Sunday, 29 Mar 2020
Minangkabaunews
headline
Pemko Pariaman home berita Pariaman

Listrik di Balaikota Pariaman Mati, Pelayanan Jadi Terganggu, Ini Penyebabnya

Selasa, 14 Januari 2020 - 17:10:56 WIB - 625
Listrik di Balaikota Pariaman Mati, Pelayanan Jadi Terganggu, Ini Penyebabnya
Perbaikan instalasi listrik sedang dilakukan dibawah gedung Balaikota Pariaman.


PARIAMAN -- Dua hari Listrik gedung utama sekretariat daerah Balaikota Pariaman mati semenjak Minggu pagi (12/01), akibatnya beberapa pelayanan pemerintahan yang ada digedung itu terganggu.

Pelayanan yang ada di gedung utama ini: bagian Umum, Hukum, Kesra Kominfo, Arsip dan Perpustakaan, dan BKPSDM.

Kabag Umum Sekretariat Daerah Kota Pariaman Alyendra mengatakan, matinya aliran listrik kegedung itu dikarenakan jaringan instalasi listrik bawah tanah yang dipasang semenjak gedung ini berdiri 2006 mengalami kerusakan.

"Sebetulnya pada Senin pagi (13/01) listrik sudah nyala, kemudian siangnya kembali mati. Sehingga pada sorenya dilakukanlah pengecekan, setelah dicek ternyata yang rusak itu kabel arus bawah tanah yang ada dibawah gedung," terangnya pada Selasa siang (14/1).

Namun karena belum juga puas, akhirnya pegawai bagian umum menghubungi pihak PLN untuk mengganti spare part yang dirasa rusak.

"Setelah dicoba kembali menghidupkan listrik, ternyata tetap tidak bisa hidup. Artinya kerusakan itu sudah final. Jadi pada Senin malam kita langsung menghubungi managemen PLN," tuturnya.

Namun lanjutnya, karena pengerjaan listrik oleh PLN memakai fendor/pihak ke tiga, akhirnya pengerjaan baru bisa dilakukan pada Selasa pagi.

Ia juga mengatakan, karena kesulitan mencari posisi letak kabel bawah tanah yang rusak, bahkan pihak PU sekalipun tidak memiliki gambar.

"Jadi agar pelayanan tidak terlalu lama terhenti, dan untuk upaya antisipasi dalam keadaan darurat dan agar listrik kembali hidup dibangunlah jalur darurat (Udara) melalui trafo yang ada di depan balaikota dialirkan kedalam gedung melalui kabel besar yang dipasang nantinya," tutupnya

"Jika tidak dilakukan hal demikian lanjutnya, maka waktu untuk mencari kerusakan akan terlalu lama dan pelayananpan tentu akan terus terhenti," tuturnya.

"Jika memakai genset, waktu hidupnya itu hanya tiga jam, kemudian mati satu jam dan hidup kembali. maka jika dihitung dari efektifitas dan segi efisiensi biaya bahan bakar yang dikeluarkan. Pemasangan arus listrik melalui kabel udara lebih terjangkau dengan dana Rp 18.000.000," tuturnya.

Sedangkan untuk, memasang kembali jalur listrik bawah tanah menunggu anggaran APBD, karena dananya cukup besar mencapai Rp150 juta. Alyendra mengatakan pada Selasa sore aliran listrik dibalaikota sudah kembali menyala, sehingga pada Rabu (15/01) pelayanan sudah kembali berjalan normal. (war)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Gelar Reses Perdana, Anggota DPRD Mentawai Stefanus Sabaggalet Sampaikan Ini

Gelar Reses Perdana, Anggota DPRD Mentawai Stefanus Sabaggalet Sampaikan Ini

MENTAWAI -- Komisi I DPRD Mentawai Stefanus Sabaggalet mengatakan, reses perdana ini masyarakat mengutarakan aspirasi...

Formula E di Jakarta Resmi Ditunda, Begini Kata Gubernur Anies Baswedan

Formula E di Jakarta Resmi Ditunda, Begini Kata Gubernur Anies Baswedan

NASIONAL - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, resmi menunda penyelenggaraan ajang balapan mobil listrik...

Penyalahgunaan Narkotika Meningkat, BNN Sumbar Minta BNN Kab/Kota Maksimalkan Pencegahan

Penyalahgunaan Narkotika Meningkat, BNN Sumbar Minta BNN Kab/Kota Maksimalkan Pencegahan

KABUPATEN SOLOK -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumbar, Brigjen Pol Khasril Arifin, Senin (2/3),...

Inilah 15 Rumah Sakit Rujukan Penanganan Covid-19 di Sumbar

Inilah 15 Rumah Sakit Rujukan Penanganan Covid-19 di Sumbar

PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumbar telah menyiapkan 8 rumah sakit rujukan untuk menangani pasien covid-19. Hal...

Mengaku Sudah Pesan 2 Juta Obat Corona, Jokowi: Kita tidak Diam

Mengaku Sudah Pesan 2 Juta Obat Corona, Jokowi: Kita tidak Diam

NASIONAL - Presiden Joko Widodo, mengaku sudah memesan obat untuk penyembuhan virus corona (COVID-19). Obat ini disebut...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu