Saturday, 06 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Kriminal

Tagar #PDIPMANTAPKORUPSINYA Menggema, Warganet: Siapa Kuat Dia yang Tentukan Hukum

Senin, 13 Januari 2020 - 15:03:26 WIB - 1014
Tagar #PDIPMANTAPKORUPSINYA Menggema, Warganet: Siapa Kuat Dia yang Tentukan Hukum
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Kompas.com)


KRIMINAL - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan politikus PDI Perjuangan (PDIP) Harun Masiku dan pihak swasta Saeful sebagai tersangka dalam kasus suap pengurusan pergantian antar waktu (PAW). Mereka diduga memberikan suap kepada Wahyu Setiawan yang saat itu menjabat sebagai Komisioner KPU.

Dalam kasus ini, nama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ikut terseret. Dia pun mengakui telah meneken surat PAW calon anggota legislatif PDIP Harun Masiku ke KPU. Menurutnya, PAW bisa dilakukan oleh partai dan telah diatur oleh undang-undang, sehingga tidak bisa disalahkan atau diganggu gugat pihak mana pun lantaran punya landasan hukum jelas.

Hasto menyatakan siap jika nanti dipanggil oleh lembaga antirasuah atas kasus suap Wahyu Setiawan dan Harun Masikuh. "Saya akan datang. Itu merupakan bagian dari tanggung jawab warga negara," katanya, Minggu (12/1/2020) dikutip dari laman Viva.co.id.

Sementara Harun kini menjadi buronan KPK. Terkait kasus suap yang melibatkan kader PDIP, netizen di media sosial pun ramai hingga muncul tanda pagar (tagar) #PDIPMANTAPKORUPSINYa. Tagar tersebut menjadi trending topic di Twitter.

"Apakah Indonesia masih negara hukum? Saya tidak yakin! Sebab Negara hukum tidak menjadwalkan waktu penggeledahan. Apalagi sampai 1 minggu, barang bukti sudah lenyap, bukankah ini konyol? Ini negeri belantara, siapa kuat dia yang menentukan hukum. #PDIPMANTAPKORUPSINYA," tulis salah satu netizen.

"Rencana geledah kok jadi headline, udah dihilankan dong barbuknya. Bukannya harusnya top secret, baru nanti hasilnya release di media? Lucunya Indonesia. #PDIPMANTAPKORUPSINYA," tulisnya netizen.

"Yang punya kuasa mah bebas. #PDIPMANTAPKORUPSINYA," tulis lainnya.

Sementara itu, ada netizen yang mengingatkan bahwa tak cuma PDIP yang korupsi. Menurutnya, korupsi yang merajalela karena bobroknya sistem demokrasi.

"Tidak hanya PDIP. Sadarkah bahwa korupsi saat ini telah menjadi kerusakan yang sistemik? Hal in sebagai bobroknya sistem demokrasi, dia hanya sebatas bungkus luar yang menyelimuti kepentingan individu yang serakah. #PDIPMANTAPKORUPSINYA," tulis netizen lain. (vv)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Viva.co.id
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

FISIP Unand Gelar Webinar Komunikasi Kedermawanan dalam Menghadapi Covid-19

FISIP Unand Gelar Webinar Komunikasi Kedermawanan dalam Menghadapi Covid-19

PADANG - Tim Jurnal Ranah Komunikasi FISIP Universitas Andalas akan mengadakan seminar online (webinar series)...

Dinkes Padang Panjang Terima Bantuan 72 Alat Rapid Test

Dinkes Padang Panjang Terima Bantuan 72 Alat Rapid Test

PADANG PANJANG -- Dinas Perindustrian Perdagangan Industri Kecil Menengah (Parindag IKM) Kota Padang Panjang...

Sekolah di Era New Normal, Ini Skenario Disdikbub Agam

Sekolah di Era New Normal, Ini Skenario Disdikbub Agam

AGAM -- Menghadapi New Normal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat,...

Gawat! Kerusuhan di AS Menggila, Jenderal Perang Terganas Ini Mendadak Muncul di Gedung Putih

Gawat! Kerusuhan di AS Menggila, Jenderal Perang Terganas Ini Mendadak Muncul di Gedung Putih

INTERNASIONAL - Sosok paling berpengaruh di militer Amerika dan terkenal paling ganas di dunia mendadak muncul di...

Lima Senjata Canggih Bisa Ini Bisa Selamatkan Jepang dari Serangan Nuklir Korea Utara

Lima Senjata Canggih Bisa Ini Bisa Selamatkan Jepang dari Serangan Nuklir Korea Utara

INTERNASIONAL - Sejarah mencatat bahwa Jepang adalah salah satu negara yang pernah jadi korban serangan senjata nuklir....


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu