Saturday, 06 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Diduga Curang, Pengacara Foke Adukan Cagub Jokowi

Minggu, 15 Juli 2012 - 02:01:40 WIB - 1406
Diduga Curang, Pengacara Foke Adukan Cagub Jokowi


Jakarta, MinangkabauNews -- Tim advokasi pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli (Foke-Nara), melaporkan temuan menemukan praktik politik uang (money politic) pada Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung 11 juli lalu kepada Panwaslu Jakarta

Dugaan praktik politik uang itu telah dilaporkannya ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta. Tim advokasi menuding praktik politik uang itu dilakukan pasangan nomor urut tiga Jokowi. Hal itu berdasarkan keterangan saksi, yaitu Mahmuri, Ketua RW 07 Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, dan anggota koordinator pasangan Foke-Nara wilayah Jakarta Pusat, Yan Awalisi Rimray.

Saksi pertama, Yan, mengatakan bahwa warga diberi imbalan oleh seseorang bernama Arif, yang dikatakannya berasal dari pasangan nomor urut tiga. "Warga didatangi, dikasi uang Rp 50 ribu sampai Rp 75 ribu, diselipkan dalam baju kaus yang dikasi ke warga, dari pendukung pasangan nomor urut tiga, Jokowi dan Ahok," ujar Yan, di Media Center Foke-Nara, Sabtu (14/7) kemarin.

Hal senada diungkapkan, Mahmuri, Ketua RW 07 Kelurahan Pegangsaan, Jakarta Pusat. Ia mengatakan pemberian uang diberikan kepada warga berupa kaus dan uang.

Sementara itu, Dasril Affandi, S.H., Sekretaris Tim Advokasi Foke-Nara mengatakan money politic ditemukan di sejumlah wilayah yang dilakukan oleh pedukung pasangan nomor urut tiga. "Ini berdasarkan laporan saksi di lapangan. Kami temukan fakta-fakta itu di lapangan. Kami sudah melaporkannya ke Panwaslu," ujar Dasril.

Menurutnya, praktik money politic ditemukan di wilayah Kelurahan Tanjung Priuk, Cilincing, Cijantung, Manggarai Selatan, Cipinang, Cawang, Pengangsaan, dan Kramat Jati. "Mereka mengiming-ngimingi para pemilih dengan uang untuk datang ke TPS dan memilih pasangan tertentu," terang Dasril. Dengan adanya dugaan politik uang itu, pihaknya berharap Panwaslu cepat meresponsnya.

Sementara, calon gubernur nomor urut tiga, Joko Widodo, mengenai tuduhan itu mengatakan dirinya tidak tahu-menahu. "Mau pasang spanduk aja nggak punya uang, mosok money politic. Jangan dibalik-baliklah," ujar Jokowi sambil tersenyum saat diwawancarai sebuah stasiun TV. "Masyarakat pasti bisa menilai hal ini," lanjutnya. (bp)

Editor/Sumber:
Tag: nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Masa Normal Baru, Objek Wisata di Sawahlunto Akan Dibuka

Masa Normal Baru, Objek Wisata di Sawahlunto Akan Dibuka

SAWAHLUNTO -- Memasuki normal baru unsur forkompimda membicarkan tentang berbagai aspek yang akan menstabilkan...

Sempat Jadi Bahan Kampanye Jokowi Akhirnya Hapus Proyek Pesawat R80 Habibie, Ini Penggantinya

Sempat Jadi Bahan Kampanye Jokowi Akhirnya Hapus Proyek Pesawat R80 Habibie, Ini Penggantinya

NASIONAL - Beberapa hari lalu, pemerintah melakukan rapat terbatas untuk melakukan evaluasi Program Strategis Nasional...

Polsek Sipora Kawal Ketat Penyaluran BLT DD Beriulou Sipora Selatan

Polsek Sipora Kawal Ketat Penyaluran BLT DD Beriulou Sipora Selatan

MENTAWAI - Bhabinkamtibmas Desa Bosua dan Berilou Brigadir Wahyuda dan Kanit Provos Bripka Ferry. H.P, mewakili...

Koramil 03 Pulau Sipora Lakukan Binhanpangan di Desa Nemnemleleu Mentawai

Koramil 03 Pulau Sipora Lakukan Binhanpangan di Desa Nemnemleleu Mentawai

MENTAWAI - Danramil melalui Babinsa Koramil 03 Pulau Sipora melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Pangan...

Guspardi Gaus Minta Pemprov Sumbar dan Polisi Usut Tuntas Aplikasi Injil Bahasa Minang di Playstore

Guspardi Gaus Minta Pemprov Sumbar dan Polisi Usut Tuntas Aplikasi Injil Bahasa Minang di Playstore

PADANG -- Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus merasa tersentak dan menyampaikan rasa keprihatinan serta...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu