sela waktu dia memanen.

Dengan gairahnya Nanang kembali melanjutkan pekerjaannya untuk memanen dikebunnya. Sangat nampak sekali rasa bahagia yang hinggap di wajahnya sebab harga TBS terus bertambah. Harapan itu terpasang jelas di wajahnya. (Gul)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: dharmasraya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Cegah Covid-19, Team PB Dan Karang Taruna Desa Tuapejat Lakukan Penyemprotan

Cegah Covid-19, Team PB Dan Karang Taruna Desa Tuapejat Lakukan Penyemprotan

MENTAWAI - Mencegah meluas penyebaran Virus Corona, Desa Tuapejat Kecamatan Sipora Utara lakukan penyemprotan...

Begini Penjelasan MUI Soal Hukum Meninggalkan Salat Jumat 3 Kali di Tengah wabah Corona

Begini Penjelasan MUI Soal Hukum Meninggalkan Salat Jumat 3 Kali di Tengah wabah Corona

NASIONAL - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan perihal hukum tidak salat Jumat selama tiga kali berturut-turut di...

Muncul Petisi Bebaskan Menteri era SBY Demi Tangani Wabah Corona, Siapa Dia?

Muncul Petisi Bebaskan Menteri era SBY Demi Tangani Wabah Corona, Siapa Dia?

NASIONAL - Negara dunia termasuk Indonesia, saat ini sedang menghadapi virus Corona COVID-19 dari Wuhan, Tiongkok....

Pantau Keamanan Tempat Wisata, Dandim 0319 Dan Kapolres Mentawai Turun Ke Katiet

Pantau Keamanan Tempat Wisata, Dandim 0319 Dan Kapolres Mentawai Turun Ke Katiet

MENTAWAI - Selama penanganan Covid-19, Kabupaten Kepulauan Mentawai resmi menutup pintu masuk bagi kapal pesiar maupun...

Atas Izin Mendagri, Wawako Solok Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional

Atas Izin Mendagri, Wawako Solok Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional

KOTA SOLOK -- Wakil Walikota Solok, Reinier, melantik pejabat Administrator dan Fungsional Guru Pertama dilingkungan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu