Tuesday, 18 Feb 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Mentawai

Kasus Pembunuhan di Desa Simatalu Mentawai Akhirnya Terungkap, Begini Kronologisnya

Kamis, 23 Januari 2020 - 08:26:38 WIB - 1063
Kasus Pembunuhan di Desa Simatalu Mentawai Akhirnya Terungkap, Begini Kronologisnya
Kapolres dan Sakreskrim Polres Mentawai menunjukkan barang bukti yang di temukan dari pelaku.


MENTAWAI -- Kasus pembunuhan sejak tahun 2017 lalu yang terjadi di Dusun Saikoat Desa Simatalu, Kecamatan Siberut Barat akhirnya terungkap oleh Polres Kepulauan Mentawai sejak itu terus melakukan pemantauan keberadaan tersangka yang bersembunyi di dalam hutan Siberut.

Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP. Dody Prawiranegara mengungkapkan, selama ini pelaku bersembunyi di dalam hutan yang tidak bisa di jangkau oleh masyarakat setempat, sehingga keberadaan tersangka jarang diketahui.

Kapolres menerangkan, sejak itu jajaran Reskrim Polres Mentawai terus melakukan pencarian terhadap pelaku di Dusun Saikoat, akhirnya pelaku menyerahkan diri, saat itu jajaran Reskrim Polres mentawai yang dipimpin Ipda Doni Rahmadian mendatangi Dusun Saikoat Desa Simatalu untuk mencari keberadaan pelaku.

Oiloten (38) pelaku, turun dari persembunyiannya, lalu mendatangi petugas dan menyerahkan diri pada hari minggu 19 Januari 2020 sekira pukul 01.00 WIB

Di tempat kejadian petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit mesin Chainsaw merk Prol Pro 5800 warna merah abu-abu gangang warna hitam milik korban, langsung di bawa ke Makopolres Kepulauan Mentawai untuk proses selanjutnya, sementara parang yang di gunakan pelaku membacok korban tidak di temukan, karena di buang saat kejadian.

Kapolres mengisahkan, kejadian berawal dari cekcok mulut antara pelaku dan si korban, sehingga terjadilah adu fisik dengan parang dan akhirnya pembacokan terhadap korban itu terjadi pada selasa 26 September 2017 lalu.

Saat itu pelaku hendak mau keladang, setelah berjalan lebih kurang 4 jam, pelaku sampai di tempat kandang ternak babi miliknya dan terlihat ada 4 ekor babi sudah mati dan 4 lagi kritis pada saat itu di tubuh babi ada bekas sabetan benda tajam.

Dilokasi kandang ternak pelaku tidak ada menemukan siapa-siapa dan pelaku pun kembali ke rumahnya di saikoat, di perjalanan pulang itulah, pelaku bertemu dengan korban Sopian dan menanyakan apakah dia (korban) melihat orang membunuh babi si pelaku.

Di tempat yang sama terjadilah percekcokan, dan pelaku mengajak korban untuk bersumpah secara adat dengan memotong rotan. Dalam sumpah itu dia katakan siapa berbohong maka akan menerima akibatnya, cekcok terus terjadi posisi mereka berdua saling berdampingan, lalu korban katakan ayo potong rotan mengapa kamu masih berjalan.

Mendegar kata-kata itu pelaku memutarkan badannya langsung melihat korban sedang mengayunkan parang kearah pelaku, terjadilah pembelaan diri, sementara parang yang ada ditangan pelaku spontan mengayunkannya ke arah leher si korban lalu ditangkis sehingga tangan kiri korban terputus, tak puas kemudian pelaku membacok bagian perut, kaki betis kiri hingga korban meninggal di tempat.

Setelah kejadian jasad korban di biarkan begitu saja dan pelaku pulang ke rumah untuk mengadu kepada orang tuanya, orang tuanya tidak menggubris aduan korban dan membiarkan pelaku mengurusnya sendiri, segera pelaku ke tempat kejadian lalu menggali tanah dan menguburkan mayat korban.

Akibat perbuatannya, pelaku di jerat pasal 338 KUHP pidana bahwa barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, karena bersalah telah melakukan pembunuhan akan dipidana kurungan penjara maksimal 15 tahun.(Tirman)

Loading...
Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: mentawai,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Seorang Pelaku Pencabulan di Nagari Persiapan Girimaju Pasbar Diciduk Polisi

Seorang Pelaku Pencabulan di Nagari Persiapan Girimaju Pasbar Diciduk Polisi

PASAMAN BARAT - Jajaran Polsek Pasaman berhasil ciduk pelaku pencabulan di Sidomulyo, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali,...

Antusias Masyarakat Masih Tinggi, Bupati Minta Dinas Terkait Terus Evaluasi Street Food

Antusias Masyarakat Masih Tinggi, Bupati Minta Dinas Terkait Terus Evaluasi Street Food

DHARMASRAYA -- Pasca dilaunching pada Desember 2019 lalu, keberadaan street food di tiga kecamatan di Kabupaten...

Operasi Antik Singgalang 2020, Polres Solok Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Operasi Antik Singgalang 2020, Polres Solok Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

KOTA SOLOK - Satres Narkoba Polres Solok dalam Operasi Antik Singgalang 2020, Rabu (12/2), sekira 17.00 Wib, berhasil...

Begini Kondisi Kamp Karantina di Natuna untuk WNI yang Baru Datang dari China

Begini Kondisi Kamp Karantina di Natuna untuk WNI yang Baru Datang dari China

NASIONAL - Sebanyak 238 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China sudah tiba di Bandara Hang...

Kinerja Pemkab Pasaman Membaik, MenPAN-RB Beri Predikat B

Kinerja Pemkab Pasaman Membaik, MenPAN-RB Beri Predikat B

PASAMAN - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, didampingi Sekretaris Daerah kabupaten Pasaman Drs. H. Mara Ondak Inspektur,...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media