Tuesday, 18 Feb 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman barat

Akses Jalan Seperti ini Masih Ada di Pasaman Barat

Rabu, 22 Januari 2020 - 22:49:48 WIB - 660
Akses Jalan Seperti ini Masih Ada di Pasaman Barat
Akses jalan menuju Jorong Sikilang Nnagari Sungai Aur.


PASAMAN BARAT - Baru saja, Kabupaten Pasaman Barat usai baralek gadang merayakan hari jadi ke 16 tahun, dalam momen ini, Kabupaten Pasaman Barat disebut-sebut terlepas dari daerah tertinggal.

Namun, walaupun sudah terlepas dari status daerah tertinggal, di Kabupaten Pasaman Barat masih banyak terdapat akses menuju daerah terisolir yang masih jauk dari kata layak.

Seperti akses menuju Jorong Sikilang Nagari Sei Aur, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat. Dimana akses menuju daerah ini tetputus oleh aliran sungai. Untuk melewati sungai tetsebut, masyarakat terpasa ginakan rakit ponton.

Selain terputus aliran sungai, masyarakat yang hendak keluar maupun menuju kampung mereka, dengan memanfaatkan jalan milik perusahan perkebunan.

"Hanya ini satu - satunya akses menuju kampung kami. Dengan menggunakan ponton ini lah salah satu alat penyeberangan yang kami gunakan untuk bisa menyeberangi sungai dan kami pun harus merogoh saku untuk membayar setiap kali penyeberangan," ucap salah seorang tokoh masyarakat setempat, Nedi Selasa, (21/1/2020).

Menurutnya, pemerintah terkesan menutup mata akan persoalan masyarakat Jorong Sikilang yang dihuni ratusan kepala keluarga.

"Pemerintah terkesan tidak peduli dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda rencana untuk membangun akses jalan dan jembatan ke kampung kami," sampainya.

Ia mengungkapkan, akibat sulitnya akses jalan, masyarakat yang hendak berobat, karena di sana tidak ada fasilisitas pelayanan kesehatan, mereka mengaku sering kesulitan untuk berobat. Ditambah lagi akses jalan yang tidak memadai.

"Ada bayi dalam kandungan dan ada pasien yang meninggal dalam perjalanan karena terlambat mendapat pertolongan medis," ungkap Nedi.

"Akses jalan sangat buruk, selain bergelombang dan berlobang, jalan-jalan yang dilalui pun diperparah ketika masuk musim hujan. Jalan akan terlihat seperti sungai, tentu kami akan bertahan hingga air surut," terang dia.

Di samping itu, yang sangat mengkhawatirkan ketika masyarakat ingin menggunakan alat penyeberangan.

"Roda dua dan roda empat terpaksa harus menaiki ponton, sebab ini satu-satunya akses penyeberangan kendaraan kami disini," katanya.

Dia menjelaskan, untuk menuju pusat Kabupaten Pasbar dari Jorong Sikilang, ada sekitar 30 kilometer dengan memakan waktu sekitar dua jam perjalanan dalam kondisi jalan saat ini.

"Kadang kami sudah jenuh untuk menyampaikan keluhan ini, sebab sudah beberapa kali disampaikan baik kepada pejabat eksekutif maupun legislatif, seolah tidak ditanggapi secara serius. Sudah 16 tahun kabupaten ini berdiri, tidak pernah ditanggapi," ungkap Nedi.

Untuk itu ia berharap, semoga pemimpin kedepan, siapapun orangnya, agar dapat peduli dan memprioritaskan pembangunan pada daerah terpencil.

"Kami benar-benar ingin merasakan pemerintah itu ada untuk masyarakat," harapnya.

Sementara itu salah seorang aktivis Pasbar, Yuheldi Nasution menilai slogan yang sering disebut Negeri Petro Dolar, hanya sekedar slogan. Bukti nya kata Yuheldi, hingga saat ini 16 tahun berdiri Kabupaten Pasbar masih menyisakan persoalan.

"Dimana cita-cita dimekarkannya Pasbar tahun 2004 silam, saya lihat masih bertolak belakang dengan kenyataan saat ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi jalan menuju Sikilang memang tergolong memprihatinkan. Selain itu, jembatan yang digunakan sebagai akses penyeberangan sangat tidak layak. Hal itu dikhawatirkan dapat menelan korban jiwa, apabila hal tersebut terus dibiarkan.

"Kita sangat kecewa kepada Pemkab Pasbar, seolah olah tidak peduli terhadap masyarakat Sikilang. Sebatas yang kita ketahui, serapan dana APBD Pasbar untuk membangun akses jalan dan jembatan menuju Sikilang masih sangat minim. Bahkan boleh dikatakan, pada periode Bupati lima tahun belakang ini belum ada menyentuh, padahal Sikilang adalah bagian dari wilayah Kabupaten Pasbar," kata Ketua Aliansi Masyarakat Bersatu Pasaman Barat itu. (*/Yan/red)

Loading...
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pasaman-barat,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Peringatan Hari Kanker Sedunia, Ketua TP PKK Padang Panjang Ajak Perangi Kanker

Peringatan Hari Kanker Sedunia, Ketua TP PKK Padang Panjang Ajak Perangi Kanker

PADANG PANJANG - Memberikan arahan dan pembelajaran pentingnya bahaya kanker, Ketua TP PKK Kota Padang Panjang dr. Dian...

Sikapi Antrian Panjang BBM di Sejumlah Titik, Wali Kota Padang Minta Pertamina Awasi Distribusi

Sikapi Antrian Panjang BBM di Sejumlah Titik, Wali Kota Padang Minta Pertamina Awasi Distribusi

PADANG -- Wali Kota Padang, Mahyeldi meminta Pertamina dan pihak-pihak terkait untuk lebih meningkatkan pengawasan...

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad Hadir di Padang, MPI Sumbar: Kami Ingin Bangun Museum

Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad Hadir di Padang, MPI Sumbar: Kami Ingin Bangun Museum

PADANG -- Ketua PP Muhammadiyah dan rombongan akan melakukan kunjungan sekaligus napak tilas Muhammadiyah di Sumbar...

Disdukcapil Pariaman Jemput Bola Pembuatan Akta Kelahiran

Disdukcapil Pariaman Jemput Bola Pembuatan Akta Kelahiran

PARIAMAN -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pariaman akan melakukan sistem jemput bola ke...

Inilah Fakta-fakta Mencengangkan Penembakan Brutal di Mall oleh Oknum Tentara Thailand

Inilah Fakta-fakta Mencengangkan Penembakan Brutal di Mall oleh Oknum Tentara Thailand

INTERNASIONAL - Thailand mencekam. Seorang tentara bernama Jakraphanth Thomma menembak brutal orang-orang di sebuah...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media