Thursday, 09 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman barat

Mobil Ambulance Puskesmas Pasbar Jarang di Posko, Keluarga Pasien Mengeluh

Minggu, 08 Desember 2019 - 00:19:35 WIB - 631
Mobil Ambulance Puskesmas Pasbar Jarang di Posko, Keluarga Pasien Mengeluh
Mobil ambulans. (istimewa)


PASAMAN BARAT - Keluarga pasien sering mengeluh, Mobil ambulance Puskesmas di Pasaman Barat sering meninggalkan posko, ketika pasien Puskesmas wajib dirujuk ke rumah sakit yang ada di kabupaten, transportasi pelayanan kesehatan tersebut tidak berada di tempat.

Entah apa penyebab transportasi pelayanan kesehatan tersebut sering tidak ada di posko, namun yang jelas dua sarana transportasi itu peruntukannya untuk meningkatkan jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan di daerah kecamatan dan daerah terpencil.

"Seharusnya mobil layanan kesehatan itu stanby di kecamatan," ucap Andre salah seorang keluarga pasien di salah satu Puskesmas di Pasaman Barat dikutip dari Haluan.com, Sabtu (8/12).

Andre mengaku kecewa karena ketika pasien membutuhkan, mobil tersebut sedang mengantarkan pasien ke rumah sakit di luar Kabupaten Pasaman Barat.

Ketua DPRD Pasaman Barat, Parizal Hafni beberapa waktu lalau menerangkan alat transportasi pelayanan kesehatan yang ada di kecamatan tidak boleh keluar daerah.

"Cukup sampai di rumah sakit kabupaten, aturannya sepertu itu," terangnya.

Ia melanjutkan, ambulance Puskesmas kecamatan cukup sampai di kabupaten. Jika pasien harus dirujuk ke rumah sakit luar daerah harus transit dengan mobil ambulance rumah sakit.

"Pelayanan terhadap masyarakat di kecamatan akan terganggu, jika mobil tersebut tidak berada di poskonya. Saya melihat tentang pengelolaan sarana dan prasarana kesehatan di daerah ini ada keanehan, seperti ada bagi hasil, yang membuat kita bingung tertuang dalam Perbup tentang bagi hasil keuntungan, yang nanti nya menjadi hak oleh pengelola," papar Parizal Hafni.

Contohnya bagi hasil di rumah sakit milik daerah dengan persentase 70:30, itu ada Perbup nya. Namun untuk bagi hasil tentang transportasi ambulance Puskesmas ini Dia pun belum mengerti, apakah ini masuk juga dalam bagi hasil.

"Kita pun heran dengan ambulance Puskesmas dan mobil Puskesmas keliling ini. Seharusnya cukup sampai di rumah sakit daerah saja. Jika ada hitung-hitungan menggunakan dua alat transportasi pelayanan kesehatan ini, maka ini harus dipertanyakan kemana uang nya," jelas Parizal Hafni.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, Haryunidra menjelaskan ada dua jenis mobil pelayanan kesehatan di kecamatan yakni mobil Puskesmas Keliling dan mobil Ambulance Puskemas.

Mobil Puskesmas keliling bisa digunakan untuk membawa pasien dan untuk pelayanan kesehatan di wilayah kerja kecamatan masing-masing, misal turun kejorong A tentang pelayanan pengobatan.

Sedangkan ambulance Puskesmas, membawa pasien di wilayah kerjanya dari rumah pasien ke Puskesmas dan dari Puskesmas ke rumah sakit yang ada di kabupaten untuk dirujuk.

"Selagi ambulance itu tersedia dan on di Puskesmas. Mengantarkan pasien keluar daerah (ke kota Padang) pun tidak ada masalah. Banyak itu kejadiannya, pasien yang dari Puskesmas di bawa ke rumah sakit daerah. Tiba di rumah sakit daerah ternyata harus dirujuk ke rumah sakit diluar daerah. Kadang ambulance Puskesmas yang membawa pasien ini yang langsung mengantarkan," kata Haryunidra.

Jika ada ambulance di rumah sakit yang stanby maka akan ditransit. Tapi boleh juga ambulance Puskesmas yang langsung mengantarkan keluar kabupaten, karena sudah biasa seperti itu.

Memang ambulance Puskesmas memprioritaskan pasien di wilayah kerjanya masing-masing. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga rumah sakit memakai ambulance Puskesmas terdekat untuk merujuk pasiennya, karena itu boleh. Sedangkan untuk rumah sakit swasta seperti Yarsi Simpang empat pun perlakuannya sama dengan rumah sakit milik daerah.

"RS Yarsi Simpang Empat boleh memakai ambulance Puskesmas dan mobil Puskesmas keliling, karena tarifnya kan ada, untuk pendapatan asli daerah (PAD) Pasaman Barat," jelas Haryunidra. (*)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: kesehatan,pasaman-barat,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Hindari Penyimpangan, Kejari Mentawai Kawal Ketat Penggunaan Anggaran Covid-19

Hindari Penyimpangan, Kejari Mentawai Kawal Ketat Penggunaan Anggaran Covid-19

MENTAWAI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepulauan Mentawai siap mendampingi dan mengawal Pemerintah Daerah...

Dukung Awak Media di Tengah Pandemi Covid-19, Kopmil Ijo Family Bagikan Paket Suplemen

Dukung Awak Media di Tengah Pandemi Covid-19, Kopmil Ijo Family Bagikan Paket Suplemen

PAYAKUMBUH - Pengusaha muda Kota Payakumbuh owner Kopmil Ijo Family memberikan dukungan kepada wartawan Luak Limopuluah...

Bantu Petani, Babinsa Koramil 03 Sipora Lakukan Komsos BIOS 44

Bantu Petani, Babinsa Koramil 03 Sipora Lakukan Komsos BIOS 44

MENTAWAI - Bios 44 membuat unsur hara tanah menjadi subur, dan membuat pertanian menjadi berhasil. Salah satu bukti...

Memilukan, Angka Kematian Terbesar dalam Sejarah Serangan COVID-19 Terjadi di Amerika

Memilukan, Angka Kematian Terbesar dalam Sejarah Serangan COVID-19 Terjadi di Amerika

INTERNASIONAL - Sebuah angka kematian terbesar dalam sejarah serangan Virus Corona atau COVID-19 baru saja terjadi di...

Muncul Petisi Bebaskan Menteri era SBY Demi Tangani Wabah Corona, Siapa Dia?

Muncul Petisi Bebaskan Menteri era SBY Demi Tangani Wabah Corona, Siapa Dia?

NASIONAL - Negara dunia termasuk Indonesia, saat ini sedang menghadapi virus Corona COVID-19 dari Wuhan, Tiongkok....


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu