Saturday, 18 Jan 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pesisir Selatan

Dalam Kesaksiannya, Safriwidi Sebut Terumbu Karang Di Lokasi Terdakwa Sudah Mati

Kamis, 05 Desember 2019 - 00:56:59 WIB - 454
Dalam Kesaksiannya, Safriwidi Sebut Terumbu Karang Di Lokasi Terdakwa Sudah Mati
Sidang lanjutan kasus pengrusakan hutan magrove mandeh di pengadilan negeri padang (Ist)


PESISIR SELATAN -- Sidang lanjutan perkara pengrusakan Mangrove di Kawasan Objek Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Safriwidi dalam kesaksiannya mengatakan, terumbu karang di lokasi terdakwa sudah mati sebelum adanya aktivitas.

"Dari awal dulu-dulunya sudah mati juga terumbu karang," kata Safriwidi, Rabu (4/12/2019).

Safriwidi mengakui, ia tidak bisa memastikan penyebab matinya terumbu karang di sekitar area yang berdampingan dengan lahan terdakwa.

"Sebab, dipastikan matinya terumbu karang di daerah itu memang sudah lama sebelum adanya aktivitas terdakwa," ucapnya.

Saksi juga mengatakan, tidak melihat ada dampak kerusakkan dari aktivitas yang dilakukan terdakwa. Sebab, di sekitar lokasi hanya beberapa batang saja Mangrove yang rusak.

Sementara saksi Sutrisno, untuk ditepi olo itu, mengatakan, Pak An telah menanam batang kayu keteping sekitar 15 batang.

"Sebelum menanam batang katapiang itu, ada beberapa tanaman lainnya, seperti cengkeh, pohon jengkol dan bambu," ucapnya.

Ketika ditanyai Hakim, apakah air pasang laut sampai ke lataran parkir, saksi menjawab tidak sampai, meskipun sebelumnya sawah atau pelataran parkir itu ditimbun.

"Jika ada pasang naik, itu adalah pasang anak bulan yang terjadi dua kali satu tahun," jelasnya.

Sidang kembali dilanjutkan pada Kamis, 5 Desember 2019, dengan agenda mendengarkan keterangan ahli yang dihadirkan terdakwa. (Rio)

Loading...
Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: hukum,kriminal,painan,pesisir-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Polisi Berhasil Bongkar Dugaan Prostitusi Pelajar di Kota Padang

Polisi Berhasil Bongkar Dugaan Prostitusi Pelajar di Kota Padang

PADANG -- Jajaran Polresta Padang mengungkap dugaan kasus bisnis prostisusi anak di bawah umur berstatus pelajar di...

Antisipasi Bahaya Narkoba Kepada Generasi Muda, Polres Bukittinggi Berikan Penyuluhan

Antisipasi Bahaya Narkoba Kepada Generasi Muda, Polres Bukittinggi Berikan Penyuluhan

Bukittinggi - Penyalahgunaan narkoba saat ini semakin memprihatinkan, Polres Bukittinggi gelar penyuluhan bahaya...

Ketua RT Sebut Wanita Cantik Korban Pembunuhan Tinggal dengan Suami di Kontrakan Sejak 3 Bulan

Ketua RT Sebut Wanita Cantik Korban Pembunuhan Tinggal dengan Suami di Kontrakan Sejak 3 Bulan

Payakumbuh - Kasus temuan wanita cantik yang ditemukan tewas di rumah kontrakan di RT 3/RW 02 kawasan Tarok,...

Terbunuhnya Jenderal Iran, PM Malaysia Serukan Negara Muslim Bersatu. Indonesia?

Terbunuhnya Jenderal Iran, PM Malaysia Serukan Negara Muslim Bersatu. Indonesia?

INTERNASIONAL - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menyerukan persatuan bagi negara-negara Muslim untuk...

Inilah Alasan Pemerintah Cabut Subsidi Gas Melon 3 Kg

Inilah Alasan Pemerintah Cabut Subsidi Gas Melon 3 Kg

NASIONAL - Pemerintah berencana menerapkan subsidi LPG tiga kilogram secara tertutup pada pertengahan tahun 2020....


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media