Thursday, 09 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Air Sungai Meluap, Lahan Cabai Hanyut, Limapuluh Kota Waspada Banjir

Rabu, 04 Desember 2019 - 17:06:18 WIB - 1093
Air Sungai Meluap, Lahan Cabai Hanyut, Limapuluh Kota Waspada Banjir
Salah satu lahan pertanian warga yang hanyut di bawa luapan arus sungai, di Nagari Sungai Beringin.


LIMA PULUH KOTA - Sejumlah sungai meluap di Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatra Barat akibat dari curah hujan Yang cukup tinggi sejak senin (2/12) lalu.

Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir menyebutkan, pihak nya mencatat, tujuh kecamatan dilanda banjir. Belum terhitung kerugian yang dialami masyarakat yang terdampak banjir.

"Belum terhitung kerugian. Dari pantauan kita lapangan, ada 7 titik genangan air di wilayah kecamatan akibat luapan sungai. Pertama di Nagari Sungai Antuan, Kecamatan Mungka. Luapan sungai di Sungai Antuan naik ke pemukiman warga,"kata Joni Amir.

Disebutkan Joni, tujuh wilayah titik luapan air sungai yakni, Sungai Antuan kecamatan mungka, Manggilang, batang sinama, Lareh Sago Halaban, Suliki dan Kapur IX. Selain jalan raya dan permukiman masyarakat, lahan pertanian ikut terendam banjir. "Banyak lahan pertanian yang terdampak," katanya.

Ditambahkannya, empat titik pada empat lokasi lainnya berstatus siaga bencana. Diantaranya, Kecamatan Payakumbuh, Lareh Sago Halaban, Suliki dan Kapur IX. Sehingga, tercatat ada tujuh kecamatan berpotensi bencana banjir apabila intensitas hujan masih terjadi sampai seminggu ke depan.

"Tim kita masih siaga di titik-titik lokasi rawan untuk upaya antisipasi, apabila debit air masih tinggi," tutup Joni Amir.

Sementara itu, laporan warga di Nagari Sungai Beringin, lahan pertanian cabai hanyut dibawa arus sungai batang lampasi.

"Lahan cabai tergerus oleh aliran sungai, hampir separoh lahan digerus dan di hanyut kan air," pungkas Efnaldi salah seorang warga Tanjung munti, Nagari sungai beringin. (Rn)

Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: limapuluh-kota

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Pendendang Segudang Ilmu

Pendendang Segudang Ilmu

Oleh: Eja Fatimah Najmah Hanum, kerap sehari-hari di panggil buk Ema. Beliau lahir di Padang Panjang, Pada tanggal...

Apakah Jenazah Pasien COVID-19 di Dalam Kubur Tak Tularkan Virus? Begini Kata Dokter Ahli

Apakah Jenazah Pasien COVID-19 di Dalam Kubur Tak Tularkan Virus? Begini Kata Dokter Ahli

NASIONAL - Direktur Utama Rumah Sakit Jakarta Sukapura - Muhammadiyah COVID-19 Command Center, Dr. Umi Sjadqiah...

Tekan Penularan Corona, Hari Ini Jakarta Resmi Terapkan Pembatasan Sosial Skala Besar

Tekan Penularan Corona, Hari Ini Jakarta Resmi Terapkan Pembatasan Sosial Skala Besar

NASIONAL - Jakarta resmi menjadi daerah yang menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Skala Besar) sebagai strategi terbaru...

Inilah Doa dan Tata Cara Qunut Nazilah dalam Kondisi Darurat Corona

Inilah Doa dan Tata Cara Qunut Nazilah dalam Kondisi Darurat Corona

RELIJI -- Dalam menghadapi Pandemi Covid-19, Sekum MUI pusat Buya Anwar Abbas mengusulkan kepada ummat untuk melakukan...

Gubernur Puji Langkah Cepat Wako Padang Panjang Sediakan Karantina Pasien Corona

Gubernur Puji Langkah Cepat Wako Padang Panjang Sediakan Karantina Pasien Corona

PADANG PANJANG -- Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno meninjau Karantina Covid-19 yang berada di Mess...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu