Saturday, 04 Apr 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Mentawai

Basarnas Mentawai Ikut Terlibat Dalam Pencarian 11 ABK Hilang Kontak di Pessel

Senin, 03 Februari 2020 - 23:36:05 WIB - 864
Basarnas Mentawai Ikut Terlibat Dalam Pencarian 11 ABK Hilang Kontak di Pessel
Basarnas Mentawai saat melakukan operasi Pencarian dan Pertolongan di perairan Pesisir Selatan


MENTAWAI -- Basarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai ikut terlibat dalam aksi kemanusian Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap korban kapal karam di perairan Pesisir Selatan yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Untuk membantu operasi SAR di Pesisir Selatan, Basarnas Mentawai ikut terlibat, yang mana team berangkat pada Minggu (2/2/2020) sekira pukul 08:33 Wib," kata Kepala Basarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai, Akmal S,Sos saat dikonfimasi MinangkabauNews.com, Senin (3/2/2020).

Ia mengatakan, keberangkatan team bertujuan untuk membantu mendukung operasi Sar yang saat ini sedang dilakukan oleh team SAR daerah setempat.

"Kita Basarnas Mentawai hanya mendukung Operasi Sar Padang sebagai On Scene Coordinator, ujarnya.

Akmal menyebutkan, pihaknya bergerak dari Tuapejat memakai dua peralatan utama yakni RIB 02 Mentawai satu unit Kapal Polair Mentawai serta peralatan pendukung lainnya, dengan di lengkapi 17 orang team gabungan.

Hingga berita ini di turunkan, team SAR gabungan Basarnas Mentawai kembali ke Sikakap untuk melakukan koordinasi serta mencari informasi.

"Untuk sementara kita berada di Sikakap, untuk mencari informasi yang ada, kita berharap operasi SAR membuahkan hasil, karena sudah beberapa hari ini, korban belum juga ditemukan," pungkasnya.

Informasi yang dihimpun MinangkabauNews.com diketahui, sebanyak 10 ABK KMP Mitra Utama serta 1 ABK KMP Kasih Ibu yang hilang kontak sejak Selasa (28/1/2020) sampai saat ini masih belum ditemukan.

Hingga Rabu (29/1/2020) kapal Mitra Utama sempat melakukan kontak atau komunikasi, terkait keberadaannya di perairan perbatasan Indropuro dengan
Muko-muko, Bengkulu.

Adapun data 10 orang ABK kapal KMP. Mitra Utama, Izal, Engki, Gandi, Iwil, Anto, Sil, Oyon, Muamat, Kimun, Idit.

Sementara, KMP Kasih Ibu dengan 14 orang ABK yang tenggelam dihantam gelombang ditengah laut, 1 diantaranya masih belum ditemukan.

"13 ABK KMP Kasih Ibu berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, 1 orang ABK atas nama Si Al sampai sekarang masih belum ditemukan," ucap kepala Basarnas Padang, Asnedi. (Tirman)

Editor/Sumber: Rio Irawan
Tag: mentawai,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Heboh Video Gelembung Raksasa di Selat Sunda Dekat Gunung Krakatau, Begini Kata Ahli Vulkanologi

Heboh Video Gelembung Raksasa di Selat Sunda Dekat Gunung Krakatau, Begini Kata Ahli Vulkanologi

NASIONAL - Gelembung udara berukuran besar ditemukan di Perairan Selat Sunda, Lampung. Fenomena ini muncul di bibir...

Akibat Wabah Covid-19, Perhelatan FPM Tahun 2020 Batal Digelar

Akibat Wabah Covid-19, Perhelatan FPM Tahun 2020 Batal Digelar

MENTAWAI - Acara akbar tahunan Festival Pesona Mentawai (FPM) tak dapat di helat pada tahun ini. Mengingat situasi dan...

Positif Corona Bertambah jadi 6 Orang, Ini Kata Wali Kota Padang Mahyeldi

Positif Corona Bertambah jadi 6 Orang, Ini Kata Wali Kota Padang Mahyeldi

PADANG -- Kasus positif Covid-19 di Kota Padang bertambah satu orang. Dengan kata lain, hingga Kamis (1/4) pukul 19.00...

Covid-19, Beberapa Agenda DPRD Mentawai Tertunda

Covid-19, Beberapa Agenda DPRD Mentawai Tertunda

Akibat penyebaran Virus Corona yang melanda khususnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai, beberapa agenda DPRD dan...

Pemakaian Gedung Diklat Menuai Banyak Protes, Ini pernyataan Tegas Sekda Mentawai

Pemakaian Gedung Diklat Menuai Banyak Protes, Ini pernyataan Tegas Sekda Mentawai

MENTAWAI - Meski masih dalam tahap perencanaan pemerintah tentang pemakaian gedung Diklat yang berada di Desa Saureinuk...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu