Thursday, 09 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Pada Hari yang Sama, Sembilan Kecamatan Dihantam Longsor dan Banjir di Limapuluh Kota

Jumat, 20 Desember 2019 - 18:04:10 WIB - 1720
Pada Hari yang Sama, Sembilan Kecamatan Dihantam Longsor dan Banjir di Limapuluh Kota
Foto: Istimewa



LIMA PULUH KOTA - Bencana tanah longsor dan banjir di Sembilan kecamatan di kabupaten Lima puluh kota, provinsi Sumatra Barat terjadi di hari yang sama, yakni semenjak Kamis (19/12) hingga Jumat (20/12) siang.

"Dinas terkait serta tim pemerintah sudah di tugaskan untuk tetap berada di kecamatan rawan bencana," kata wakil bupati limapuluh kota di Sarilamak, Jumat (20/12).

Di sebutkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota Rahmadinol, banjir dan tanah longsor antara lain terjadi di Nagari Koto Lamo dan Nagari Galugua di Kecamatan Kapur IX serta Nagari Batu Payuang, Nagari Balai Panjang, dan Nagari Bukik Sikumpa di Kecamatan Lareh Sago Halaban.

"Di jorong Kubang Rasau, luapan batang Sinamar. Di Nagari Balai Panjang itu ada tiga jorong, Tareh, Kampung Pondok, dan Kubang Rasau. Di Tareh dan Kampung Pondok itu banjir karena meluapnya sungai di kaki Bukit Barisan," katanya.

Selain itu nagari suayan juga mengalami bencana tanah longsor, yakni Jorong Suayan Tinggi dan Nagari Sariak Laweh di Kecamatan Akabiluru. Sementara untuk beberapa wilayah lainnya, bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Nagari Simpang Sugiran di Kecamatan Guguak, Nagari Sarilamak dan Taram di Kecamatan Harau, Nagari Piobang di Kecamatan Payakumbuh, Nagari Simpang Kapuk di Kecamatan Mungka, Nagari Andaleh Kecamatan Luak, serta Nagari Tanjung Pauh dan Nagari Koto Alam di Kecamatan Pangkalan.

Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota Jhoni Amir mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana alam yang terjadi di sembilan wilayah kecamatan di Limapuluh Kota.

"Yang pasti kita sudah menempatkan tim di wilayah tersebut, akan terus berada di lokasi yang rawan bencana. Mereka bisa terus menginformasikan ke masyarakat apabila air sudah mulai naik," tutup Jhoni Amir. (Rn)

Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: limapuluh-kota,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gawat, Lebih 1 Juta Orang di Dunia Terinfeksi Corona

Gawat, Lebih 1 Juta Orang di Dunia Terinfeksi Corona

INTERNASIONAL - Angka kasus pasien terkonfirmasi positif virus corona di seluruh dunia melonjak tajam mencapai hingga...

Sekjen MUI: Jika Mudik Menciderai Diri dan Orang Lain Maka Hukumnya Haram

Sekjen MUI: Jika Mudik Menciderai Diri dan Orang Lain Maka Hukumnya Haram

JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menilai haram hukumnya bagi masyarakat yang...

Putus Mata Rantai Covid-19, MCCC Sumbar Lakukan Ini

Putus Mata Rantai Covid-19, MCCC Sumbar Lakukan Ini

PADANG PANJANG -- Dalam mengurangi beban pemerintah menekan penyebaran virus covid 19. Langka cepat diambil Pimpinan...

Apa Benar Kini Ada 150 Orang Indonesia Kebal Virus Corona?

Apa Benar Kini Ada 150 Orang Indonesia Kebal Virus Corona?

NASIONAL - Jumlah penderita Virus Corona atau COVID-19 di Indonesia terus bertambah data terbaru yang disiarkan Gugus...

Jaga Imun Tubuh, Personil Polres Bukittinggi Berjemur dan Physical Distancing

Jaga Imun Tubuh, Personil Polres Bukittinggi Berjemur dan Physical Distancing

BUKITTINGGI -- Polres Bukittinggi menggelar aktivitas berjemur dan menerapkan Physical Distancing bagi personel, di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu