Saturday, 18 Jan 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

KPU Kota Solok Gelar Rakor Analisis Pengelolaan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu dan Pilkada

Rabu, 04 Desember 2019 - 16:45:48 WIB - 355
KPU Kota Solok Gelar Rakor Analisis Pengelolaan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu dan Pilkada
Komisioner KPU Kota Solok saat memimpin rapat koordinasi Analisis Pengelolaan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu dan Pilkada di Relazion Resto Lukah Pandan Kota Solok


SOLOK -- Komisi Pemiliham Umum Kota Solok merilis tahapan-tahapan pilkada, Rabu (04/12/2019), di Relazion Resto, di Lukah Pandan, dalam Rakor Analisis Pengelolaan Data dan Evaluasi Sistem Pemilu dan Pilkada.

Selain itu, KPU juga melakukan sosialisasi pemilu dihadapan media masa, parpol, OKP, dan tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah Kota Solok.

Asraf Dhanil Handika, Ketua KPU Kota Solok, didampingi empat komisioner lainya, Jonnedi, Eka, Arief, Rabu (04/12/2019), dihadapan Pers mengatakan dalam pelaksanaan pilkada serentak tanggal 23 September 2020 nanti akan melalui beberapa tahapan. Tahapan ini yang harus diikuti dan dipatuhi oleh setiap pasangan calon termasuk partai pengusung dan tim suksesnya.

Untuk syarat dukungan pasangan calon indenpenden , jumlah dukungan minimal 4.742 suara dan tersebar di dua Kecamatan, Tanjung Harapan dan Lubuk Sikarah. Dukungan ini harus dilengkapi formulir model B.1-KWK perseorangan yang ditempel dengan foto copy E-KTP atau surat keterangan yang diterbitkan oleh Dukcapil Kota Solok. SK Dukcapil ini hanya berlaku bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman data dan disusun secara sistematis serta dikelompokan berdasarkan wilayah, kelurahan. Data ini dimasukan dalam data pendukung melalui Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Untuk pasangan calon yang diusung parpol atau gabungan parpol yang memperoleh paling sedikit 20 % jumlah kursi di DPRD Kota Solok atau 2,5 % dari akumulasi suara sah dalam pemilu terkahir.

Kalkulasinya, kata Asraf, jumlah kursi DPRD Kota Solok 20 kursi, 20 x 20% = 4 kursi. Jadi parpol harus memiliki 4 kursi jika ingin mengusung calon kada.

2,5 % dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilu 2019 adalah 39.216, maka 39.216 x 2,5% = 9.804. artinya, parpol atau gabungan parpol harus memiliki suara pada pemilu 2019, minimal 9.804 suara.

Model B.1-KWK perseorangan dapat diunduh pada laman kota-solok.kpu.go.id. (fikar)

Loading...
Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: kota-solok,pilkada,politik,solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Bawaslu Pariaman Harapkan Perekrutan PPK Sesuai Mekanisme

Bawaslu Pariaman Harapkan Perekrutan PPK Sesuai Mekanisme

PARIAMAN - Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Kota Pariaman harapkan perekrutan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan)...

Longsor di Malalo Tanah Datar, Dua Rumah Warga Hancur dan Satu Mobil Hilang

Longsor di Malalo Tanah Datar, Dua Rumah Warga Hancur dan Satu Mobil Hilang

TANAH DATAR -- Diguyur hujan deras, Malalo, Tanah Datar, Sumbar mengalami longsor, Jumat (17/1/2020) pagi. Akibatnya...

Dinkes Mentawai Imbau Masyarakat Agar Tetap Perhatikan Kualitas Air Minum Isi Ulang

Dinkes Mentawai Imbau Masyarakat Agar Tetap Perhatikan Kualitas Air Minum Isi Ulang

MENTAWAI -- Terkait hebohnya Depot Air Minum isi ulang dengan kualitas air yang sekarang mulai berkurang, Kepala Dinas...

Tak Pernah Diajak, DPRD Pessel Pertanyakan Anggaran Bantuan Nelayan

Tak Pernah Diajak, DPRD Pessel Pertanyakan Anggaran Bantuan Nelayan

PESISIR SELATAN -- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan mempertanyakan kemana anggaran pengganti pukat harimau...

Diusulkan Ustaz Abdul Somad Padang Bakal Bentuk Satpol PP Syariah

Diusulkan Ustaz Abdul Somad Padang Bakal Bentuk Satpol PP Syariah

PADANG - Kasat Pol PP Kota Padang Alfiadi akan segera merealisasikan Satpol PP Syariah hadir di tengah-tengah...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media