Wednesday, 19 Feb 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Ditawari Investasi 314,9 T, Jokowi Gandeng Pangeran UEA jadi Dewan Pengarah Pemindahan Ibu Kota Baru

Senin, 13 Januari 2020 - 14:37:23 WIB - 485
Ditawari Investasi 314,9 T, Jokowi Gandeng Pangeran UEA jadi Dewan Pengarah Pemindahan Ibu Kota Baru
Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed Bin Zayed dan Jokowi (Foto: @jokowi)


INTERNASIONAL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohammed bin Zayed Al Nahyan, untuk masuk ke dalam Dewan Pengarah pemindahan ibu kota negara. Langkah Jokowi ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab (UEA), Minggu (12/1).

Pangeran Mohammed bin Zayed digandeng untuk ikut mendukung pembangunan ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. "Mengenai apa nanti bentuknya sebagai ketua dewan pengarah, struktur organisasinya, akan disampaikan kemudian," jelas Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman di Jakarta, Senin (13/1).

Pangeran Mohammed bin Zayed, ujar Fadjroel, menanggapi positif tawaran Presiden Jokowi ini. Sang pangeran juga menyambut baik rencana pemerintah RI untuk membangun kawasan ibu kota baru di Kalimantan dengan konsep berkelanjutan.

Hingga saat ini, komposisi dan struktur resmi Dewan Pengarah pemindahan ibu kota belum disepakati oleh presiden. Namun, Fadjroel menyampaikan bahwa Presiden Jokowi memang ingin melibatkan banyak pihak dalam membangun ibu kota baru.

"Di dalam negeri secara politik secara ekonomi di luar negeri juga seperti itu. Jadi siapapun pihak yang mau bekerjasama pasti akan diterima dengan hati terbuka dengan tangan terbuka," kata Fadjroel.

Dilibatkannya pihak asing dalam rencana pembangunan ibu kota baru bukan kali pertama ini. Sebelumnya, Presiden Jokowi telah lebih dulu menggandeng Jepang dan Korea Selatan. Bahkan raksasa telekomunikasi Jepang, Softbank, juga sudah menyampaikan rencana investasinya senilai miliaran dolar AS di ibu kota baru.

Semantara itu dalam kunjungan kerjanya ke UEA kali ini, Presiden Jokowi dan Pangeran Mohammed bin Zayed menyaksikan penandatanganan 16 perjanjian kerja sama. Keenam belas perjanjian tersebut terdiri dari lima perjanjian antarpemerintah di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.

Sisanya, 11 perjanjian bisnis yang mencakup bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset. Total investasi diproyeksi senilai 22,89 miliar dolar AS atau setara Rp 314,9 triliun. (rep)

Loading...
Editor/Sumber: Romeo/Republika.co.id
Tag: indonesia,internasional,metro,nasional,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Perahu Nelayan Alami Mati Mesin, Basarnas Mentawai Lakukan Pencarian

Perahu Nelayan Alami Mati Mesin, Basarnas Mentawai Lakukan Pencarian

MENTAWAI -- Team Basarnas gabungan kembali melakukan operasi SAR terhadap satu orang nelayan perahu mati mesin di...

Persoalan Lahan Sudah Selesai, Bandara Rokot Mentawai Akan Segera Dimulai

Persoalan Lahan Sudah Selesai, Bandara Rokot Mentawai Akan Segera Dimulai

MENTAWAI - Setelah tarik ulur antara Mentawai - Wamena, kini pembangunan Bandara Rokot di rencanakan akan dimulai pada...

Miris, Pasutri di Pariaman Jual Gadis 16 Tahun, 150 Ribu Sekali Kencan

Miris, Pasutri di Pariaman Jual Gadis 16 Tahun, 150 Ribu Sekali Kencan

PARIAMAN - Satpol PP Kota Pariaman ungkap dugaan kasus Eksploitasi Seksual Komersial Anak (Eska) yang diperantarai...

Mantan Ketua Dewan Pers Bagir Manan: Ada 19 Pasal di KUHP Yang Dapat Menjerat Pers ke Ranah Pidana

Mantan Ketua Dewan Pers Bagir Manan: Ada 19 Pasal di KUHP Yang Dapat Menjerat Pers ke Ranah Pidana

NASIONAL-Mantan Ketua Dewan Pers, Bagir Manan yang juga Pakar hukum menyoroti pentingnya wartawan dan media massa...

Persiapan MTQ Kuranji, Ini Kata Ketua Panitia M Fikar Datuk Rajo Magek

Persiapan MTQ Kuranji, Ini Kata Ketua Panitia M Fikar Datuk Rajo Magek

PADANG -- Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatera Barat menggelar rapat...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media