Friday, 15 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Diduga Curang, Pengacara Foke Adukan Cagub Jokowi

Minggu, 15 Juli 2012 - 02:01:40 WIB - 1351
Diduga Curang, Pengacara Foke Adukan Cagub Jokowi


Jakarta, MinangkabauNews -- Tim advokasi pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli (Foke-Nara), melaporkan temuan menemukan praktik politik uang (money politic) pada Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung 11 juli lalu kepada Panwaslu Jakarta

Dugaan praktik politik uang itu telah dilaporkannya ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta. Tim advokasi menuding praktik politik uang itu dilakukan pasangan nomor urut tiga Jokowi. Hal itu berdasarkan keterangan saksi, yaitu Mahmuri, Ketua RW 07 Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, dan anggota koordinator pasangan Foke-Nara wilayah Jakarta Pusat, Yan Awalisi Rimray.

Saksi pertama, Yan, mengatakan bahwa warga diberi imbalan oleh seseorang bernama Arif, yang dikatakannya berasal dari pasangan nomor urut tiga. "Warga didatangi, dikasi uang Rp 50 ribu sampai Rp 75 ribu, diselipkan dalam baju kaus yang dikasi ke warga, dari pendukung pasangan nomor urut tiga, Jokowi dan Ahok," ujar Yan, di Media Center Foke-Nara, Sabtu (14/7) kemarin.

Hal senada diungkapkan, Mahmuri, Ketua RW 07 Kelurahan Pegangsaan, Jakarta Pusat. Ia mengatakan pemberian uang diberikan kepada warga berupa kaus dan uang.

Sementara itu, Dasril Affandi, S.H., Sekretaris Tim Advokasi Foke-Nara mengatakan money politic ditemukan di sejumlah wilayah yang dilakukan oleh pedukung pasangan nomor urut tiga. "Ini berdasarkan laporan saksi di lapangan. Kami temukan fakta-fakta itu di lapangan. Kami sudah melaporkannya ke Panwaslu," ujar Dasril.

Menurutnya, praktik money politic ditemukan di wilayah Kelurahan Tanjung Priuk, Cilincing, Cijantung, Manggarai Selatan, Cipinang, Cawang, Pengangsaan, dan Kramat Jati. "Mereka mengiming-ngimingi para pemilih dengan uang untuk datang ke TPS dan memilih pasangan tertentu," terang Dasril. Dengan adanya dugaan politik uang itu, pihaknya berharap Panwaslu cepat meresponsnya.

Sementara, calon gubernur nomor urut tiga, Joko Widodo, mengenai tuduhan itu mengatakan dirinya tidak tahu-menahu. "Mau pasang spanduk aja nggak punya uang, mosok money politic. Jangan dibalik-baliklah," ujar Jokowi sambil tersenyum saat diwawancarai sebuah stasiun TV. "Masyarakat pasti bisa menilai hal ini," lanjutnya. (bp)

Editor/Sumber:
Tag: nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Rangkaian Milad ke-64, UMSB Gelar Bakti Sosial Donor Darah

Rangkaian Milad ke-64, UMSB Gelar Bakti Sosial Donor Darah

BUKITTINGGI -- Dalam rangkaian Milad ke-64 tahun, Universitas Muhammadyah Sumatera Barat (UMSB) melakukan kegiatan...

Pariwisata Penyumbang PAD Utama, Ini Kata Kepala Bappeda Padang

Pariwisata Penyumbang PAD Utama, Ini Kata Kepala Bappeda Padang

PADANG -- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang, Medi Iswandi mengungkapkan, dalam RPJMD...

Pengamanan TdS ke-11 Tahun 2019 di Kota Bukittinggi Aman dan Kondusif

Pengamanan TdS ke-11 Tahun 2019 di Kota Bukittinggi Aman dan Kondusif

BUKITTINGGI -- Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso,SIK melalui Wakapolres Kompol Sumintak,SH mengatakan...

Edarkan Sabu 57,5 gram, DS Warga Bengkalis Dikerangkeng Jeruji Besi

Edarkan Sabu 57,5 gram, DS Warga Bengkalis Dikerangkeng Jeruji Besi

BENGKALIS -- Diduga edarkan sabu, tim opsnal Reskrim Polsek Mandau menangkap pria berinisial DS pengedar sabu 57.9 gram...

Diduga Pengedar Narkoba, Dua Warga Madina Sumut Diciduk Satres Narkoba Pasbar

Diduga Pengedar Narkoba, Dua Warga Madina Sumut Diciduk Satres Narkoba Pasbar

PASAMAN BARAT - Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), ciduk dua tersangka pengedar...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media