Tuesday, 31 Mar 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Kandidat Bupati Padang Pariaman Tosriadi Jamal, Antara Pengabdian, Religi dan Serai Wangi

Sabtu, 07 Desember 2019 - 18:58:32 WIB - 1405
Kandidat Bupati Padang Pariaman Tosriadi Jamal, Antara Pengabdian, Religi dan Serai Wangi
Kompol Tosriadi Jamal SH.


PADANG PARIAMAN - Sejak bebeapa waktu terakhir, muncul seorang lagi calon Bupati Padang Pariaman yang merupakan putra daerah Kasang, Batang Anai. Dia adalah Kompol Tosriadi Jamal SH, yang kini menjabat Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Polda Banten.

Pria murah senyum ini adalah kelahiran 19 Oktober 1971 bersuku Koto. Ayahnya H Jamalis dan ibu Hj Nonsi berasal dari Kasang Kecamatan Batang Anai. Ayahnya bersuku Jambak dan ibu Koto.

Sejak 2005, Alumni Seba Polri 1992-1993, ini sudah meninggalkan kampung halaman karena mendapat tugas di Jakarta.

Jabatan pertama Tosriadi di Jakarta adalah sebagai Danton Dalmas Polda Metro Jaya. Selanjutnya 2006 s/d 2007 Panit Jatanras Polres Metro Jakbar, kemudian 2007 s/d 2010 Panit Judsus Polres Metro Jakbar, dan 2010 s/d 2012 Kanit Reskrim Polsek Kalideres.

Pada 2012 sampai 2015 Tosriadi menjabat Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, 2015 s/d 2016 Kanit Reskrim Polsek Tambora
dan 2016 s/d 2017 menjabat Kapolsek Kragilan.

Atas prestasi yang diraihnya di kepolisian, Tosriadi sampai saat ini dipercaya pimpinan menjabat Kasat Resnarkoba Polres Tangerang.

Tosriadi sejak tamat dari pendidikan kepolisian hanya sempat berdinas di Polresta Padang sejak 1993 s/d 2005 sebagai Bareskrim.

Tosriadi sebelumnya memang anak kampung. Seluruh pendidikannya sejak dari SD sampai kuliah dilewatinya di kampung.

Pendidikan dasar dilalui Tosriadi di Sekolah Dasar (SD) Inpres Kampung Koto Kasang, Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman tamat tahun 1985, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 15 Padang tamat tahun 1988, Sekolah Menegah Atas (SMA) 7 Padang tamat tahun 1991 dan terakhir kuliah di Universitas Eka Sakti Padang tamat 1998.

Sebagai perwira Polri, Tosriadi Jamal sudah melewati jenjang pendidikan cukup mumpuni. Setelah tamat Seba Polri 1992/1993, dia mengikuti pendidikan Dikjur Reskrim 2000, Setukpa Polri 2005, JCLEC 2010.dan SESPIMMA Polri 2016

Pulang Kampung, Membangun Ekonomi Memberantas Pengangguran

Sejak beberapa tahun terakhir keinginan pulang kampungnya sangat tinggi. Bukan hanya sekedar pulang tetapi ikut membangun ekonomi masyarakat Padang Pariaman dan Sumatra Barat.

Satu alasan Tosriadi maju jadi calon Bupati Padang Pariaman yakni prihatin dengan kondisi di kampung halaman. Banyak lahan terlantar, pengangguran tinggi dan daerah sangat lambat berkembang.

Sebagai salah satu contoh dia menyebut kawasan Kasang dan sekitarnya, adalah daerah hinterland kota Padang tetapi tidak tergarap secara maksimal. Padahal kawan itu masuk dalam jalur jalan bypass dan Bandara Internasional Minangkabau.

Selain itu Tosriadi juga menyoroti kehidupan ekonomi masyarakat tidak berkembang dengan baik. Sebab tidak ada pilihan usaha yang pas dab mendapat suport dari pemerintah.

Oleh sebab itu itu, Tosriadi yang sejak kecil hidup dalam kemiskinan dan sejak menjadi polisi mendapat banyak karunia dari Allah, sangat berniat mengubah semua itu melalui kegiatan ekonomi kerakyatan produktif.

"Insyaallah saya memulai memperbaiki ekonomi masyarakat Padang Pariaman melalui Serai Wangi yang sudah saya rintis sejak tiga tahun lalu," papar perwira polisi yang rupanya pernah gagal masuk Akabri dan Akpol tetapi lulus terbaik di Secaba Polri.

Selain itu, bentuk lain aktifitas ekonomi yang digerakan Tosriadi di kampungnya adalah membantu masyarakat mitra usaha yang punya niat untuk menunaikan ibadah ke tanah suci Mekkah

Kemudian mencetak 1 juta Al-Quran yang sudah mulai dibagikan di mushola dan masjid yang ada di Padang Pariaman

Selanjutnya menyantuni ratusan anak yatim, membeli 1,5 hektar tanah yang akan dibangun pesantren untuk pendidikan anak - anak yatim secara gratis di Nagari Kasang dan sekitarnya.

Terakhir yang paling monumental adalah mengembangkan perkebunan serai wangi.

Sampai saat ini dia sudah berhasil mengembangkan lebih dari 200 hektar kebun Serai Wangi yang tersebar di Padang Pariaman, Pasaman, Payakumbuh dan Solok dengan sistim kerjasama dengan masyarakat.

Nah, jika dia nanti terpilih menjadi Bupati Padang Pariaman Tosriadi Jamal menargetkan membuka 2000 heklar perkebunan Serai Wangi.

Untuk menampung pemasaran Serai Wangi dari masyarakat Tosriadi membuat satu Rumah Harum, sejenis pabrik rumahan yang mengolah serai wangi tersebut dengan memperkerjakan tenaga lokal cukup banyak.

Tosriadi juga merencanakan membangun sejumlah pabrik di sejumlah daerah di Sumatra Barat sebagai tempat pengolahan sari wangi yang telah dikembangkan tadi.

Dan satu hal paling menarik dari pengembangan usaha pengolahan Serai Wangi ini, Tosriadi mengeluarkan zakat 2,5 % dari hasil perkebunan Serai Wangi untuk Pembangunan Nagari.

Keinginan untuk memimpin Padang Pariaman

Didorong oleh semangat yang tinggi membangun ekonomi rakyat dan meningkatkan PAD Padang Pariaman, H. Tosriadi Jamal SH, melamar menjadi calon Bupati Padang Pariaman melalui Partai Gerindra, Partai Golkar dan Hanura.

Tosriadi memang melihat satu celah bagus dari jalur kepala daerah untuk membangun perekonomian rakyat. Dari pengalaman pribadinya saja dia sudah berhasil membangun usaha perkebunan ini, apalagi jika memang nanti terpilih jadi bupati, maka program perkebunan Serai Wangi bisa lebih dipacu cepat lagi.

Tosriadi memimpikan perkebunan Serai Wangi terbesar di Indonesia itu ada di Padang Pariaman.

Sebab itu pula Tosriadi dan timsesnya dengan rapi telah mempersiapkan program pemenangannya. Dan dia yakin konsep yang ditawarkan kepada masyarakat jauh lebih realistis dan rasional.

Artinya, meskipun hanya melalui program perkebunan Serai Wangi ini, Tosriadi sudah berhasil membebaskan masyarakat dari pengangguran.

Salah satunya yang telah terekspos keluar adalah peresmian perkebunan serai wangi 100 hektar di kecamatan aur malintang kab. Padang Pariaman. (rel tim/aji)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: padang-pariaman,pilkada,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Corona Merebak, Ini Himbauan Penting dari Gubernur Irwan Prayitno

Corona Merebak, Ini Himbauan Penting dari Gubernur Irwan Prayitno

PADANG -- Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan dua warga negara Indonesia positif terjangkit virus corona...

Plh Bupati Bengkalis Bustami AY Resmikan MTQ 3 Bathin Solapan

Plh Bupati Bengkalis Bustami AY Resmikan MTQ 3 Bathin Solapan

BENGKALIS -- Plh Bupati Bengkalis Bustami AY meresmikan MTQ ke 3 Kecamatan Bathin Solapan di Desa Simpang Padang, Ahad,...

Walikota Pariaman ikuti "Gowes Exploring Ngarai Sianok"

Walikota Pariaman ikuti "Gowes Exploring Ngarai Sianok"

Pariaman..., Walikota Pariaman Genius Umar ikut serta dalam Bukittinggi Fun Adventure RCT/HHT 2020 "Gowes...

Padang Panjang Turunkan Satgas PPVC Antisipasi Corona

Padang Panjang Turunkan Satgas PPVC Antisipasi Corona

PADANG PANJANG -- Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Pengendalian Virus Corona (PPVC) Kota Padang Panjang melakukan...

Padang Pariaman Tangani Covid-19, BTT 800 Juta Lebih Segera Dimanfaatkan

Padang Pariaman Tangani Covid-19, BTT 800 Juta Lebih Segera Dimanfaatkan

PADANG PARIAMAN - Lembaga Inspektorat Padang Pariaman diminta bupati Ali Mukhni melakukan pendampingan terhadap...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu