Tuesday, 18 Feb 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Opini

Alihkan Pembuatan Tugas dari Media Kertas ke Media Online di Kalangan Mahasiswa

Kamis, 26 Desember 2019 - 22:15:41 WIB - 557
Alihkan Pembuatan Tugas dari Media Kertas ke Media Online di Kalangan Mahasiswa
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


Oleh: Jihan Fadillah dan Sintia Rahmadani

Bicara mengenai kampus tidak terlepas dari banyaknya tugas. Pembuatan tugas erat kaitannya dengan penggunaan kertas. Kebutuhan kertas untuk mahasiswa meliputi kebutuhan buku-buku perkuliahan, laporan, makalah, kegiatan pre-test dan post-test dan lain sebagainya.

Seorang mahasiswa bisa menghabiskan beribu-ribu kertas dalam satu semester. Sementara itu penggunaan kertas bagi mahasiswa yang menjalankan skripsi dapat meningkat berkali-kali lipat.

Efisiensi penggunaan kertas di kalangan mahasiswa sangatlah rendah dan kertas-kertas sering dimanfaatkan secara tidak maksimal. Banyak kertas yang hanya digunakan pada salah satu sisi dan selebihnya tidak dipergunakan atau dibuang begitu saja.

Banyak mahasiswa yang tidak menyadari dampak negatif dari penggunaan kertas. Penggunaan kertas di dunia terus mengalami peningkatan, seperti yang dilansir dari CNBC Indonesia.com menurut Dirjen Industri Agro Kemenperin, Panggah Susanto menyatakan kebutuhan kertas di dunia saat ini sebesar 394 juta ton dan akan terus meningkat menjadi 490 juta ton pada tahun 2020. Sedangkan Indonesia menyumbang produksi kertas sebesar 13 juta ton per tahun.

Penggunaan kertas dalam skala kecil mungkin tidak menimbulkan permasalahan yang begitu berarti, namun apabila digunakan dalam skala besar maka akumulasi penggunaan kertas secara berlebihan sangat berdampak negatif terhadap kualitas lingkungan.

Hasil panen kayu hutan di Indonesia sebanyak 42% digunakan untuk membuat kertas atau industri kertas. Hal tersebut akan berdampak terhadap perununan kualitas hutan di mana hutan berfungsi sebagai suplai oksigen.

Selain itu dari segi pengolahan, kertas menghasilkan limbah air dengan adanya senyawa organik yang bersifat racun bagi kehidupan akuatik. Selain limbah air, produksi kertas juga menghasilkan beberapa jenis limbah padat seperti sludge, biosludge dan pith. Limbah tersebut sangat berbahaya dan mengganggu kualitas lingkungan karena baunya yang tidak sedap. Selain itu limbah pabrik kertas umumnya mengandung logam-logam berbahaya seperti merkuri, tembaga, crom, timbal, seng dan nikel.

Banyaknya dampak negatif dari penggunaan kertas, maka diperlukan upaya untuk meminimalisir hal tersebut. Kampus sebagai pihak yang banyak menggunakan kertas perlu membuat program pengalihan pembuatan tugas dari media kertas ke media online untuk mendukung dan mewujudkan gerakan Go Green dikalangan kampus. Saat ini perkembangan teknologi sangat pesat, dimana dengan internet komunikasi dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

Internet menjadi pilihan alternatif pencaharian informasi bagi mahasiswa selain perpustakaan. Melalui internet, mahasiswa dapat mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan sesuai dengan kebutuhan yang relavan dengan kepentingan akademik. Internet menjadi sumber informasi yang mempunyai banyak manfaat dibandingkan sumber informasi lainnya.

Secara tidak langsung kehadiran internet dapat mengeliminasi fungsi kertas, dimana melalui internet aktivitas dalam mengerjakan tugas perkuliahan dapat dilakukan secara mudah, murah, cepat dan efisien. Informasi-informasi perkuliahan, seperti modul, materi, tugas dan lain sebagainya dapat diakses secara online, dimana mahasiswa tidak perlu lagi melakukan kegiatan print dan photocopy, sehingga dapat mengurangi penggunaan kertas. Hal ini dapat dipandang sebagai bentuk penghematan dan dalam upaya pelestarian lingkungan.

Berdasarkan fungsi internet yang dapat menggantikan fungsi kertas, maka diharapkan pihak kampus dapat lebih meningkatkan penggunaan teknologi yang ada pada saat ini. Pemanfaatan internet selain mengurangi penggunaan kertas juga dapat dipandang sebagai upaya dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam perkembangan teknologi. (*)

/* Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat

Loading...
Editor/Sumber: Reza S
Tag: metro,opini,padang,sumatra-barat,teknologi

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Banjir Bandang Landa Kabupaten Pasaman, MDMC Sumbar Turunkan Relawan dan Salurkan 150 Paket Logistik

Banjir Bandang Landa Kabupaten Pasaman, MDMC Sumbar Turunkan Relawan dan Salurkan 150 Paket Logistik

PADANG -- Pasca Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pasaman tepatnya Nagari Muaro Sungai Lolo, Mapat...

Tingkatan Sektor Ekonomi Masyarakat, MC Kendro Salurkan Seribuan Bibit Pinang

Tingkatan Sektor Ekonomi Masyarakat, MC Kendro Salurkan Seribuan Bibit Pinang

DURI - Bangun kehidupan masyarakat di Kota Duri, untuk peningkatan ekonomi yang lebih baik, untuk masa depan, Maulana...

Serangan Udara Meningkat di Idlib, GHR-ACT Bagikan Paket Makanan dan Mushaf Al-Quran

Serangan Udara Meningkat di Idlib, GHR-ACT Bagikan Paket Makanan dan Mushaf Al-Quran

IDLIB -- Ratusan mushaf Al-Quran dibagikan untuk anak-anak Suriah di salah satu panti asuhan di Reyhanli. Ratusan...

Cawabup Pasbar Hamdi Bedah Visi Misi di PBB

Cawabup Pasbar Hamdi Bedah Visi Misi di PBB

PASAMAN BARAT - Bedah visi misi Bakal Calon Bupati (Bacalon) di Partai Bulan Bintang (PBB) yang akan diusung dalam...

DPP IWS 2019-2023 Dilantik, Ini Pesan Bupati Solok

DPP IWS 2019-2023 Dilantik, Ini Pesan Bupati Solok

SOLOK - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Warga Saniangbaka (DPP IWS), periode 2019 - 2023, Minggu (15/2), dilantik di Rumah...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media