Friday, 05 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Kriminal

Ketua RT Sebut Wanita Cantik Korban Pembunuhan Tinggal dengan Suami di Kontrakan Sejak 3 Bulan

Rabu, 08 Januari 2020 - 16:55:39 WIB - 12569
Ketua RT Sebut Wanita Cantik Korban Pembunuhan Tinggal dengan Suami di Kontrakan Sejak 3 Bulan
Ketua RT 03/ RW 01 Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Andri.Ketua RT Sebut Wanita Cantik Korban Pembunuhan Tinggal dengan Suami di Kontrakan Sejak 3 Bulan



Payakumbuh - Kasus temuan wanita cantik yang ditemukan tewas di rumah kontrakan di RT 3/RW 02 kawasan Tarok, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara menjadi tanda tanya publik. Hasil penyelidikan polisi, korban diduga dibunuh oleh orang dekat.

Ketua RT 03/ RW 01 Kelurahan Tigo Koto Diateh, Andri, kepada wartawan menyebut jika korban bernama Mutiara Putri (20) yang tercatat ber-KTP Kelurahan Padang Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, tinggal bersama suaminya berinisial JH, sejak tiga bulan lalu.

"Yang saya tahu, mereka tinggal di rumah kontrakan ini sejak sekitar 3 - 4 bulan lalu. Tidak ada aktifitas mencolok dari keduanya, sebelum akhirnya korban ditemukan meninggal dunia," kata Andri, kepada awak media di lokasi kejadian, Rabu (8/1) siang.

Ketua RT menambahkan, ketika masuk dan tinggal di rumah kontrakan tiga petak di tepi ruas jalan KH Ahmad Dahlan itu, baik korban maupun suaminya belum ada melapor ke RT atau pihak kelurahan setempat.

RT baru mengetahui jika korban bersama suaminya, JH tinggal di rumah kontrakan ketika diberitahu oleh pemilik kontrakan. Selain korban dan suaminya, di sana juga tinggal seorang adik laki-laki korban bernama M Reza Farichi (19), yang masih berstatus pelajar SMP.

Dari informasi tetangga dan adik korban, Ketua RT menyebut, suami korban sehari-hari diketahui bekerja sopir sekaligus buruh jual-beli barang rempah di Kelurahan Talawi. "Saya juga tidak hapal betul wajah korban maupun suaminya. Karena, memang, mereka terbilang baru tinggal di sini," tutur Andri.

Adapun, korban diketahui bekerja di sebuah Kafe di pusat kota Payakumbuh. Andri menyebut, dirinya memang tidak mengecek seluruh warganya apalagi warga luar yang baru menetap di kawasan tersebut. "Karena, tidak ada perilaku mencurigakan dan aktifitas mereka sehari-hari normal saja seperti orang biasa," tambahnya.

Korban tewas, pertama kali ditemukan oleh adik laki-laki Korban M Reza, ketika dirinya hendak pulang ke rumah kontrakan sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Ia terkejut ketika menemukan kondisi kakaknya dengan tangan dan kaki terikat tali, dan mulut tertutup lakban.

Saat itu, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa. Adik korban Reza, menurut Ketua RT, sempat membangunkan warga, kemudian warga melaporkan temuan tersebut kepada dirinya. Korban pun dibawa ke RSUD Adnaan WD, setelah penyidik kepolisian melakukan olah TKP.

"Kini, lokasi rumah kontrakan itu sudah dipasangi garis police line. Tentu, untuk penyelidikan dan proses hukumnya kita serahkan ke pihak kepolisian," tutup Ketua RT, Andri.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, menyebut hasil olah TKP dan visum luar terkait kasus pembunuhan seorang wanita cantik di Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, diduga dilakukan orang dekat korban.

Sebab, dari keterangan saksi, korban terakhir kali sebelum ditemukan tewas sedang berada dengan suaminya, berinisial JH. JH saat korban ditemukan, tidak berada di lokasi. "Ya, dugaan kita pelaku orang dekat. Arah dugaannya tentu ke sana. Tapi, bagaimana motifnya, bisa kita pastikan setelah ada hasil penyelidikan yang jelas di lapangan," tutur Kapolres. (akg)

Editor/Sumber: Aking Romi Yunanda
Tag: daerah,kriminal,payakumbuh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Laskar Merah Putih Markas Kota Bukittinggi Terima SK, Siap Emban Mandat Tugas

Laskar Merah Putih Markas Kota Bukittinggi Terima SK, Siap Emban Mandat Tugas

BUKITTINGGI - Laskar Merah Putih Daerah Provinsi Sumatera Barat Gelar acara Halal bihalal yang berlangsung di Markas...

Gubernur Sumbar Ekspos Evaluasi PSBB dan Persiapan Normal Baru di Hadapan Anggota DPRD Sumbar

Gubernur Sumbar Ekspos Evaluasi PSBB dan Persiapan Normal Baru di Hadapan Anggota DPRD Sumbar

PADANG -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan ekspos terhadap evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Tidak Mau Kalah Dari Kemendagri, Pemko Solok Ikut Lombakan New Normal

Tidak Mau Kalah Dari Kemendagri, Pemko Solok Ikut Lombakan New Normal

KOTA SOLOK -- Tidak mau kalah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam menggalakan program new normal,...

UPDATE 2 Juni: Tambah 7, Kini Ada 574 Kasus Covid-19 di Sumbar

UPDATE 2 Juni: Tambah 7, Kini Ada 574 Kasus Covid-19 di Sumbar

PADANG -- Pemerintah Sumbar memperlihatkan bahwa masih terjadi penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan...

Kerja Keras Berbuah Manis, Relawan Covid-19 Kota Solok Dapat Paket Sembako

Kerja Keras Berbuah Manis, Relawan Covid-19 Kota Solok Dapat Paket Sembako

KOTA SOLOK -- Pepatah Minangkabau mengatakan, "Jariah Manantang Buliah" atau dalam bahasa Indonesia dimaknai...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu