Tuesday, 18 Feb 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Dharmasraya

Kondusif, Perayaan Natal di Dharmasraya Aman

Rabu, 25 Desember 2019 - 14:01:43 WIB - 1165
Kondusif, Perayaan Natal di Dharmasraya Aman
Suasana perayaan Natal di kabupaten Dharmasraya


DHARMASRAYA -- Perayaan Natal di Jorong Kampung Baru, Nagari Sikabau dan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya berjalan lancar dan aman. Demikian disampaikan Kapolres Dharmasraya Imran Amir, saat dihubungi Rabu (25/12/2019).

Menurut Kapolres, misa Natal di Jorong Kampung Baru mulai pukul 8.00 WIB, Rabu ini diikuti 44 jemaat.

Demikian juga dengan perayaan Natal di Kecamatan Sungai Rumbai, menurutnya, berlangsung aman dan kondusif.

Untuk pengamanan selama libur Natal dan Tahun Baru di Dharmasraya, menurutnya, Polres menurunkan 250 personel.

Sebelumnya, marak diberitakan ada pelarangan perayaan Natal di Jorong Kampung Baru, Dharmasraya. Hal itu disebutkan, karena adanya kesepakatan masyarakat di tingkat masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumatra Barat Irjen Pol Toni Harmanto dan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan berdialog dengan tokoh adat dan agama di rumah dinas bupati di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya pada Senin 23 Desember 2019.

Irjen Pol Toni Harmanto dalam rilis dari Polda Sumbar mengatakan, dialog ini untuk memastikan informasi larangan perayaan Natal yang beredar.

"Tentunya kami memastikan lagi terkait pemberitaaan yang beredar. Sangat kita sayangkan, jika isu ini tidak betul, tentunya akan berdampak terhadap situasi masyarakat di Dharmasraya sendiri," ujarnya.

Ia meminta setiap warga negara tetap menjaga toleransi yang sudah berjalan dengan baik selama ini di sini.

Roy Hutapea salah seorang pendeta HKBP di Dharmasraya membantah adanya larangan perayaan Natal di Kabupaten Dharmasraya. Karena selama ini memang tidak ada larangan katanya.

Malah, kata dia, kerukunan umat beragama di sini sudah terjaga dengan baik. Sesama umat saling menghormati dan menjaga toleransi.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengaku terkejut dengan beredarnya informasi larangan merayakan Natal di Dharmasraya. Karena selama ini antar umat beragama hidup dengan rukun.

"Hari ini saya dengan Kapolda Sumbar berdialog dengan umat Kristen di Kampung Baru Nagari Sikabau dan tokoh adat. Ini tak sekedar soal hak dalam menjalankan ibadah dan penghormatan terhadap hukum adat salingka nagari, tapi yang paling besar agar tidak terjadi gesekan antar warga negara," ujarnya.

Berdasarkan hasil dialog, kata dia, tidak ada yang merasa dilarang dalam pelaksanaan ibadah. Malah mereka mengaku sudah hidup rukun selama ini.(Gul)

Loading...
Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: dharmasraya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Ketua DPRD Kota Pariaman: Pembangunan dan SDM Harus Sejalan

Ketua DPRD Kota Pariaman: Pembangunan dan SDM Harus Sejalan

PARIAMAN - Pembangunan fisik memang penting dalam membangun perkonomian suatu daerah, tapi pengembangan Sumber Daya...

Resmi Dikukuhkan, Ini Ketua PWI Pasaman Periode 2019-2022

Resmi Dikukuhkan, Ini Ketua PWI Pasaman Periode 2019-2022

PASAMAN - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat H.Heranof Firdaus melantik pengurus PWI Cabang...

Jarang Terekspos, Kerja DPRD Sawahlunto Picu Asumsi Negatif

Jarang Terekspos, Kerja DPRD Sawahlunto Picu Asumsi Negatif

Sawahlunto - Kegiatan DPRD kota Sawahlunto beberapa tahun ini jarang terekspos dan diketahui publik. Bahkan, kegiatan...

Untuk Perencanaan MoA, DPP SAS Kunjungi IAIN Batusangkar

Untuk Perencanaan MoA, DPP SAS Kunjungi IAIN Batusangkar

TANAH DATAR - Dewan Pengurus Pusat Sulit Air Sepakat (SAS) kunjungi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar,...

Agam Mendapatkan Peringkat Pertama IKP di Sumbar

Agam Mendapatkan Peringkat Pertama IKP di Sumbar

AGAM - Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP), Agam, Ermanto mengungkapkan Kabupaten Agam mendapat...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media