Tuesday, 18 Feb 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Opini

Terobosan Terkini, Rayakan Tahun Baru dengan Kembang Api Ramah Lingkungan

Minggu, 29 Desember 2019 - 22:18:28 WIB - 734
Terobosan Terkini, Rayakan Tahun Baru dengan Kembang Api Ramah Lingkungan
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


Oleh: Resa Elita

Perayaan tahun baru identik denga kembang api, hampir diseluruh kota-kota besar akan menghidupkan kembang api dimenit menit sebelum pergantian baru. Terkadang tidak terpikir oleh kita ada orang yang rela membeli kembang api dengan harga mahal untuk menikmati "asap" yang mengepul tinggi diudara. Kita hanya menikmati ledakan penuh warna dalam hitungan menit bahkan detik namun merasakan asap dan efek lain yang ditimbulkan dari kandungan kembang api lebih lama.

Mungkin bagi kita perayaan tahun baru dengan kembang api merupakan suatu hiburan, namun hal itu malah menjadi malapetaka bagi tumbuhan maupun hewan. Terkadang manusia berperan sangat egois, bahagia diatas terancamannya makhluk hidup lain.

Seperti dilansir New York Times, Di Beebe, Arkansas, Amerika Serikat, ribuan burung hitam tiba-tiba jatuh dari langit. Burung-burung tersebut jatuh di atap, jalanan, dan halaman rumah.

Karen Rowe, koordinator konservasi burung di Arkansas mengatakan bahwa penyebab burung-burung tersebut mati adalah pesta kembang api tahun baru. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Berdasarkan hasil penelitian lebih lanjut dilaboratorium menunjukkan hasil tidak ada tanda-tanda burung-burung tersebut mati karena penyakit namun dikarenakan trauma fisik yang akut.

Menurut Karen Kembang api menyebabkan burung-burung itu mengalami disorientasi. Burung-burung itu kemudian terbang ke segala arah dan hinggap ke berbagai tempat seperti pohon dan bangunan.

Kembang api juga dapat menyebabkan pencemaran pada perairan hal ini disebabkan karena, kandungan kumpulan logam berat dan zat berbahaya. Zat-zat tersebut antara lain barium, aluminium, arsenik, merkuri, perchlorate, sulfur, potasium nitrat, tembaga, litium, strontium dan hexachlorobenzene (HCB).

Dari asap sampai ampas kebang api, terdapat zat-zat yang dapat mencemari lingkungan dan berbahaya bagi manusia. Terlepas dari semua pro kontra kembang api yang menyebabkan banyak masalah. Kita masih dapat menikmati perayaan tahun baru dengan semarak warna warni kembang api.

Melansir dari Bisnsi.com, China mulai memperkenalkan petasan dan kembang api ramah lingkungan pada perayaan Tahun Baru Tiongkok 2015 guna mengurangi dampak polusi udara yang sudah parah di negara tersebut.

Produk petasan dan kembang api ramah lingkungan itu lebih banyak mengandung bubuk hitam dan sejumlah bahan kimia dengan kandungan logam berat dan sulfur yang lebih rendah.

Terobosan terbaru ini diharapkan dapat mengurangi efek buruk yang ditimbulkan dari kembang api dan masyarakat masih bisa menikmati indahnya kembang api berlatarkan gelapnya malam menambah syahdu perayaan tahun baru.

Sebagai masyarakat yang cerdas, kita harus mempertimbangkan setiap kegiatan kita agar tidak memberi efek buruk terhadap lingkungan agar terciptanya suasana yang damai dan sejahterah. (*)

/* Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Biologi, Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.

Loading...
Editor/Sumber: Reza S
Tag: indonesia,metro,nasional,opini,padang,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Bank Nagari Cabang Mentawai Hadirkan Bunga KUR Hanya 6 Persen

Bank Nagari Cabang Mentawai Hadirkan Bunga KUR Hanya 6 Persen

MENTAWAI -- Hadirnya program Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga hanya 6 persen di Bank Pembangunan Daerah...

Dipicu Angin Kencang, Ratusan Ton Ikan Keramba Mati Diserang Tubo Belerang di Danau Maninjau

Dipicu Angin Kencang, Ratusan Ton Ikan Keramba Mati Diserang Tubo Belerang di Danau Maninjau

AGAM - Tubo belerang kembali racuni ratusan ton ikan petani Keramba Jaring Apung (KJA) di Linggai, Nagari Duo Koto,...

Temui Warga Talang Babungo, Ini Pesan Bupati

Temui Warga Talang Babungo, Ini Pesan Bupati

Kabupaten Solok - Bupati Solok Gusmal, SE, MM, Sabtu, (01/02), temui masyarakat Nagari Talang Babungo Kecamatan Hiliran...

KPU Pasaman Umumkan Hasil Seleksi Tes Tertulis Calon PPK, 120 Peserta Lulus

KPU Pasaman Umumkan Hasil Seleksi Tes Tertulis Calon PPK, 120 Peserta Lulus

PASAMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman mengumumkan hasil tes tertulis calon Panitia Pemilihan...

Dihantam Banjir, Jalan di Batahan Pasbar Rusak Berat

Dihantam Banjir, Jalan di Batahan Pasbar Rusak Berat

PASAMAN BARAT - Akibat diterjang banjir, jalan aspal yang baru dibangun tahun 2019 di Jorong Taming, Nagari Batahan,...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media